SHOLAWAT NARIYAH BERSAMA PWNU JATIM DI WISMA KETUA DPRD BONDOWOSO


DRS.H.ACHMAD DAFIR SAAT MEMBERI SAMBUTAN


Bondowoso, Teropong Timur. Com
Kegiatan pembacaan sholawat nariyah terus berkumandang, bukan hanya di balai desa se Kab.Bondowoso, akan tetapi kegiatan sholawat nariyah juga digelar di Wisma Ketua DPRD Bondowoso ( H. Ahmad Dhafir, S.Ap ), jumat malam (18/12/2015). Kegiatan rutin yang digelar setiap malam sabtu pahing ini, sebagai wadah untuk mempererat tali silaturrahmi antar Ketua DPRD Bondowoso dengan jajaran Kepala Desa, Perangkat Desa dan Camat se Kab. Bondowoso. Selain itu kegiatan ini untuk meningkatkan ukhuwah islamiyah guna mewujudkan Visi dan Misi Bupati Bondowoso ( Drs. H. Amin Said Husni ) menuju masyarakat bondowoso yang beriman, berdaya dan bermartabat.
    Kegiatan sholawat nariyah pada malam sabtu pahing, sekaligus juga memperingati maulid Nabi Muhammad SAW. Meski dalam keadaan hujan, ratusan jamaah sholawat tetap antusias berdatangan memadati halaman wisma Ketua DPRD. Hadir dalam kegiatan sholawat nariyah PWNU Jatim ( KH.Moh.Siddik ) beserta rombongan, Ketua PCNU Bondowoso ( KH.Abd Qodir Syam ), Sekda Kab. Bondowoso ( Drs. H. Hidayat M.Si ).
    Ketua DPRD Bondowoso ( H. Ahmad Dhafir, S.Ap ) dalam sambutannya mengatakan, rasa terima kasihnya kepada rekan-rekan Kepala Desa beserta perangkatnya, Camat, Sekda, Ketua PCNU Bondowoso dan malam ini kita mendapat tamu kehormatan dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama' ( PWNU ) Jawa Timur juga berkenan hadir dalam kegiatan sholawat nariyah yang mana pada malam ini sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.
    H. Ahmad Dhafir juga menyampaikan bahwa, kegiatan sholawat nariyah bersama merupakan kegiatan rutin yang digelar setiap bulan tepatnya pada malam sabtu pahing, dan sampai saat ini sudah berjalan selama 3 (tiga) tahun. Kami mengajak rekan-rekan Kepala Desa, Camat, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat untuk bersholawat bersama " Alhamdulillah setiap malam sabtu pahing halaman wisma dipadati ratusan jamaah bahkan bisa mencapai ribuan jamaah ". Kegiatan Sholawat bukan hanya ditempat ini, akan tetapi sholawat bersama digelar di semua balai desa se Kab. Bondowoso, setiap malam ada sekitar 7(tujuh) desa melaksanakan kegiatan sholawat bersama, secara bergantian kami keliling ke balai-balai desa menghadiri kegiatan sholawat bersama.
    Pada kesempatan ini H.Ahmad Dhafir juga memberikan hadiah pada Kepala Desa, Camat dan Sekda berupa Kartu Tanda Nahdlatul Ulama' ( KartaNU ) secara gratis. Namun setiap Kepala Desa dan Camat disarankan juga membantu memberikan KartaNU pada warganya sebanyak 100 
( seratus ) orang sebagai bentuk amal jariyah, pungkasnya.
    Sementara menurut PWNU Jatim KH.Moh Siddik menuturkan, sangat mengapresiasi kegiatan sholawat nariyah bersama di bondowoso yang di komando oleh Ketua DPRD Bondowoso H.Ahmad Dhafir,S.Ap, kegiatan sudah berjalan selama 3 (tiga) tahun. Para Jama'ah sholawat nariyah adalah jajaran kepala desa, Camat, Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat dan Sekda Kab.Bondowoso juga hadir pada malam ini. Kegiatan Sholawat pada malam ini yang sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, sebagai bentuk kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW, bahwa masyarakat bondowoso merupakan ahlussunnah waljamaah yang senang bersholawat, istiqosah dan berdikir memohon ridho ALLAH SWT dan syafaat Nabi Muhammad SAW.
    KH.Moh Siddik menambahkan, PWNU Jatim ingin menyampaikan program berupa Kartu Tanda Nahdatul Ulama' ( Kartanu ) kita sebagai warga NU wajib memiliki kartu tersebut. Kalau sebagai warga negara kita wajib memiliki Kartu Tanda Penduduk ( KTP ), sebagai warga NU kita juga wajib memiliki Kartanu. " Alhamdulillah H. Ahmad Dhafir , siap membantu program PWNU Jatim berupa Kartanu bagi warga NU di Kab. Bondowoso ", pungkasnya.
    Hingga berakhir, acara berlangsung hikmat dan lancar di iringi Hadrah AS-SHOBAR dari Desa Botolinggo, Kec.Botolinggo-Bondowoso.- ( suwaris )
Share:

5 RUMAH LUDES TERBAKAR DI DESA BOTOLINGGO-BONDOWOSO






Bondowoso, Teropong timur.com
Warga Dusun Lucu RT 36 RW 12, Desa Botolinggo, Kec.Botolinggo Bondowoso, dikejutkan dengan kobaran api yang meludeskan 5 rumah milik warga setempat, peristiwa terjadi pada hari minggu 27/12/2015 sekitar jam 12.14 Wib.
5 ( lima ) Rumah terbakar habis rata dengan tanah, masing-masing milik P. Suhrija, Yuni Kartika, Nursima dan Mistam.
    Menurut Kepala Dusun Lucu ( Holil ) mengatakan " Jumlah rumah yang terbakar ada lima, saat kejadian rumah dalam keadaan kosong tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, kerugian ditaksir mencapai Puluhan Juta Rupiah ". pungkasnya.
    Informasi yang didapat oleh Media Teropong Timur On Line, kebakaran itu kali pertama muncul dari rumah pak suhrija diduga berasal dari tungku ( Tomang Bahasa Madura- Red ), lantaran rumah terbuat dari kayu dalam waktu singkat kobaran api langsung membesar dan menghanguskan seluruh rumah. Tidak hanya itu kobaran api merembet ke rumah yang ada disamping, meski sudah berupaya keras, namun puluhan warga setempat gagal menjinakkan si jago merah. Hembusan angin membuat warga kesulitan memadamkan api. 
    Warga berharap Pihak berwajib dapat membantu mendirikan kembali rumah yang terbakar habis, apalagi sekarang musim hujan, tentunya warga sangat membutuhkan tempat untuk berteduh.- ( suwaris )
Share:

CAMAT PRAJEKAN Drs. MOH. HASYIM MSi, DIDEMO RATUSAN WARGA






Bondowoso, Teropong timur.com

    Ratusan warga Desa Prajekan Lor dan Desa Prajekan Kidul berbondong-bondong mendatangi Kantor Kecamatan Prajekan-Bondowoso, Rabu  (23/12/2015). Ratusan massa dengan semboyan Laskar Santawi melakukan aksi massa untuk keadilan, menuntut Camat Prajekan Drs. Moh.Hasyim MSi mundur dari jabatannya, namun saat demo berlangsung Hasyim ( Camat-Red ) tidak ada ditempat.
    Para demonstran terus mendesak agar Camat Prajekan ( Hasyim ) mundur dari jabatannya pada hari ini juga karena dianggap telah melakukan pungli dan bersikap arogan menindas rakyat prajekan selama 4,5 tahun, sebagai bentuk kekesalannya para demonstran membawa dan membakar keranda mayat serta menyegel kantor dan rumah dinas camat prajekan. Aksi Demo dikawat ketat oleh aparat keamanan dari Kepolisian, TNI dan Satpol PP.
    Reki Ariyadi dan Fandi Sofyan selaku koordinator aksi massa dalam orasinya menyampaikan 5 (lima) tuntutan rakyat prajekan yaitu : (1). Usir Camat Prajekan Moh.Hasyim sekarang juga. (2). Mendesak DPRD Bondowoso merevisi Perda yang menjelaskan setiap usulan kepentingan desa secara administrasi, diusulkan menggunakan rekomendasi camat. (3). Meminta Bupati Bondowoso atau Pejabat yang berkompeten untuk menemui para demonstran. (4). Menempatkan Pejabat Pemerintah di Prajekan yang berpihak pada rakyat. (5). Kami terus memberikan perlawanan dan penolakan setiap Pejabat yang menarik uang layanan yang tidak didasari oleh pungutan yang di Perdakan.
    Fandi Sofyan juga menyatakan bahwa, aksi massa kali ini bukan aksi dadakan akan tetapi sudah terencana dan sebelumnya kami sudah mengirim surat kepada DPRD Bondowoso dan mendapat jawaban yang tidak memuaskan. Pada hari ini kami menyatakan sikap melakukan aksi massa di kantor kecamatan prajekan, kami bersama Laskar Santawi tidak akan bubar dan tetap bertahan sebelum mendapat jawaban dari Pemkab Bondowoso, tegasnya.
    Sementara, dalam kesempatan tersebut Asisten I yang diwakili Kabag Pemerintahan ( Aries Agung Sungkowo ) mengatakan, dirinya akan berkoordinasi dengan Asisten I setelah pulang rapat di surabaya. " saya akan koordinasi dengan Asisten I, karena kami tidak punya hak untuk memberhentikan camat, karena dia PNS. Tapi saat ini kami sanggup menarik Moh.Hasyim ke Pemkab Bondowoso, sambil menunggu proses lebih lanjut ", pungkasnya.               ( suwaris)
Share:

DESA MOJDUNGKOL JADI PENGAWAS PEMERINTAH

Situbondo, teropong timur.com

.Desa Mojodungkol Kecamatan Suboh, yang sempat menjadi perhatian tingkat nasional, lantaran terjadi retakan dan terancam longsor yang mengancam sekitar 1000 jiwa satu tahun yang lalu.Warga desa Mojodungkol yang hidupnya di lereng lereng bukit tepat diatas hilir sungan dlowang itu selalu kawatir menjelang musim hujan.tahun 2014 yang lalu dusun kidul gunung, mengalami pergeseran tanah, sehingga terjadi retakan hingga mencapai lebar 1 meter , panjang 400 meter dan kedalaman sulit di ukur. retakan itu banyak memakan korban, sejumlah tanaman jagung yang belum saatnya panen, harus di penen lebih awal, rumah warga yang di lintasi retakan harus di evakuasi. untungnya sebagian warga di lokasi waspada segera diungsikan, sehingga tidak ada korban jiwa.Tokoh yang akrab di panggil H.Maulana menolak keras untuk di evakuasi, sehingga sebagian warga bersama H.Maulana tetap tinggal di lokasi yang di instruksikan waspada oleh pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana ( BPBD ) . Keyakinan H.Maulana menguatkan masyarakat lainnya untuk tetap tinggal dan tidak meninggalkan rumah.Dengan berdoa melakukan permohonan H.Maulana yakin bencana tanah longsor di kampungnya tidak akan terjadi. Keyakinan H.Maulana membuat resah pemerintah, hingga pejabat tinggi tingkat kabupaten dan gubernur datang membujuknya.
Gubernur Jawa Timur , Pangdam v Brawijaya datang menemui warga kidul gunung dan H.Maulana menyalurkan bantuan dan mengharap masyarakat meninggalkan lokasi rawan tersebut.Lagi lagi kepedulian pemerintah pada masyarakat rawan bencana, 19 Nopember 2015,Dinas Energi dan Sumbe Daya Meneral melakukan sosialisasi Mitigasi bencana Geologi yang terjadi di Desa Mojodungkol. Ir Kukuh Sujatmiko, bidang Giologi Provinsi Jawa Timur memberikan penjelasan panjang lebar tentang metoge mengantisipasi bencana tahun 2016 akan datang, agar masyarakat membiarkan pohon yang tumbuh sebagai tanaman penyangga, dan jika sudah terjadi retakan seperti desa Mojodungkol, agar retakan itu ditutup dengan tanah yang ada di sekitar retakan, karena lubang itu sebagai celah aliran air yang mengakibatkan terjadinya retakan. Lain halnya yang di sampaikan Hevin Switerson Bagian Disperindak dan energi sumberdaya material Provinsi Jawa Timur, bahwa sumber bencana ada 2, terjadi karena faktor alam dan terjadi karena ulah manusia. yang mungkin bisa di antisipasi, bencana yang disebabkan oleh manusia.Akhir dari acara sosialisasi itu, sempat di pertanyakan oleh H.Maulana tentang Janji Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, dalam kunjungannya satu tahun yang lalu, agar segera mencari lahan yang aman dari bencara dan merelokasi perumahan sebagai tempat baru masyarakat Kidul Gunung Desa Mojodungkol Kecamatan Suboh yang sampai saat ini hidupnya selalu dihantui tanah longsor. IMAM

Share:

PENYELENGGARAAN PERINGATAN HARI ANTI KORUPSI ANTARA KEJAKSAAN NEGERI BONDOWOSO DAN MEDIA

PEJABAT KEJAKSAAN NEGERI BONDOWOSO YANG HADIR DALAM ACARA HARI ANTI KORUPSI

HADI MURYADI, SH KASI INTEL KEJAKSAAN NEGERI BONDOWOSO SAAT BAGIKAN KAOS



PEMIMPIN REDAKSI TEROPONG YANG JUGA IKUT MEMBAGIKAN KAOS PADA MASYARAKAT
Bondowoso, teropongtimur.com

Dalam memperingati Hari anti Korupsi sedunia tanggal 9 desember 2015 Kejaksaan Negeri Bondowoso menggelar acara Silaturrahmi bersama Insan Pers,  baik media cetak dan Elektronik serta LSM di Aula Kejaksaan Negeri Bondowoso. Acara yang di selenggarakan pada Tanggal 10 Desember 2015 tersebut di buka oleh Hadi Muryadi, SH selaku Kasi Intel Kejaksaan bersama 3 Pejabat kejaksaan Negeri Bondowoso yang baru, salah satunya adalah Moh.Fatin,SH selaku Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Bondowoso.

Di dalam penjelasannya, Hadi Muryadi, SH menuturkan bahwa semua langkah Kejaksaan Negeri Bondowoso dalam penanganan Tindak Pidana Korupsi yang terjadi di Bondowoso selalu menangani secara serius, hal ini juga termasuk salah satu kasus yang sudah sangat ramai di Kabupaten Bondowoso yaitu Kasus Dugaan Penyelewengan Dana Proyek Padat Karya, kemudian di lanjutkan Moh.Fatin,SH selaku Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Bondowoso yang menjelaskan secara Gamblang juga terkait Asep yang sampai dengan saat ini masih dalam penanganan Kejaksaan negeri Bondowoso, 

Selain itu Moh.Fatin, SH juga menerangkan bahwa kasus Penambahan Daya di Rumah sakit Dr.Kusnadi Bondowoso yang menghabiskan dana ratusan juta sudah di tangani pula dengan mendatangkan saksi - saksi serta memanggil pihak - pihak terkait dengan dana tersebut.

Juga Tiga kasus korupsi yang saat ini masih dalam tahap penyelidikan dan penyidikan pihak kejaksaan, dua di antara tiga kasus tersebut sudah berhasil di tangani, tinggal satu terkait tindak pidana korupsi yaitu Asep mantan kabid Disnakertrans Bondowoso,"kami akan tetap melakukan penyidikan terhadap kasus kasus yang masih belum di tangani, maka dirinya ( fatin – red ) berharap kepada semua lsm maupun wartawan untuk ikut serta mendukung atas kerja samanya dalam menangani kasus yang berjalan di Bondowoso, dan kami perlu bukti bukti yang akurat dan siknifikan.
MOH.FATIN,SH SAAT DI WAWANCARA AWAK MEDIA
Acara Peringatan Hari Anti Korupsi sedunia yang di selenggarakan oleh Kejaksaan Negeri Bondowoso tersebut juga di ramaikan dengan pembagian sticker dan kaos kepada masyarakat, hal ini juga mendapat sambutan yang sangat bagus dari masyarakat yang mengendarai sepeda motor dan Mobil serta masyarakat yang berjalan kaki di jalan depan kantor Kejaksaan Negeri Bondowoso.
KASI INTEL KEJAKSAAN NEGERI BONDOWOSO FOTO BERSAMA AWAK MEDIA
Acara benar - benar sangat meriah dan tidak meninggalkan rasa kebersamaan dengan para insan pers dan LSM, bahkan menurut Hadi di jelaskan pula bahwa acara silaturahmi dengan awak media serta LSM akan di selenggarakan setiap 3 bulan sekali dengan maksud untuk menjalin keakraban dengan awak media, selain itu pihak Kejaksaan negeri Bondowoso akan benar-benar terbuka dengan Pubik terkait dengan langkah - langkah penanganan perkara. Wahyu

Share:

KETUA DPRD BONDOWOSO HADIRI SHOLAWAT NARIYAH DI BALAI DESA KALITAPEN


Bondowoso, Teropongtimur.com

    Dalam rangka meningkatkan ukhuwah islamiyah dan mengharap ridho ALLAH SWT serta syafa'at Nabi Muhammad SAW. Kegiatan sholawat nariyah di seluruh desa kab. Bondowoso terus berkumandang, hal ini untuk mewujudkan visi dan misi Bupati Bondowoso menuju masyarakat bondowoso yang beriman, berdaya dan bermartabat. Kali ini, sholawat nariyah digelar oleh ratusan warga desa kalitapen kec.tapen, kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap bulan tepatnya pada malam sabtu pon (4/12/2015). Selain untuk mendekatkan diri kepada yang maha kuasa, sekaligus untuk mempererat tali silaturrahmi antara kepala desa dan masyarakat.
    Kegiatan sholawat nariyah dihadiri oleh Ketua DPRD Bondowoso H. Ahmad Dhafir, Camat Tapen Sidik Waluyo, S.Sos, Kepala Desa Kalitapen Heru Cahyono bersama perangkatnya serta ratusan jama'ah sholawat. Kegiatan Sholawat nariyah dibalai desa kalitapen selalu mendapat sambutan dari warga, terlihat balai desa dipenuhi oleh jama'ah sholawat.
    Kepala Desa Kalitapen Heru Cahyono dalam sambutannya mengatakan, kegiatan sholawat nariyah dan tahlil akbar merupakan kegiatan rutin desa kalitapen, yang dilaksanakan setiap bulan tepatnya malam sabtu pon, sampai dengan malam ini sudah 5 kali dilaksanakan. Kegiatan sholawat nariyah merupakan kepentingan kita bersama, selain mendekatkan diri kepada ALLAH SWT, kita semua  mengharapkan agar desa kalitapen menjadi desa yang aman, nyaman dan sejahtera.
    Selain itu Heru Cahyono juga menjelaskan hasil pembangunan jalan lingkungan yang berasal dari Dana Desa ( DD ), adapun pembangunan tersebut tersebar di beberapa titik dengan tujuan mempermudah warga dalam beraktifitas untuk meningkatkan roda perekonomian.
  

Ketua DPRD Bondowoso selaku narasumber menuturkan, kegiatan sholawat nariyah adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan di seluruh desa K ab.Bondowoso. Hal ini, merupakan bentuk kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Bondowoso dengan Pemerintah Desa, alhamdulillah Desa Kalitapen sudah 5 kali melaksanakan. Banyak orang bertanya, kenapa harus di balai desa karena balai desa merupakan pusat pelayanan masyarakat, masyarakat dilayani oleh kepala desa dan perangkatnya di balai desa. " Dalam kegiatan sholawatan, saya sering menyampaikan bahwa sholawat nariyah merupakan kepentingan kita bersama, bukan kepentingan Bupati atau Ketua DPRD ". Sesuai dengan ajaran guru-guru kita dan para kiai, apabila suatu tempat di isi kegiatan sholawatan maka tempat itu menjadi tempat yang barokah.
    H.Ahmad Dhafir juga menjelaskan, sholawat nariyah yang dilaksanakan di balai desa merupakan sebuah wadah untuk mempererat tali silaturrahmi antara pemerintah Kabupaten dengan Pemerintah Desa dalam menjaring aspirasi masyarakat. " Semoga kita semua dalam melaksanakan sholawat nariyah mendapat ridho dari ALLAH SWT serta syafa'at Nabi Muhammad SAW, menjadi orang beriman berdaya dan bermartabat ", pungkasnya.
    Acara berlangsung hikmat dan lancar di iringi serampai Hadrah AS-SHOBAR dari Desa Botolinggo Kec. Botolinggo, - (suwaris)   
Share:

WARGA WONOSARI MENJERIT, BUTUH KETEGASAN BUPATI


Bondowoso, Teropong Timur.com

Warga Wonosari RT 32 RT 33 RW 11 sangat keberatan atas berdirinya Perusahaan air minum yang di kelola oleh CV Cahaya Baru dengan merk “ NURJAH “ pasalnya ketika industry air minum itu berlangsung maka dampak kerugiannya di masyarakat sangat jelas sekali yaitu karena pada akhirnya debet air di sluruh sumur warga Masyarakat Desa Wonosari akan mengering, Hal ini menurut keterangan beberapa nara sumber yang sempat di konfirmasi oleh Tim Teropong Timur , dari sebab itulah menurut mereka ( Warga – red ), warga Desa Wonosari menyikapi hal ini dengan laporan ke Bupati Bondowoso pada tanggal 5 Oktober 2015 dengan penyampaian suratnya yang isinya adalah beberapa pokok pikiran sekaligus sikap warga Desa Wonosari khususnya terkait Pengelolaan Industri air minum tersebut .
Seperti yang sudah pernah di beritakan di Media Teropong Timur online baru lalu bahwa sikap dari warga Desa Wonosari di tindak lanjuti secara serius oleh warga Desa Wonosari yang merasa di rugikan terkait dengan adanya Pengelolaan air minum tersebut, surat yang di layangkan oleh Warga Desa Wonosari berisikan :
Bahwa sesuai dengan pasal 33 Ayat 1 UUD 1945 berbunyi Bumi, Air dan Kekayaan alam yang terkandung di dalamnya di kuasai oleh Negara dan di pergunakan untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran Rakyat, oleh karena itu dari Diktum tersebut tercantum dasar Demokrasi Ekonomi Produksi di kerjakan oleh semua oleh semua, untuk semua di bawah Pimpinan atau Pemilikan Anggota – anggota Masyarakat , kemakmuran masyarakatlah yang di utamakan, bukan kemakmuran orang seorang, selanjutnya di katakana bahwa Bumi dan Air dan Kekayaan alam yang terkandung di dalam bumi adalah pokok – pokok kemakmuran Rakyat, oleh sebab itu penjelasannya melarang adanya sumber daya alam di tangan orang perorang dengan kata lain monopoli, Oligofoli maupun Praktek Kartel dalam bidang pengelolaan sumberdaya alam adalah bertentangan dengan prinsip pasal 33 UUD 1945.
Bahwa sesuai dengan Putusan MK Nomor 85/puu/11/2013 yang menetapkan bahwa air terkait erat dengan pemenuhan hak – hak kesehatan rakyat, kebutuhan rakyat akan air bersih merupakan tanggung jawab Negara /Pemerintah untuk menyediakannya, tidak hanya untuk kurun waktu sekarang, akan tetapi kesinambunganpun harus di jamin oleh Negara , selain itu mengingat hak rakyat atas sumber daya air merupakan hak asazi maka menjadi kewajiban Negara untuk menghormati atas hak – hak rakyat atas air tersebut Negara harus juga terlibat dan berperan aktif melakukan tindakan untuk memajukan hak – hak Ekonomi dan social rakyat atas sumber daya air, Negara mempunyai dan memegang kekuasaan atas sumber daya alam, sedangkan hak rakyat atas air adalah hak yang melekat atas subyek manusia.
Bahwa di dalam putusan MK tersebut di tetapkan pembatasan yang sangat ketat untuk penguasaan dalam hal air sebagai upaya untuk menjaga kelestarian dan berkelanjutan, ketersediaan air bagi kehidupan bangsa , pembatasan pengusahaan air tersebut adalah pengusahaan yang tidak boleh mengganggu, mengesampingkan, meniadakan hak rakyat atas air, kelestarian lingkungan hidup juga harus di perhatikan karena hal itu juga merupakan hak asazi manusiadan sebagai cabang produksi yang penting dan yang mennguasai hajat hidup orang banyak maka pengawasan dan pengendalian oleh Negara atas air sifatnya Mutlak.
Bahwa berdasarkan perda nomor 14 thun 2008 tentang pengelolaan air tanah, pasal 51 ayat 2 yang menyatakan bahwa pengeboran atau penggalian air tanah wajib mempertimbangkan jenis dan sifat fisik batuan kondisi hydro geologis letak dan potensi sumber pencemaran serta kondisi lingkungan sekitarnya, pasal 52 ayat 1 yang menyatakan bahwa pemakaian air tanah merupakan kegiatan penggunaan air tanah yang di tujukan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari – hari, pertanian rakyat dan kegiatan bukan usaha dengan dasar – dasar hukum dan aturan itu menurutnya ( Nara sumber – Red ) warga Desa Wonosari sangat keberatan dan memohon kepada pejabat terkait untuk mempery=timbangkan dengan seksama sehingga tidak menimbulkan efek samping dan merugikan masyarakat Wonosari agar supaya masyarakat wonosari tetap mengkomsumsi sumur bor sesuai dengan kebutuhan sehari – hari.
Dari isi itu semua menurut Warno, 49 tahun warga Desa Wonosari selaku Koordinator masyarakat yang tidak menyetujui pengelolaan Perusaan air minum CV Cahaya Baru milik haji Samsul Arifin warga Desa Bataan Bondowoso bahwa dengan berdirinya Perusahaan air minum tersebut berdampak pada kerugian masyarakat, khususnya sumur bor milik warga Desa Wonosari di sekitar Lokasi Perusahaan air minum tersebut akan mengalami susut dan pada akhirnya akan mongering, oleh karena itu mereka mengharapkan agar Bapak Bupati Bondowoso menyikapi secara serius terkait dengan Perijinan yang tidak di lihat dampak negative terhadap masyarakat sekitar Lokasi Perusahaan, selain itu juga mengharap kepada Tim Verifikaksi, selaku petugas dari Dinas Energi, dan sumber daya mineral Propinsi Jawa Timur  pelaksana peninjauan lapangan atas permohonan ijin pengambilan air tanah Tingkat I Jawa Timur untuk mempertimbangkan dampak negatifnya kepada masyarakat Wonosari Khususnya dan apabila harapan dari masyarakat Wonosari secara surat – menyurat sudah tidak di indahkan, maka mereka akan melaksanakan Demo ke Pemkab Bondowoso untuk meminta pertanggung jawaban masalah air tersebut.

Sampai berita ini di tulis Pihak Haji Samsul arifin selaku pemilik Perusahaan Air minum tersebut dan Direkturnya utamanya, Munawir masih belum bisa di konfirmasi, EDY
Share:

Sangat Luar Biasa Istighotsah Dan Doa Bersama Untuk Kemenangan H. Dadang Wigiarto,SH – Ir.H.Yoyok Mulyadi ,M.Si



MASSA PENDUKUNG DADANG 




Situbondo Teropong Timur.com,

Puluhan ribu pendukung,H Dadang – H Yoyok “serbu ‘’kampanye akbar terbuka di Desa Kapongan Kecamatan Kapongan Situbondon jumat (11/12) kemrin.Mereka berdo’a dan beristighosah untuk kemenangan pasangan calon (paslon) nomor urut tiga dalam coblosan 9 Desember mendatang.
Kiai sepuh juga turut hadir dalam acara itu,diantaranya Pondok Wali Songo KHR Holil As’ad Samsul Arifin,Kiai Zagki,Kiai Amang,Kiai Faki Ali,Kiai farug,H Zainuri,H Dadang Wigiarto,Ustd Hofi,Ustd Sayid,Hj Umi Kulsum.
Tidak Ketinggalan juga H Ainun Jamil Komandan Laskar Garuda Yon 23 Situbondo,mantan putra Komandan Kodim pertama di Situbondo dan Pendiri Muhammadiyah Kabupaten Situbondo mendukung kemenangan paslon nomor tiga. H Ainun jamil, mempertahankan enkaben pertama rialita di lapangan adanya program Secon City ini sudah berjalan di semua lini pembangunan sudah dirasakan khusus Kecamatan Asembagus,peningkatan Puskesmas menjadi Rumah Sakit Asembagus dan RSUD Besuki menjadi kelas B dengan peralatan yang sangat lengkap,ke dua mensed dan program dengan sangat jelas pembangunan lima tahun situbondo  calon wakil Bupati yang mengawal langsung,untuk calon Bupati belusukan ke desa-desa mana desa yang tertinggal akan dikondisiskan.’’tuturnya.
Para pendukung simpatisan serta relawan H Dadang – H Yoyok memadati sepanjang jalan di Desa Kapongan,walau acara baru dimulai pukul 07.30.,namun pendukung pasanga calon (paslon) nomer ururt tiga sebelumnya sudah banyak yang hadir dari berbagai belahan kecamatan yang berada di Situbondo.
‘’Marilah kita berdoa, bersholawat dan berdzikir untuk kemenangan H Dadang – H yoyok dalam Pilkada 9 Desember nanti dan semoga Situbondo akan lebih baik dan majau,’’kata calon bupati situbondo.
H Zainuri membuka acara akbar itu mengajak puluhan ribuan perserta kampanya untuk berdoa khusus bagi kemenangan pasangan yang diusung.Pihakny optimis ,bila H Dadang – H Yoyok menang dengan pencapaian suara 75 persen.
PARA KYAI YANG BERKUMPUL

Agraris dan industry mengangkat pengangguran istilah ini baru mulai Finishing Insya Allah lima tahun kedepan situbondo dengan pembangunan yang sudah mulai baik itu kesehatan,pendidikan dan ekonomi supaya masyarakat lebih sejahtera dan terbukti. Situbondo pengamatan sudah dua Bupati yang berhasil dan dirasakan dalam hal pembangunan yaitu Kolonil H margono dan H Dadang Wigiarto SH,semoga rialita didengar dan doa KHR Moh Holil As’ad Samsul Arifin tekabul dan Allah tetap memberikan amanahnya memimpin kabupaten situbondo pada H Dadang Dan pasangannya Sebelumnya,paslon H Dadang Wigiarto untuk memberikan sambutannya.Dalam kesempatan itu,cabup yang incumbent itu mengingatkan kepada pendukungnya tentang program yang sudah dijalankan ,tetap terus mengadakan kegiatan sosial,baik melakukan santunan kepada anak yatim piatu,kaum dufa juga terus digalakan,’’                Kegiatan hingga tanggal 9 Desember yang tidak pernah henti – hentinya adalah melakukan sholawatan,untuk mendo’akan agar Pilkada Situbondo aman dan kondusif,’’mari kita doakan Pilkada aman,lancar serta nomer urut tiga menang, Amin Ya Rabbal Alamiin...(irwn)
Share:

DI TUDING BANYAK KASUS MANDEG, KEJAKSAAN NEGERI BONDOWOSO MERADANG



Bondowoso, Teropong Timur.com

 

Kejaksaan Negeri Bondowoso benar-benar meradang akibat tudingan yang sangat santer di masyarakat Bondowoso, kasus demi kasus yang sudah di tangani oleh Pihak Kejaksaan negeri Bondowoso menurut masyarakat Bondowoso di anggap tidak berjalan, akan tetapi saat Tim Teropong Timur konfirmasi pada Pihak Kejaksaan Negeri Bondowoso yang rencananya akan menghadap langsung pada Kepala Kejaksaan Negeri Bondowoso, ternyata tidak ada di tempat dan langsung di Terima oleh Kasi Intel Kejaksaan Negeri Bondowoso Hadi, SH menjelaskan secara detail terhadap penanganan semua kasus yang telah terjadi di kabupaten Bondowoso.

Hadi,SH Selaku Kasi Intel Kejaksaan Negeri Bondowoso menjelaskan bahwa Kasus demi Kasus yang di tangani oleh Pihak Kejaksaan Negeri Bondowoso tetap berjalan sesuai dengan Prosedur yang ada, seperti kasus Haji Naryo yang sudah masuk di Lembaga Pemasyarakatan Bondowoso dan sudah di Vonis oleh Pihak Hakim baru lalu yang masih tersisa masalah proses Execusi hartanya ( Haji Naryo – Red ), itupun menurutnya ( Hadi - Red ) sudah tertangani dengan baik, “ Sekarang masih menunggu proses yang lainnya karena sebelum execusi di laksanakan sebagian harta Haji Naryo sudah terjual melalui prosedur “ Jelasnya, di tambahkannya bahwa para pembeli mempunyai iktikad yang baik, tidak ada yang berniat neatif terhadap harta tersebut yang salah satunya adalah tanah di Desa Tamanan Kecamatan Tamanan Bondowoso.Selain itu pembeli dari harta Haji Naryo yang sudah terjual juga mengadakan perlawanan dengan di dampingi oleh beberapa pengacara untuk mempertahankan harta yang sudah di beli melalui bank yang ada di Kabupaten Bondowoso.Sementara itu sampai berita ini di tulis dan mengakhiri pembicaraan dengan Tim Teropong Timur pihak Kejaksaan Negeri Bondowoso menurut Hadi akan selalu terbuka pada Masyarakat Bondowoso terkait kasus – kasus yang di tangani oleh Pihak Kejaksaan Negeri Bondowoso sehingga tidak akan ada Tudingan miring bagi Pihak Kejaksaan Negeri Bondowoso tersebut. WAHYU 

Share:

EXECUSI LAHAN SENGKETA TANAH TANPA KENDALA, PN BONDOWOSO JALANKAN SESUAI HARAPAN



Bondowoso, Teropong Timur.com

Execusi lahan yang di laksanakan oleh Pengadilan Negeri Bondowoso dalam kasus tanah yang terjadi di desa karang Anyar kecamatan Tegalampel pada tanggal 30/11/2015 lalu alhamdulillah berjalan lancar tanpa ada kendala, hal ini sesuai dengan keterangan B.Sutini, 50 tahun selaku pemenang dalam kasus sengketa tanah dengan Mr.X yang selama ini menguasai tanah yang seharusnya adalah miliknya. 

Proses Execusi yang di laksanakan oleh Juru sita PN Bondowoso tersebut di hadiri pula oleh pihak aparat Kepolisian Resort Bondowoso, Kepala Kecamatan Tegal Ampel beserta stafnya, Babinsa Koramil Tegalampel, Kepala Desa Karang anyar dan panitera PN Bondowoso Sriyanto, SH dan juga beberapa aktifis lembaga Teropong yang juga ikut menyaksikan serta menjaga keamanan demi lancarnya proses Execusi tersebut.Beberapa nara sumber yang juga ikut menyaksikan Proses Execusi tersebut sempat memberikan keterangan pada Tim teropong Timur bahwa semua ini memang benar – benar hak dari Sutini tersebut dan kemenangan itu sudah jelas di jadikan sebagai dasar untuk mengerjakan tanah tersebut bersama keluarganya. Yang sangat penting sekali adalah masalah proses execusi tersebut benar-benar tidak ada perlawanan sedikitpun dari pihak lawan sehingga beberapa orang yang ikut menyaksikan kegiatan tersebut mengacungi jempol dan sangat lega terhadap tindakan Pengadilan Negeri Bondowoso yang selama ini d tuding miring oleh beberapa pihak. “ kami bangga karena proses hukum yang di jalankan oleh Pihak Pengadilan Negeri Bondowoso saat ini benar – benar terlaksana dengan baik “ ujar hartono selaku salah satu aktifis lembaga Teropong, di tambahkannnya bahwa semua ini berkat kepemimpinan R. ANTON WIDYOPRIYONO, S.H., M.H.. , semoga selanjutnya semoga semuanya sesuai harapan, bukan hanya kasus kecil yang di tekan, tapi juga kasus besar yang di tangani pihak PN. BUDI

Share:

ANTON MENGGUGAT, MILIARAN RUPIAH HANGUS KARENA PEMALSUAN DATA



 



Bondowoso, Teropong Timur. Com

Anton warga Desa Cindogo Kecamatan Tapen Kabupaten Bondowoso Ajukan Gugatan Ke Pengadilan Negeri Bondowoso karena merasa di tipu oleh Hj.HI warga Desa Tapen Kecamatan Tapen Kabupaten Bondowoso terkait masalah tanah yang di garap oleh HJ HI tersebut hingga bertahun – tahun.
Anton saat di konfirmasi di rumahnya mengatakan sebenarnya dengan menunjukkan bukti yang ada bahwa semua yang di lakukan oleh HJ HI tersebut benar – benar di luar Prosedur “ Saya dan Murtiningsih, Spd saudara saya warga Desa  Tapen RT 002 RW 001 Kecamatan Tapen Kabupaten Bondowoso merasa di tipu mas” ujarnya, di tambahkannya bahwa semua itu adalah rekayasa, data yang di pakai HJ HI dan lainnya selaku tergugat di buat sebagai dasar untuk penguasaan fisik yang saat ini di gugat oleh Anton, selain itu yang lebih anehnya lagi bahwa Data tersebut di jadikan HJ HI sebagai dasar untuk melaporkan Anton hingga di naikkan kasusnya kepada pihak aparat kepolisian baru lalu, padahal menurutnya ( Anton – Red ) bahwa data itu di duga di palsukan karena tidak sesuai dengan kenyataan yang ada.

Gugatan yang di ajukan melalui Kuasa Hukumnya yaitu Arifin Habiyono, SH dan Santoso, SH pada tanggal 17/11/2015 lalu dengan nomor pendaftaran : 44/Pdt.G/2015/PB.Bdw tersebut sangatlah lengkap berupa bukti dan saksi yang di siapkan untuk proses peradilan yang akan di laksanakan oleh pihak Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bondowoso.

Berawal dari sepasang suami istri yang hidup dan bertempat tinggal di RT 02 RW 01 Kecamatan Tapen Kabupaten Bondowoso yaitu Pak Misdar Saleh ( wafat pada tahun 1954 - Red ) dan B.Misdar Saleh ( Wafat Tahun 1985 – Red ) ) yang di karuniai 2 orang anak bernama Misdar ( meninggal tanpa anak karena masih kecil – Red ) dan Martomo ( Meninggal tahun 1966 – Red ) kemudian Martomo tersebut menikah dengan seorang Perempuan bernama Murati Binti Pak Nawi pada tahun 1957 yang kemudian di karuniai 2 orang anak yaitu : Murtiningsih, S.Pd ( Lahir pada tahun 1959 – Red ) dan Anang Priantono ( lahir pada tahun 1964 – Red ).
Anton dengan di dampingi dua Kuasa Hukumnya menjelaskan pada Tim Teropong bahwa setelah meninggalnya Martomo ( Sekitar tahun 1966 – Red ) Para Penggugat dan ibu para penggugat ( Murati Binti Pak Nawi – Red ) tinggal bersama Nenek penggugat yaitu B.Misdar Murinti yang kemudian Ibu Penggugat Menikah lagi dengan seorang laki – laki yang bernama Hamid warga Desa Maesan pada Tahun 1967, selanjutnya Penggugat tinggal bersama B.Misdar Murinti.
Pada Tahun 1955 B.Misdar Murinti pernah mempunyai seorang Pembantu Rumah Tangga bernama Marwani, kemudian dia ( Marwani – red ) menikah dengan seorang laki –laki bernama Suhral dan di karuniai seorang anak yang bernama Mujamma kemudian dia ( Mujamma menikah dengan seorang laki – laki bernama Muhammad Hafid dan di karuniai dua orang anak yaitu  : Hj Helina Ismariantini dan Aris ( Meninggal pada saat masih kecil – Red )
Dari keterangan tersebut sangat jelas bahwa Para penggugat adalah anak kandung dari Martomo ( almarhum ) dan hal ini sudah banyak di ketahui oleh tetangga sekitarnya ( yang nantinya akan di hadirkan pada saat persidangan berlangsung – Red )

Sementara itu yang juga di permasalahkan adalah masalah pemberian waris oleh B.Misdar alias Murinti ( Almarhumah ) Kepada Mujamma yang di tuangkan di dalam surat keterangan waris dengan tanggal yang tidak jelas, hanya saja pada saat itu tertera tahun 1953, padahal pada tahun tersebut ( 1953 – Red ) sangat jelas keberadaan Mujamma masih di bilang di bawah umur ( Kelahiran tahun 1942 – red ), sedangkan Mujamma adalah anak kandung dari P. Suhral dan Marwani ( orang tua tergugat – Red ), dan Marwani sendiri seperti yang sudah di jelaskan adalah Pembantu Rumah tangga dari Pak Misdar saleh dan B.Misdar saleh pada saat itu.
Selain itu kejanggalan yang sangat jelas adalah tanda tangan kepala Desa dan Martomo saat itu tidak sama dengan tanda tangan aslinya ( sambil menunjukkan bukti pada Tim Teropong Timur – Red ) serta keanehan di bunyi surat keterangan waris yang seharusnya di cantumkan atau berbunyi Surat keterangan Hibah karena pada saat itu Pak Misdar Saleh dan B.Misdar Saleh masih hidup.

Dari hal itu menurut Anton merasa di rugikan miliaran Rupiah dan akan benar-benar di gugat sampai di manapun untuk menuntut hak – haknya yang selama ini di kuasai oleh orang yang tidak berhak ( tergugat – Red ).

Sampai berita ini di tulis Tim Teropong Timur masih belum bisa meminta keterangan HJ.HI dan beberapa pihak yang di nyatakan sebagai Tergugat oleh Para Penggugat. Namun harapan beberapa warga sekitar yang juga sempat di konfirmasi Tim Teropong Timur mengatakan bahwa semoga majelis Hakim bisa benar-benar Bijaksana dan bisa mengatasi semua permasalahan yang sudah di ajukan ke Pengadilan Negeri Bondowoso ini. BERSAMBUNG. TIM

Share:

LSM TEROPONG

LSM TEROPONG
SEKRETARIAT : 087846111212, 085236384228

BECOFF BONDOWOSO - Jatim

BECOFF BONDOWOSO - Jatim
BECOFF BONDOWOSO - JATIM

PENGUNJUNG

IKLAN / ADV / PROFILE

IKLAN / ADV / PROFILE
Hubungi Redaksi Teropong Timur WA / Telpon / SMS : 087846111212 dan Telpon / SMS :085236384228

Popular

Becoff Bondowoso - Jatim

Becoff Bondowoso - Jatim
Becoff Bondowoso - Jatim

Featured post

LSM, ORMAS DAN AWAK MEDIA BENTUK FORUM KOMUNIKASI

LSM DAN ORMAS Serta WARTAWAN YANG HADIR Bondowoso, www.teropongtimur.co.id Puluhan LSM dan Awak Media Bondowoso Jawa Timur mengapresi...

Blog Archive

Recent Posts