PARMI MENJERIT, MINTA EMPAT PELAKU PEMERKOSAAN DI LANJUT

MR - KORBAN


PARMI MENJERIT, MINTA EMPAT PELAKU PEMERKOSAAN DI LANJUT

Bondowoso, Teropong Timur Online

Parmi, 39 Tahun warga Desa Tamanan Gang Baru Kabupaten Bondowoso benar-benar kesal, pasalnya, MR, 14 Th anak semata wayangnya telah di “ Garap “ oleh empat orang pemuda antara lain, HR, FD, FRs dan Sgk yang kesemuanya warga Desa Kalianyar Kecamatan Tamanan Kabupaten Bondowoso.
Saat di temui di rumahnya, MR yang di dampingi Parmi ibu kandungnya menceritakan secara jelas tentang perbuatan yang di lakukan oleh ke empat pemuda tersebut pada dirinya, Awalnya saya di telpon oleh HR dan FR utk dtg di Lapangan Tamanan, tepatnya tgl 3 january 2017, selanjutnya MR yang sudah berjalan ke Lapangan Tamanan tersebut langsung di bawa jalan – jalan oleh Kedua Pemuda tersebut ke Desa Karang Melok dan di ajak duduk di sebuah Gubuk atau pos di pinggir jalan yang ternyata di sana juga bersama dengan 2 pemuda juga, Yyn dan Erf dan kemudian di tawari Minuman yang menurut keduanya ( HR dan FR – Red ) adalah semacam minuman biasa dan tidak memabukkan, akan tetapi kenyataannya minuman tersebut membuat MR mabuk dan akhirnya di bawalah MR ke rumah HR di Desa Kalianyar, kemudian setelah sampai di rumah HR, MR di suruh tidur di kamar oleh HR dan selanjutnya dengan secara tidak sadar semua baju yang di kenakan MR di lucuti dan hal yang sebenarnya tidak di lakukan oleh orang yang belum menikah telah di lakukan oleh kedua pemuda tersebut pada MR.
Kejadian tersebut sampai akhirnya MR di Pulangkan lagi bukan ke rumahnya akan tetapi kembali ke Lapangan Tamanan yang akhirnya juga di bawa oleh Sgk yang kata Sgk takut kalau terjadi sesuatu terhadap MR karena menurut keterangan Sgk pada kakek MR yang jemput MR di rumah sgk bahwa MR pada saat itu terlihat Masih Mabuk akibat minuman yang di berikan HR dan FR padanya. Akan tetapi sebelum di bawa ke rumah Sgk, MR di bawa olehnya ( Sgk – Red ) ke rumah Tmping dan telah di grp Sgk asebanyak tiga kali di rumah Tmping kemudian selanjutnya di bawa ke rumah Sgk dan MR di suruh Duduk dulu untuk menunggu dirinya ( Sgk – Red ) menjemput Pak Husen dan Pak So selaku Kakek dan Paman MR agar menjemput MR untuk di pulangkan ke rumahnya. Sedangkan untuk FD dikatakan MR bahwa FD melakukan pemerkosaan itu pada hr Minggunya.
Atas Kejadian tersebut MR yg di dampingi ibu kandungnya, Parmi langsung melaporkan pada Pihak yang berwajib, dalam hal ini PPA Polres Bondowoso untuk meminta pertanggung jawaban Ke empat pemuda tersebut agar mempertanggung jawabkan semua perbuatan terhadap dirinya ( MR – Red ), saat itu menurut Parmi bahwa yang menyidik adalah salah satu Polwan yang bernama Lilik.
Pihak Polres Bondowoso dalam hal ini menurut keterangan Parmi sudah menjalankan tugas dengan baik dengan memanggil beberapa pelaku tersebut , akan tetapi dirinya ( Parmi – Red ) merasa kecewa karena prenanganan Pihak Polres di duga tidak menjalankan secara cepat, dan bahkan lebih di sesalkan lagi bahwa yang di lanjut hanya kedua pelaku yaitu HR dan FR, sedangkan kedua pelaku yaitu Sgk dan FD tidak di lanjut karena kurang adanya saksi. Yang lebih aneh lagi bahwa kedua Pelaku yang di lanjut yaitu HR dan FR yang masing – masing usia 16 tahun di katakan oleh Oknum Polisi tersebut bahwa nantinya penanganan untuk HR dan FR pasti akan di putuskan sepuluh hari karena keduanya masih di bawah umur.
Sampai berita ini di tulis pihak PPA Polres Bondowoso yang sudah memberikan keterangan via Telpon Seluler pada Parmi Ibu Kandung MR mengatakan bahwa kasus ini sudah di lanjut pada Pihak Kejaksaan Negeri Bondowosountuk di angkat ke meja hijau, hanya saja keterangan Pihak PPA tersebut pada Parmi mengatakan bahwa untuk ke duanya akan di tahan selama sepuluh hari karena masih di bawah umur. “ Saya bersama saudara dan seluruh keluarga saya akan menuntut keadilan semaximal mungkin atas perbuatan mereka pada MR, coba bayangkan mas, bagaimana perasaan mas apabila ada saudara dan atau anak kalau di gitukan sama orang laki - laki ? “  tegasnya, di tambahkannya bahwa kejadian ini akan kami angkat ke tingkat lebih atas lagi andai Pihak Polres Bondowoso tidak sanggup dan atau mempeti eskan masalah ini. HARIRI.
Share:

PEMERINTAHAN DESA, MASYARAKAT DESA KALISARI SAMBUT PROGRAM PRONA









Situbondo, Teropong.
Badan Pertanahan Nasional ( BPN ) dipercara Pemerintah untuk melaksanakan Proyet Operasi Nasional Agraria yang akrab disebut Prona, dengan maksud pemerintah membantu masyarakat menetapkan hak kepemilikan tanah dalam bentuk sertifikat tanah, yang selama ini lebih banyak masyarakat yang merasa memiliki tanah namun kepemilikan secara hukum tidak bisa dipertanggung jawabkan, sehingga kerap kali terjadi sengketa kepemilikan hak tanah, bukan hanya kemudahan dalam proses, tapi sebagian besar biaya yang diperlukan untuk menerbitkan sertifikat kepilikan tanah dibantu oleh pemetintah.
Abdillah sekalu Kepala Desa Kalisari mempercayakan pelaksanaan  program prona ini pada Imam Musaffak sebagai ketua, Abdurrahman sebagai bendahara dan Sito sebagai Sekretaris. Selain itu di lima dusun masing-masing ditunjuk koordinator. Dusun Krajan ditunjuk Muhammad, Dusun Secangan Timur Sanadin, Dusun Secangan Barat Edi Saleh, Dusun Coleh Kokoh Sudahri dan Dusun Kaliurang Sudiono.
Awal kegiatan Prona, dilakukan Sosialisasi oleh Badan Pertanahan Nasional yang ditempatkan di Balai Desa Kalisari , yang melibatkan pemerintahan desa, pengurus prona, tokoh masyarakat dan masyarakat peserta prona, sehingga dalam pelaksanaannya saling kontrol untuk mencapai kesempurnaan pelaksanaan.
Sejak Desember 2016 sampai saat ini masing - masing koordinator dusun sudah mengumpulkan 400 data bidang yang berkas lengkap, 200 bidang dalam proses pemberkasan dan 100 dalam pendataan lanjutan, hingga jumlah yang dibutuhkan pemerintah dalam program prona 2017 Desa Kalisari jumlahnya 700 bidang. Seperti yang disampaikan ketua pelaksana prona, Imam Musaffak, “ Dengan kerjasama yang baik antara ketua pelaksana prona dan pemerintahan desa, di upayakan pertengahan Pebruari 700 berkas semua akan rampung”. Sejauh mana keterlibatan Pemerintahan Desa dalam pelaksanaan Program prona desa Kalisari , lagi-lagi disebutkan oleh ketua panitia, “ jelas kepala desa sebagai pengawas sekaligus penanggung jawab dalam setiap kegiatan, dan kepala desa membentuk tim pengendali, dengan dasar penguasaan peta blok krawangan desa yang diketuai oleh Muhammad Ridwan dengan anggota Sudiono dan Moh Buhar, selaku tokoh masyarakat Desa Kalisari”. Juga disampaikan oleh Mohammad Ridwan, “ Desa Kalisari jumlah bidang sesuai krawangan desa awalnya jumlah 607 bidang, melalui proses jual beli dan waris, tahun 2013 menjadi 1627 bidang, ditahun yang sama  desa Kalisari juga mendapat program prona dengan jatah 150 bidang, dan 27 masyarakat pemilik bidang melakukan penyertifikatan tanah secara umum dan tahun 2017 Desa Kalisari mendapat program prona kembali dengan jatah 700 bidang, sebingga tercatan sampai saat ini, dari 1627 bidang tanah di Desa Kalisari, 877 bidang yang sudah jelas kepemilikannya dengan bukti sertifikat. Diharapkan tahun-tahun berikutnya BPN memberikan kesempatan program yang sama, sehingga secara manyoritas warga  Desa Kalisari bisa memiliki bidang tanah yang sah dan bersertifikat”.
Diruang yang berbeda, Kepala Desa Kalisari, Abdillah juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah khususnya Badan Pertahanan Nasional yang telah membantu masyarakat Kalisari dalam penerbitan sertifikat kepemilikan tanah, lebih-lebih Desa Kalisari salah satu dari sejumlah desa di Situbondo yang mendapatkan program prona dengan proses Pendaftaran Tanah Sangat Lengkap ( PTSL ) bukan PTS. dengan meksud persyaratan penerbitan sertifikat nantinya benar- banar lengkap dan bisa dipertanggung jawabkan, Dan saya sudah menyiapkan juga melaksanakan semua itu”.
Ini membuktikan Desa  Kalisari Kecamatan Banyuglugur bersinergi dengan program pemerintah yang masuk ke desa.
Imam .s
Share:

DINAS PuPR SEMAKIN BERBENAH





Bondowoso, teropongtimuronline.
Upaya Dinas Pekerjaan umum(PU) dan Penataan Ruang(PR) semakin berbenah, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bondowoso Karna Suswandi ST.MM mengatakan pembangunan infrastruktur mempunyai peran vital dalam mewujudkan pemenuhan hak dasar rakyat seperti Sandang pangan. Seperti halnya pembangunan Jembatan Ki Ronggo, Karna mengatakan akan meneruskan pembenahan infrastruktur seperti tebing penahan jembatan, dan disebelah jembatan akan di buat taman wisata kuliner.
“Kita akan selesaikan beberapa tahap pekerjaan di jembatan, seperti tebing penahan jembatan dan di sebelah utara jembatan akan kita buat sebagai taman wisata kuliner” ungkap  Karna, Kamis(9/2).
Dalam rangka melanjutkan pembangunan infrastruktur yang handal, 4,6 M akan di anggarkan untuk semua pembenahan.
“Untuk penyelasaian Jembatan Kita akan anggarkan untuk kesemua yang dibutuhkan sekitar 4,6 M” ungkapnya
Demikian pula ditempat yang sama Hari Patriantono selaku Kepala Dinas Pariwisata pemuda dan olah raga(Disparpora) sangat mendukung perihal upaya dari PUPR .
"Saya sangat mendukung dengan pembenahan infrastruktur dari PUPR dimana untuk menunjang tempat wisata" pungkasnya.(ful)
Share:

LSM TEROPONG

LSM TEROPONG
SEKRETARIAT : 087846111212, 085236384228

BECOFF BONDOWOSO - Jatim

BECOFF BONDOWOSO - Jatim
BECOFF BONDOWOSO - JATIM

PENGUNJUNG

IKLAN / ADV / PROFILE

IKLAN / ADV / PROFILE
Hubungi Redaksi Teropong Timur WA / Telpon / SMS : 087846111212 dan Telpon / SMS :085236384228

Popular

Becoff Bondowoso - Jatim

Becoff Bondowoso - Jatim
Becoff Bondowoso - Jatim

Featured post

LSM, ORMAS DAN AWAK MEDIA BENTUK FORUM KOMUNIKASI

LSM DAN ORMAS Serta WARTAWAN YANG HADIR Bondowoso, www.teropongtimur.co.id Puluhan LSM dan Awak Media Bondowoso Jawa Timur mengapresi...

Recent Posts