REUNI KANGEN SMEA PGRI 1984, TUMBUHKAN SEMANGAT, INGATKAN MASA LALU

REUNI KANGEN SMEA PGRI 1984,

 TUMBUHKAN SEMANGAT, INGATKAN MASA LALU


wajah - wajah tegar siswa siswi SMEA PGRI Bondowoso angkatan 1984

Bondowoso, Teropong Timur Online

"Acara Reuni SMEA PGRI Bondowoso Angkatan 1984  walaupun di adakan secara sederhana berjalan sukses, akan tetapi sayang sekali yang hadir hanya 20 orang saja Mas ",  ujar salah satu alumnus yang memberikan keterangan pada Tim Teropong Timur Online, di tambahkannya bahwa acara Reuni yang di adakan di rumah Erfan yang bertempat tinggal di Desa Tangsil Wetan Kecamatan Wonosari Kabupaten Bondowoso tersebut benar-benar menumbuhkan semangat pada para alumnus karena dengan Reuni itu juga sempat teringat masa lalu mereka (para Alumnus - Red), 

Bertemu kangen dengan teman saat masih sekolah dulu memang secara Phsicology menumbuhkan semangat hidup karena dengan mengingat masa lalu saat berusia muda memicu kita untuk lebih tegar dalam menghadapi kehidupan ini, hal ini menurut penjelasan salah satu aktifis sebuah lembaga yang juga ikut dalam acara temu kangen tersebut yang sempat juga memberikan penjelasan pada Tim Teropong Timur.

Dalam acara Reuni atau temu kangen tersebut juga terbentuk kepengurusan dengan maksud untuk mengkoordinir acara Reuni pada tahun - tahun selanjutnya, adapun Pengurus yang terbentuk tersebut adalah sebagai berikut : Ketua SUNARTO, Sekretaris : BUDI HERMANTO, Bendahara : TITIN SUHARTINI, Selanjutnya untuk para Alumnus SMEA PGRI yang masih belum bergabung bisa menghubungi SUGIARTO dengan Nomor HP 085258808724, . TIM REDAKSI
Share:

KASUS PORNOGRAFI DIANGGAP REMEH ?

KASUS PORNOGRAFI DIANGGAP REMEH ?

POLRES PROBOLINGGO DI DUGA TIDAK MENGINDAHKAN LAPORAN KORBAN

SUSWATI - WARGA KASEMEK ( ISTRI SYAIFUR )

Probolinggo, Teropong Timur News

Korban Pelecehan Seksual yang sudah di laporkan oleh UK warga Bondowoso pada tanggal 30 April 2017 lalu di Polsek Paiton dengan membawa 2 saksi ( TBL Nomor : TBL/23/IV/2017 - Red ) ternyata tidak di indahkan oleh pihak Polres Probolinggo, hal ini sesuai dengan keterangan dari Polsek Paiton dengan surat yang di layangkan pada Korban ( UK - Red ) yaitu SP2HP ( Surat Pemberitahuan Hasil Penyidikan - Red ) Nomor : B.SP2HP/17/V/2017/Reskrim tanggal 13 Mei 2017 yang menyebutkan bahwa kasus Pelecehan seksual tersebut telah di limpahkan oleh Pihak Polsek Paiton kepada Unit PPA Polres Probolinggo.
UK saat di konfirmasi oleh Tim Teropong Timur Online mengatakan bahwa sangat kecewa terhadap langkah pihak Kepolisian Resort Probolinggo di karenakan sampai dengan saat ini tidak ada pemanggilan lagi untuk melanjutkan proses pelecehan seksual terhadap dirinya atas perlakuan dari Syaifur warga Desa Kasemek Kecamatan Tenggarang Kabupaten Bondowoso pada hari Minggu tanggal 30 April 2017 lalu di rumah kontrakan Syaifur tersebut bersama istri dan kedua anaknya.

Seperti yang sudah di beritakan baru lalu sebanyak 2 kali berita oleh Teropong Timur ONline yang mempersoalkan syaifur bersama keluarganya tersebut telah mempunyai permasalahan sendiri dengan UK dan juga tetangga sekitarnya yang pada akhirnya melarikan diri hingga saat ini ternyata berakhir dengan dugaan pelecehan seksual pada UK, akan tetapi sayangnya pihak Polres Probolinggo kurang begitu mengindahkan kasus pelecehan seksual tersebut, hal ini adalah pernyataan kecewa dari UK selaku pelapor dan langsung mengatakan bahwa Kasus dirinya di anggap remeh oleh Pihak PPA Polres Probolinggo.

Hartono selaku Salah satu aktifis Lembaga yang sempat juga di konfirmasi oleh Tim Teropong Timur Online juga mengatakan bahwa langkah Polres Probolinggo kurang begitu cekatan dalam menanggapi sebuah laporan, " Mestinya khan di panggil dan di tangani secara serius, tidak di biarkan dan di anggap enteng begitu " tegasnya, Di tambahkannya lagi bahwa kasus yang telah di perbuat oleh Syaifur selaku terlapor benar-benar kasus yang sangat memalukan.

Sampai berita ini di tulis UK akan segera menindak lanjuti laporannya, " Saya akan meminta lagi pada pihak Polres Probolinggo untuk melanjutkan laporan saya " tegasnya, selanjutnya dirinya ( UK - Red ) akan melanjutkan proses laporan ke aparat kepolisian lebih atas lagi agar kasus yang di laporkannya bisa berlanjut dan tidak berhenti, Hal ini di dukung oleh beberapa aktifis lembaga yang saat konfirmasi dengan UK berada di dekatnya ( UK - Red ). SUGIARTO
Share:

PEMBUNUH SAHRUL PERMASALAHKAN PROSES HUKUM PN BONDOWOSO

PEMBUNUH SAHRUL PERMASALAHKAN PROSES HUKUM PN BONDOWOSO 

SUGIANTO Alias SUGIK ( BAJU KOTAK ), ALI ( BAJU MERAH )

SURAT PERNYATAAN SUGIANTO ALIAS SUGIK

Bondowoso, Teropong Timur Online

Kasus Pembunuhan Sahrul Warga Desa Suger Kecamatan Maesan pada Bulan Juni 2010 lalu akan di permasalahkan kembali oleh Sugianto alias Sugik, 29 Tahun warga Desa Tanah Wulan Kecamatan Maesan Kabupaten Bondowoso yang memberikan pengakuan di depan para warga dengan di dampingi dan di saksikan pula oleh Supriyono SH, M.Hum selaku Kuasa Hukum Sugik dan Haji Faisol, 44 Tahun warga Desa Tanah Wulan Kecamatan Maesan Kabupaten Bondowoso.

Menurutnya ( Sugik - Red ) dengan mempermasalahkan Pengadilan Negeri Bondowoso tersebut karena Proses Hukum yang di lakukan oleh Pihak Pengadilan Negeri Bondowoso tidak sesuai dengan fakta yang ada, hal ini di tuangkan dalam Surat Pernyataan yang di jelaskan di depan para saksi dan juga Kuasa Hukumnya ( Supriyono SH, M.Hum - Red ) pada tanggal 12 Maret 2017 lalu. 
Dikatakannya bahwa Fakta Hukum yang tertuang di dalam Berita Acara Pemeriksaan ( BAP - Red ) yang di buat oleh Penyidik Polres Bondowoso dan Surat Tuntutan Jaksa Penuntut Umum ( JPU - Red ) Kejaksaan Negeri Bondowoso yang di jadikan sebagai bahan materi dalam Persidangan di Pengadilan Negeri Bondowoso sangat tidak sesuai dengan kenyataannya saat Sugik melakukan Pembunuhan SAHRUL.
Di jelaskannya bahwa yang membunuh Sahrul adalah Dirinya ( Sugik - Red ) bersama Rudiyanto dan Amir ( Melarikan Diri - Red ), sedangkan BAP yang di jadikan sebagai dasar dalam Persidangan adalah bentuk rekayasa Pihak Penyidik Polres Bondowoso dan Sugik bersama para saksi di paksa untuk mengakui saja tentang BAP yang telah di buat sebelumnya oleh Pihak Penyidik Polres Bondowoso, Bentuk paksaan tersebut di sertai dengan berbagai macam Siksaan antara lain yaitu : di Pukul, Kuku Jari Kaki di cabut, Kaki Kiri Di Paku dan Betis di tembak, di tambahkannya bahwa Bekas dari Penyiksaan itu masih ada hingga saat ini.

Sugik menyatakan sangat berdosa dan merasa bersalah, baik terhadap korban yang di bunuhnya dan juga para korban lain seperti Haji Faisol alias Pak Suferdi , 44 Tahun Warga Desa Tanah Wulan dan lainnya yang telah menjalani Hukuman akibat dugaan Permainan Politik Pilkades Tanah wulan baru lalu, karena itu dengan pernyataannya ( Sugik - Red ) siap menanggung resiko apabila pernyataan ini di anggap telah mempermainkan Hukum yang ada, " Saya siap menanggung Resiko karena saya benar-benar menjelaskan kejadian sebenarnya " Tegasnya.
Di jelaskannya juga bahwa para Korban yang di masukkan dalam proses Hukum dan telah menjalani hukuman padahal tidak ikut terlibat dalam Pembunuhan adalah : Haji Faisol alias Pak Suferdi, 44 Tahun, Sunardi 34 Tahun, Mistur 38 Tahun, Ali 67 Tahun, Niro 50 tahun, Suyono 44 Tahun dan Misbah 44 Tahun.


Sementara itu Tim Teropong Timur Online juga mengkonfirmasi Supriyono SH, M.Hum selaku Kuasa Hukum Sugik dan Haji Faisol yang langsung mengatakan bahwa Proses Hukum yang di laksanakan di Pengadilan Negeri Bondowoso adalah Proses Hukum yang tidak benar karena tidak sesuai dengan kenyataan yang ada, dirinya (Supriyono SH, M.Hum - Red) akan melanjutkan permasalahan ini sampai di temukan secara Jelas kebenaran yang ada. SUGIARTO / SUNANTO 
Share:

LSM TEROPONG

LSM TEROPONG
SEKRETARIAT : 087846111212, 085236384228

BECOFF BONDOWOSO - Jatim

BECOFF BONDOWOSO - Jatim
BECOFF BONDOWOSO - JATIM

PENGUNJUNG

IKLAN / ADV / PROFILE

IKLAN / ADV / PROFILE
Hubungi Redaksi Teropong Timur WA / Telpon / SMS : 087846111212 dan Telpon / SMS :085236384228

Popular

Becoff Bondowoso - Jatim

Becoff Bondowoso - Jatim
Becoff Bondowoso - Jatim

Featured post

LSM, ORMAS DAN AWAK MEDIA BENTUK FORUM KOMUNIKASI

LSM DAN ORMAS Serta WARTAWAN YANG HADIR Bondowoso, www.teropongtimur.co.id Puluhan LSM dan Awak Media Bondowoso Jawa Timur mengapresi...

Recent Posts