PENGGUNA SENJATA API RAKITAN DI TANGKAP


TEROPONG TIMUR ONLINE - Jbr

Berawal dari laporan warga sekitar lingkungan Gebang waru Kel. Kebon Agung Kec. Kaliwates, yang mendengar beberapa kali letusan senjata api, tim reskrim Polsek Sukorambi yang dipimpin AKP. Ribut Budianto (30/10) melakukan penyelidikan atau olah tempat kejadian perkara. Alhasil tim berhasil mengamankan seorang pemuda.  Pemuda ini dibekuk lantaran kedapatan memiliki senjata api rakitan laras panjang yang tidak dilengkapi dengan surat-surat yang sah.
Dalam rilis berita selasa (31/10) Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo SH.SIK.MH mejelaskan “ Penangkapan bini berhasil berkat kerjasama jajarannya dalam hal ini Polsek Sukorambi bersama masyarakat”
Palaku yang berinisial MH kesehariannya bekerja wiraswasta, sedangkan barang bukti yang berhasil diamankan antara lain satu pucuk senjata api rakitan berjenis laras panjang, dua puluh satu (21) butir peluru tajam kaliber 5,56 mm, peredam dan senter. Menurut  pelaku senjata rakitan ini di beli dari salah satu teman tersangka dari Surabaya untuk kepentingan berburu binatang liar di hutan. Namun demikian pihak Polres Jember masih mau melakukan pengembangan terkait informasi tersangka.
Secara normatif, Indonesia sebenarnya termasuk negara yang cukup ketat menerapkan aturan kepemilikan senjata api. Ada sejumlah dasar hukum yang mengatur mengenai hal ini, mulai dari level undang-undang yakni UU Darurat No. 12 Tahun 1951,dan Perpu No. 20 Tahun 1960. Selebihnya adalah peraturan yang diterbitkan oleh Kepolisian, Kapolri No. SK Kepala Polri Nomor 82 Tahun 2004 tentang Pelaksanaan Pengawasan dan Pengendalian Senjata Non-Organik.Hukuman terhadap kepemilikan senjata api tanpa izin juga cukup berat. Dalam UU Darurat No12.Tahun 1951 disebutkan hukuman masksimal terhadap kepemilikan senjata api tanpa izin adalah maksimal hukuman mati,hukuman seumur hidup dan 20 tahun penjara. (brt)

Share:

POLRES KAWAL PENGGUNAAN DANA DESA,

TEROPONG TIMUR ONLINE Jbr -Berdasarkan instruksi Kapolri untuk pengawalan Penggunaan Dana Desa, Kapolres Jember  AKBP Kusworo Wibowo SH.SIK.MH dalam wawancara (31/10) sudah melaksanakan instruksi Kapolri tersebut. Salah satunya memberikan pengarahan teknis.

Pengarahan teknis ini sudah dilakukan Kapolres Jember  AKBP Kusworo Wibowo SH.SIK.MH kepada 258 Bhabinkamtibmas, 30 Kapolsek, se-Kabupaten Jember. Pengarahan teknis yang diberikan terkait teknis pencegahan, pengawasan, dan penanganan permasalahan dana desa.

"Ini merupakan teknis pencegahan, pengawasan, dan penanganan permasalahan dana desa. Dari sini kami memberi penekanan  pencegahan dan pengawasan dana desa supaya tidak ada penyalahgunaan," ujar Kapolres Jember  AKBP Kusworo Wibowo SH.SIK.MH

menurut Kapolres Jember  AKBP Kusworo Wibowo SH.SIK.MH ada beberapa teknis tindak lanjut kesepakatan pelaksanaan kerjasama antara Polres Jember dan Pemerintah Kabupaten Jember dalam pelaksanaan pencegahan pengawasan dan penanganan permasalahan dana desa. Sebelum menyusun rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), kepala desa sudah harus melibatkan bhabinkamtibmas dan tokoh masyarakat dalam wadah musyawarah desa.

Hal ini dilakukan agar tidak keluar dari tujuan utama yaitu pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa. Apabila rencana penggunaan anggaran dana desa tidak sesuai dengan tujuan dan melenceng dari rencana anggaran biaya APBDes, bhabinkamtibmas dapat mengingatkan dan memberikan saran kepada kepala desa.

Untuk mencegah terjadinya penyelewengan dana desa, nantinya rancangan APBDes akan dipublikasikan kepada masyarakat dalam bentuk banner besar. Hal ini dilakukan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas sehingga masyarakat luas bisa melakukan kontrol sosial terhadap penyelewengan dana desanya. Jadi, nantinya setiap kades wajib mengumumkan rencana penggunaan dana desa dalam bentuk rencana anggaran biaya pada banner besar yang dapat dilihat oleh masyarakat umum. Hal ini dilakukan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas.

Apabila ditemukan penyelewengan dana dan teguran bhabinkamtibnas tidak diindahkan oleh kades, laporan temuan bhabinkamtibmas akan disampaikan kepada kapolsek dan kasatbinmas, yang selanjutnya berkoordinasi dengan kasatreskrim. Atas laporan temuan tersebut, kasatreskrim berkoordinasi dengan inspektorat daerah untuk diberi kesempatan melakukan audit pemeriksaan secara internal.Nantinya, inspektorat daerah melakukan pemeriksaan kepada pemerintah desa dan memberikan rekomendasi tindak lanjut. (brt)

Share:

AKSI DEMO APKP ( ALIANSI PEDULI KORBAN PERBANKAN )

Teropong Timur Online - Jbr 

Aksi demo yang dilakukan oleh APKP ( Aliansi Peduli Korban Perbankan ) yang dilakukan senin (30/10) di ikuti masa yang lumayan banyak. Dengan membawa beberapa kendaraan roda dua dan roda empat demo ini mendatangi beberapa titik. Gerakan ini diawali banyaknya dugaan ke tidak-beresan atau kejanggalan pada proses yang dilakukan oleh beberapa bank di Jember. Aliansi Peduli Korban Perbankan (APKP) Jember, luruk Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PT.BAPURI dan KPKNL ( Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Pelelangan), tuntut batalkan proses Lelang dan Eksekusi, hingga pencabutan perijinan PT.BPR BAPURI cab Jember.
Dalam hal ini PT. BPR BAPURI  merupakan salah satu target dari pergerakan ini. Diawali dengan memberikan pinjaman kepada Tn. Suratmin (alm) pada pertengahan 2010 dengan persyaratan jaminan sertifikat 1 unit tanah dan rumah di Perum. Bumi Mangli Permai atas nama Tn Suratmin dengan luas 8m x 12m bangunan 2 tingkat. Yang pada akhirnya tahun 2017 terjadi pelelangan dan eksekusi terhadap objek pinjaman tersebut.
Ratusan masyarakat yang di komandani oleh korlap aksi Dwi Agus Budiyanto, yang tergabung dalam APKP lantaran mengingkari kesepakatan (one prestasi) mediasi yang di lakukan di Kantor OJK pada 11 Oktober 2016, dilakukan penghitungan ulang terungkap kritditur harus membayar 53 juta. Mediasi tersebut diikuti oleh Direktur PT.BPR Bapuri, Untuk dilanjuti mediasi pada 16 Oktober 2017 di Kantor PT.BPR Bapuri Jember, namun tidak ada titik temu sebab tidak lagi membicarakan tanggungan 53.760.000 juta dari hutang pokok 30 juta namun kembali bersikukuh lelang sudah sah, atau meminta membayar 150 juta."jelas Dwi Agus
Masih kata Dwi Agus, Mediasi sebelumnya di Kantor OJK dengan jaminan jabatan Direktur PT.BPR BAPURI Tjatur S. Prihatno, menyatakan mengundurkan diri dari jabatan, bila pihak Managemen keluar dari risalah rapat RR-08/KO.0403/2017
Menurut koordinator aksi APKP (Aliansi Peduli Korban Perbankan) Dwi Agus Budianto ”Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) dalam hal ini terkesan kurang ketat dalam hal melaksanakan tugasnya, yaitu pengawasan dan pengaturan terhadap kegiatan jasa keuangan khususnya di sektor Perbankan. Dan terkesan adanya pembiaran. Selain itu pihaknya juga menyoroti penanganan kasus gugatan tersebut di Pengadilan Negeri (PN) dimana menurut pandanganya PN justru melakukan eksekusi atas objek tersebut pada saat proses peradilan masih berlangsung. Begitu juga Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang yang dianggap terlalu mudah meloloskan lelang dan kurang berfungsinya pengawasan dalam hal prosedur pelaksanaan lelang”
"Untuk itu aksi ini di gelar, memberikan kembali obyek jaminan, kepada ahli waris janda suratmin." pungkas Dwi Agus (brt)

Share:

PELANTIKAN EMPAT KEPALA DESA ( PAW)

TEROPONG TIMUR ONLINE - Jbr

Pelantikan empat Kepala Desa Pengganti Antar Waktu (PAW) oleh Bupati dr. Faida MM dilaksanakan di pendopo Kab. Jember Graha Wahya Wibawa (27/10). Acara ini dihadiri oleh Muspika,  tokoh masyarakat dan anggota panitia pemilihan Kepala Desa (PAW) beberapa waktu yang lalu.
Kepala Desa terpilih PAW (Pengganti Antar Waktu) yang dilantik antara lain Syaifur Robim Kades Sukorejo Bangsalsari, Aan Rofi’i Kades Menampu Gumukmas, Siti Munfridah Kades Kertonegoro Jenggawah, Hadi Supeno Kades Tamansari Wuluhan.
Bupati Faida mengingatkan kepada Kepala Desa terpilih yang baru dilantik agar segera bekerja melayani masyarakat sesuai dengan dengan aturan-aturan yang berlaku. “ Carilah warga masyarakat di daerah/desa masing-masing yang belum mempunyai KTP, kerena identitas  sangat penting untuk kebutuhan bantuan dari pemerintah seperti pediikan, BPJS kesehatan dan kebutuhan administrasi yang lainnya “ ujar Bupati
Beliau juga mengapresiasi kinerja panitia pemilihan Kepala Desa PAW yang di anggap sukses, aman, terkendali dan tidak ada gejolak yang signifikan dan mempengaruhi jalannya Pemilihan tersebut.
Bupati juga mengingatkan dan meminta agar Kepala Desa yang baru terpilih untuk mengedepankan kegiatan sosial masyarakat terlebih dahulu, jangan sampai ada perbedaan pelayanan antara pendukung atau yang tidak mendukung dan harus mengedepankan persatuan warga setempat.
“ Jangan ada pungli, bekerjalah secara transparan,  jangan sampai baru dilantik ada kades yang terkena OTT (Operasi Tangkap Tangan), gunakan kepercayaan masyarakat ini sebaik-baiknya “ gurau Bupati di akhir sambutannya.  (brt)

Share:

PEMBUKAAN JEMBER OPEN MARCHING BAND COMPETITION ( JOMC) 2017

TEROPONG TIMUR ONLINE -Jbr

Acara pembukaan penyelenggaraan Jember Open Marching Band Competition (JOMC) VI, di Stadion Jember Sport Garden (JSG) Kabupaten Jember ditanadai dengan dipukulnya GONG oleh Bupati Jember, dr Hj Faida MMR sebagai tanda di mulainya event (jum at 27/10).  Event yang diikuti empat negara termasuk dari Indonesia itu dimulai hari ini, Jum’at (27/10/2017), hingga dua hari kedepan, Minggu (29/10/2017)
Acara ini juga dihadiri oleh semua unsur dalam jajaran FORPIMDA diantaranya Bupati, Kapolres Jember, dan beberapa kepala dinas Kab. Jember.

“ Welcome to Jember International Delegation from Japan, Thailand, Sout Africa”. Begitu kata pertama sambutan Bupati kepada peserta competision
“ Peserta yang ikut kompetisi ini saya lihat masih muda-muda. Tentu dengan semangat Sumpah Pemuda. Banyak pemuda-pemuda di Indonesia, khususnya Jember, bisa mengikuti jejak mereka untuk berprestasi. Siapa pun juaranya, mereka yang terbaik,” ujar Bupati Faida.

“ Dengan semangat Hari Sumpah Pemuda s, diharapkan banyak generasi muda yang bisa berprestasi seperti peserta yang ikut dalam kompetisi ini “ tambahnya

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pemkab Jember, Dedi M Nurahmadi mengatakan, saat ini ada empat negara yang mengikuti JOMC. Yakni Afrika Selatan, Jepang, Thailand, dan Indonesia dengan total jumlah peserta 16 tim.

JEMBER OPEN MARCHING BAND COMPETESION (JOMC) VI ini merupakan event internasional maka dewan juri yang akan menilai event ini juga dari beberapa negara, yaitu dari Amerika Serikat, Malaysia, Taiwan, Thailand, dan Indonesia.Dimana ada beberapa kategori lomba akan dinilai oleh dewan juri. Di antaranya street parade, show band, drum battle, solo contest, dan color guard contest. (brt)

Share:

MENGENAL LEBIH DEKAT DENGAN BACABUP BONDOWOSO

Bondowoso, Teropong Timur Online

Sosok yang sederhana , namun tegas,  sangat peduli wong cilik, seorang pengusaha agribis , petani dan Politisi santun mencalonkan sekaligus Bakal Calon Bupati (Bacabup - Red) yang akan running Pilbup Bondowoso 2018 tahun depan. Siapa dia ?, Adalah Haji Nawiryanto Winarno , SE, Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Bondowoso yang saat ini juga merencanakan sesuatu yang akan membawa masyarakat Bondowoso ke depan lebih baik.
Adapun rencana tersebut di utarakan dan di siapkan oleh timnya yang selalu siap dalam membantu kepentingan masyarakat.
Kalau di lihat dari langkah - langkahnya tentu kita sebagai warga sangat tahu bahwa semua langkah yang di lakukan oleh setiap calon yang akan naik sebagai calon Bupati pasti akan memikirkan masyarakat karena beberapa keinginan untuk berhasil menjadi Bupati, akan tetapi setelah duduk sebagai Bupati sulit untuk memikirkan langkah selanjutnya, akan tetapi lain dengan yang satu ini, sosok H.Mardiyanto Winarno SE, yang sebelumnya bukan seorang pengusaha ataupun setelah menggeluti usahanya tetap santun kepada siapapun saja, kapanpun saja di hubungi via telpon seluler pasti selalu di angkat, mendatangi dan membantu siapapun saja yang butuh pertooongannya, karena itu sangat tidak heran kalau H. NAWIRYANTO WINARNO, SE selalu di senangi kehadiran di tengah masyarakat Bondowoso.
Masalah yang ada di masyarakat selalu di bantu dengan timnya, tidak melihat waktu atau tempat, semua anggota atau timnya pasti akan melayani masyarakat dengan baik sesuai dengan Tupoksi yaitu di Sebuah Lembaga yang di pimpinnya. RED

Share:

HAJI NAWIRYANTO WINARNO, SE "POSITIF" SEBAGAI BAKAL CALON BUPATI BONDOWOSO DARI JALUR INDEPENDENT

Bondowoso, Teropong Timur Online

H.Nawiryanto Winarno, SE Ketua DPC HANURA Bondowoso mendatangi KPU Bondowoso pada tanggal 27 Oktober 2019 dengan maksud untuk menanyakan tentang persyaratan dirinya sebagai Calon Bupati Bondowoso periode 2018 -2023.
Dirinya ( Haji Nawiryanto - Red ) hadir bersama Mahfud Ketua PKPI DPC Bondowoso dan timnya langsung di terima oleh Junaedi,SH selaku Anggota Komisioner KPU bersama timnya, selanjutnya terjadi tanya jawab terkait proses pendaftaran sebagai Calon BUPATI BONDOWOSO, Hal ini berjalan sesuai dengan prosedur, yaitu persiapan para calon yang berangkat dari jalur. Independent dengan melakukan penyetoran 50 Ribu E-KTP yang di dapatkan dari seluruh Warga Bondowoso di 23 Kecamatan, dan Haji Nawiryantopun bersama timnya sudah siap untuk maju dengan mempersiapkan E-KTP di 219 Desa seKabupaten Bondowoso.

Selanjutnya dirinya ( Haji NAWIRYANTO - RED ) saat konfirmasi khusus dengan Tim TEROPONG TIMUR menegaskan bahwa dia sangat mendukung ke empat putra terbaik Bondowoso yg sudah siap mencalonkan Bupati melalui partai pengusung dan para pendukungnya, diantaranya adalah H.Ahmad Dafir, SPAI, DRS. Kyai Haji Salwa Arifin, Irwan Bahtiar Rahmat, SE, dan Supriyanto, SH yang masing - masing memiliki history positif dengan dirinya atau juga keluarga H.Nawir, misalkan H.Ahmad Dafir yang juga pernah di dukung saat pencalonan periode lalu di daerahnya, Irwan juga pernah di dukung di Blindungan, Kyai Salwa Arifin adalah putra dari Kyai Togo Guru Besar Ayah kandung Haji Nawiryanto di Ponpes Mambaul Ulum dan Supriyanto juga mantan adik Kelas saat SMP Negri 2 Bondowoso, karena itu semuanya tidak bisa terpisahkan. 

Dirinya ( H.Nawiryanto - Red ) sebagai calon Bupati nantinya sangatlah wajar karena sebagai warga masyarakat Bondowoso mempunyai hak yang sama untuk menjadi pemimpin Bondowoso.

Di katakannya bahwa dalam kompetisi biasanya nanti ada yang saling memfitnah, mencekal, saling membunuh karakter sehingga kharisma kepemimpinan pada para pendukungnya akan hilang, berlomba-lomba menguasai masyarakat, kelompok pergerakan /aktifis ,komponen masyarakat tertentu, menakut nakuti masyarakat, bahkan berusaha menguasai semua Kepala Desa dan akan menguasai jalur PPS dan KPPS di TPS setempat  kalau bisa akan menguasai PANWAS dan KPU serta juga akan berusaha menjadi calon tunggal,

Di katakannya bahwa langkah obyektif akan lebih indah, semua calon menjadi calon yang sehat, bersahabat, kebersamaan membangun tali persaudaraan dan membiarkan masyarakat untuk menentukan pilihannya sendiri tanpa ada unsur paksaan.

Dan kalau hal itu di lakukan, maka Bondowoso ke depan akan menjadi masyarakat adem ayem tentrem kertoraharjo, tanpa membedakan etnis ras, rukun antar agama dan kepercayaan, disinilah akan membawa kesejahteraan masyarakat bagi Bondowoso.

"Saya yakin kalau pemimpin akan berprinsip ing ngarso sungtulodo ing madyo mangun karso tutwuri handayani maka akan tercipta kedamaian dan kesejahteraan " ujarnya. Di ditambahkannya bahwa seorang pemimpin bukanlah menjadi seorang pemimpin penjahat yang terselubung, mementingkan dirinya sendiri, kelompok dan golongan serta menjadikan Calon yang berangkat dari jalur Independent juga bukan di jadikan sebagai CALON TUMBAL. RED.

Share:

UPAYA DITJEN IMIGRASI TEKAN JUMLAH TKI ILLEGAL

TEROPONG TIMUR ONLINE Jbr -

Dalam rangka untuk mencegah terjadinya tindak pidana penyelundupan manusia dan perdagangan orang, Ditjen Imigrasi berserta unsur Forpinda melakukan kerjasama dalam acara Forum Diskusi masyarakat di pendopo Graha Wahyawibawa Kabupaten Jember (26/10). acara ini di adakan di Kabupaten Jember karena menurut data Ditjen Imigrasi Kabupaet Jember merupakan salah satu kabupaten yang jumlah pengiriman TKI nya termasuk paling banyak.

Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM  berkoordinasi dengan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) serta Kementerian Luar Negeri untuk mengantisipasi bertambahnya tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di luar negeri secara ilegal. Pasalnya  saat angka TKI non prosedural meningkat maka potensi mereka menjadi korban perdagangan orang juga semakin tinggi.

Dalam rangka pencegahan WNI menjadi korban TPPO atau tindak pidana penyelundupan manusia dan perdagangan orang , Ditjen Imigrasi dapat menunda penerbitan paspor dan penundaan keberangkatan pada saat pemeriksaan keimigrasian,.

Menurut  data yang ada Ditjen Imigrasi dari bulan januari sampai oktober menunda keberangkatan TKI  sekitar 4880 orang. Adapun yang di batalkan keberangkatannya 920  orang..Seluruh WNI yang ditunda pemberian paspor atau keberangkatannya diduga hendak menjadi calon TKI non prosedural berdasarkan hasil penilaian Ditjen Imigrasi yang bekerjasama dengan BNP2TKI dan Kementerian Tenaga Kerja..

"Kami berusaha mencegah dan menyadarkan mereka untuk melalui prosedur yang benar dengan menunda pembuatan paspor bagi yang tidak melakukan rekrutmen yang benar, modus operandi dengan umrah, untuk ziarah," kata Cucu Kosala

"Padahal imigrasi tidak hanya melakukan pelayanan tetapi juga penegakan hukum  agar mereka menyadari bahwa kalau tidak lewat prosedur benar, mereka menjadikan dirinya rentan perdagangan orang, perbuatan semena-mena oleh pengguna mereka di luar negeri," tambah  Cucu Kosala

Penegakan hukum juga bisa dilakukan terkait pengiriman TKI ilegal ke luar negeri sepanjang berkaitan dengan undang-undang keimigrasian. baik itu yang melakuakan ( petugas Imigrasi ) maupun yang akan di berangkatkan. (brt)

Share:

INTERNASIONAL JEMBER OPEN MARCHING COMPETITION VI - 2017

TEROPONG TIMUR ONLINE Jbr- 

Event spektakuler internasional di kembali digelar  di Kabupaten Jember dengan format acara Internasional Jember Open Marching Competition VI – 2017 (JOMC). Kompetisi Marching Band ini digelar 27 Oktober – 29 Oktober 2017 mendatang di Stadion Jember Sport Garden (JSG). Peserta yang mengikuti berasal dari berbagai negara. Antara lain dari negara Thailand, Jepang dan Afrika Selatan. Dari Indonesia sendiri berasal dari berbagai daerah seperti Malang, Surabaya, Banjarmasin, Tangerang dan Jember sendiri.
Sejumlah peserta internasional dari Jepang, Afrika Selatan, dan Thailand, sudah tiba di Jember termasuk dari  Indonesia

Sementara itu, Bupati Jember dr Hj Faida MMR menyambut baik pagelaran event tahunan tersebut.. Event ini sekaligus juga sebagai ajang promosi bagi Jember, sebab banyak tamu dari luar negeri yang datang dan bisa menikmati segala potensi di Jember, khususnya sektor pariwisata, kuliner, serta oleh-oleh khas Kabupaten Jember. (brt)

Share:

DEKLARASI DAMAI PSHT DENGAN BONEK

TEROPONG TIMUR ONLINE Jbr - 

Menindak lanjuti terjadinya perseteruan antara PSHT dan BONEK saat pertandingan sepak bola Persigo Semeru  FC Lumajang melawan Persebaya beberapa waktu yang lalu,  Forkopimda, Ketua PSHT Jember dan Ketua Korlap Bonek Jember menggelar deklarasi damai antara PSHT Jember dengan suporter Bonek Jember di alun-alun selasa (24/10) dengan tujuan untuk mengantisipasi terulangnya kejadian bentrok atau kerusuhan antara PSHT Jember dengan Bonek Jember
“Adapun dasar deklarasi damai ini untuk menyelesaikan perseteruan kedua belah pihak atas kejadian kerusuhan saat pertandingan antara Persigo Semeru FC Lumajang melawan Persebaya Surabaya di stadion JSG Jember" ungkap Kapolres Jember, AKBP Kusworo Wibowo SH SIK MH
Deklarasi damai berisi agar keduabelah pihak bersama - sama untuk menjaga persatuan dan kesatuan, menjaga perdamaian dan menghormati hukum,  juga menyampaikan penerapan pasal - pasal terkait pengeroyokan dan pengerusakan serta apa saja ancaman hukumannya. Harapan kedepan atas penyampaian kita agar kedua belah pihak mengetahui dan mematuhi aturan-aturan hukum dan untuk yang bermasalah pidana terkait insiden kerusuhan sudah terproses secara hukum.
Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo SH SIK MH menambahkan "Untuk pelaku pengeroyokan  begitupula terhadap pelaku penyebar ujaran kebencian sudah kita tangkap dan kita tahan untuk menjalani proses hukum. Mari kita ciptakan suasana jember agar tetap aman dan kondusif. Jika dikemudian hari ada pelanggar berupa pidana diantara keduabelah pihak, maka semua sepakat untuk pelaku pelanggaran diberi tindakan tegas,"
Pimpinan kedua belah pihak tadi sudah berpelukan, dan mendapat sambutan baik dan disaksikan oleh 4 ribu anggota PSHT dan sekitar 1200 Bonek Jember yang hadir di alun-alun Jember.Deklarasi Damai tersebut berjalan aman, kondusif dan terkendali. (brt)

Share:

PERNIKAHAN SESAMA JENIS TERANCAM DI PENJARA

TEROPONG TIMUR ONLINE Jbr –

Pernikahan sesama jenis di Indonesia merupakan pelanggaran hukum. Hal ini jelas melanggar jika mengacu pada UU No. 1 tahun 1974 tentang perkawinan. Dimana perkawinan yang diakui adalah perkawinan yang dilangsungkan oleh seorang laki-laki dan perempuan 
Kasus pernikahan sejenis baru-baru ini terungkap di Jember. Berawal di tangkapnya pasutri sesama jenis oleh resmob Polres Jember beberapa waktu yang lalu, Polres Jember melakukan  Press Realease terkait kasus tersebut selasa (24/10)
Dimana kronologi yang dijelaskan  Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo SH SIK MH
– Kedua pelaku yang berperan laki-laki bernama Mohammad Fadholi warga Dusun Plalangan, Desa Glagahwero, Kecamatan Panti, sedangkan yang berperan sebagai perempuan adalah Ayu Puji Astutik, yang memiliki nama ssli Saipul Bahri warga Dusun Krasak, Desa Panca Karya, Kecamatan Ajung diketahui sudah menjalin hubungan pacaran selama satu tahun. Mereka menjalin cinta sejak 1 Juli 2017 lalu,  kedua pelaku ingin meneruskan hubungan mereka lebih jauh. Hal ini dibuktikan kedua pelaku telah mengurus surat pernikahan dengan mencantumkan serta mengisi formulir pernikahan N1-N5. Namun sayangnya kedua pelaku dengan sengaja memalsukan identitas masing-masing. Setelah mengurus surat pernikahan, pada awal bulan Juli 2017 mereka melangsungkan acara pernikahan dengan proses resepsi.
Menurut beberapa warga disekitarnya selama tiga bulan berjalan mereka mulai curiga dan mempertanyakan status sang mempelai perempuan. Kecurigaan itu bermula dari suara sang istri yang cenderung besar layaknya seorang lelaki. Namun­ kecurigaan itu dimentahkan, sang suami meyakinkan warga jika istrinya tersebut adalah benar-benar wanita.
Menurut KUA yang merasa kecolongan kedua pelaku datang ke KUA untuk mengurus surat-surat. Kala itu, petugas tak mencurigai, sebab calon mempelai perempauan berpakaian selayaknya perempuan dengan mengenakan jilbab. apalagi dengan postur badan yang kecil serta suara yang pelan, sehingga petugas mengansumsikan kalau keduanya adalah laki-laki dan perempuan. Ketika melangsungkan pernikahan pihak istri menggunakan Wali bukan orang tuanya sendiri tetapi orang lain.
Lebih lanjut Kusworo menjelaskan “ Pelaku yang berperan laki-laki bernama Mohammad Fadholi ini menyadari bahwa istrinya ini adalah seorang laki-laki, karena sebelum menikah hubungan keduanya diawali dengan pacaran selama satu tahun dan melanjutkan ke jenjang pernikahan. Saat ini, pasangan tersebut ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian, karena mereka terbukti sengaja memalsukan surat-surat yang menjadi syarat pernikahan. Bahkan saat itu, calon pengantin perempuan mengaku tak memiliki keluarga, sehingga wali nikahnya menggunakan orang lain, bukan ayah atau keluarga lelaki seperti pernikahan pada umumnya “
Sebagaimana diketahui, pelaku yang berperan laki-laki bernama Mohammad Fadholi warga Dusun Plalangan, Desa Glagahwero, Kecamatan Panti, sedangkan yang berperan sebagai perempuan adalah Ayu Puji Astutik, yang memiliki nama asli Saipul Bahri warga Dusun Krasak, Desa Panca Karya, Kecamatan Ajung. Sementara barang bukti yang berhasil diamankan aparat berupa buku nikah.
Sampai sejauh ini polisi masih menyelidiki keterlibatan pihak lain yang tersangkut dalam kasus pemalsuan surat-surat atau dokumen yang sah.
Atas perbuatan mereka, keduanya akan dijerat Pasal 263 KHUP, karena diduga sengaja memalsukan surat-surat dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara. Selain itu, mereka juga dikenakan Pasal 266 KUHP lantaran dianggap telah memberikan keterangan palsu dalam fakta otentik dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.(brt)

Share:

HATI-HATI DALAM MENJALANKAN PROGRAM DD/ADD, BISA MASUK APABILA SALAH MELANGKAH

Bondowoso, Teropong Timur Online

Pernyataan tersebut di ungkapkan oleh salah satu aktifis Lembaga yang hadir pula dalam acara Sosialisasi yang di laksanakan pada Hari Rabu, Tanggal 25 Oktober 2017 di Aula Kecamatan Tlogosari Kabupaten Bondowoso.
Pihak Kejaksaan Negeri yang hadir dan memberikan Sosialisasi adalah Hadi Marsuditono, SH bersama Timnya, berpesan bahwa proses hukum tetap jalan apabila dalam menjalankan program DD/ ADD yang cair juga tertanggal hari ini masih di tangani secara sembarangan oleh para Kepala Desa.
Acara Sosialisasi tersebut menghadirkan semua Kepala Desa se Kecamatan Tlogosari yang intinya adalah untuk membangun Desa yang di pimpinnya agar masyarakat lebih tenang, damai dan sejahtera.
Drs. Dodik Siregar selaku Kepala Kecamatan Tlogosari juga berharap bahwa semua pihak harus ikut memantau jalannya program DD/ADD agar semua Kepala Desa bisa melaksanakan program tersebut dengan benar. ADI

   

Share:

NAWIRYANTO WINARNO, SE. KETUA DPC HANURA BONDOWOSO OPTIMIS PARTAI HANURA JATIM AKAN MENJADI TERBAIK SEBAGAI PEMENANG SESUAI TARGET KETUA DPD JATIM HAJI KELANA APRILIYANTO, SE

Surabaya, Teropong Timur Online

Seperti yang sudah di beritakan di Media Teropong Timur Online bahwa semua langkah yang di lakukan oleh Nawiryanto bersama Tim Hanura DPC Bondowoso benar- benar mencari kader-kader yang bisa bekerja untuk memperoleh hasil terbaik bagi Hanura yang intinya agar Hanura di Bondowoso bisa mewujudkan wakil di setiap Dapil, hal ini di utarakan secara jelas pada saat Rapat Koordinasi Partai Hanura yang di hadiri oleh Pengurus DPC Hanura se Jawa Timur di Hotel AMARIS Jalan Bintoro Nmr 29 Surabaya Jawa Timur.
Dalam Rapat tersebut yang beberapa kali di jelaskan oleh Para Pengurus DPD Hanura Jatim bahwa untuk saat ini adalah di upayakan perbaikan Data Sipol yang sudah di terima KPU masing - masing Daerah dengan dasar Data dari KPU PUSAT yang di ketahui oleh masing - masing Partai termasuk DPP HANURA PUSAT.
Perbaikan tersebut di utamakan kepada para DPC yang masih belum lengkap atau tidak sesuai dengan data milik DPP HANURA dan di sesuaikan dengan laporan terakhir yang di kirimkan oleh masing - masing DPC.
Sedangkan untuk DPC HANURA BONDOWOSO telah di jelaskan oleh Nawiryanto Winarno, SE selaku Ketua DPC Hanura Bondowoso bahwa dari awalnya saja sejak di lantik menjadi Ketua DPC tidaklah mudah untuk menarik simpati warga atau masyarakat Bondowoso karena pada awalnya Hanura Bondowoso hanyalah salah sistem dalam kepengurusan Pengurus Partai sehinggaPemilu Tahun 2014 tidak mendapatkan kursi DPRD,  oleh karena itu saat Nawiryanto Winarno tersebut menjabat sebagai Ketua DPC Partai Hanura Bondowoso sudah memperbaiki sistem yang salah, walaupun masih banyak kekurangannya, hal ini benar-benar di nyatakan dengan berbagai langkah sehingga proses pendaftaran di KPU Bondowoso berhasil di terima.
Pernyataan Nawiryanto tersebut juga langsung di tambah oleh Bapak Warsito, SE selaku Sekretaris DPD HANURA Jatim dan Haji Kelana  Apriliyanto, SE selaku Ketua DPD HANURA JATIM bahwa kebersamaan Para Kader Hanura Jatim bisa menjadikan HANURA Jatim menjadi Lumbung Hanura suara terbanyak tingkat Nasional.

Idrus Alwi, SE selaku Ketua BAPILU JATIM ( Badan Pemenangan Pemilu Jatim -  Red ) juga menambahkan bahwa dirinya akan menyusun struktur sampai tingkat Ranting agar kemenangan bisa segera di wujudkan.

Selanjutnya dalam Rapat itu juga ada keterangan dari DPC KEDIRI yang mengatakan bahwa DPC KEDIRI mendapatkan bantuan Pendamping dan perangkat Print out untuk kemudahan dalam pembuatan dan pendaftaran Anggota dan ini adalah bentuk perhatian DPD Jatim untuk menuju kemenangan, di lain pihak sempat timbul uneg-uneg dari para DPC lainnya yang tentu saja masih belum ada anggota DEWAN dari Partai Hanura, " Perlu ada pemikiran serius seperti yang sudah saya utarakan tadi " tegas Nawiryanto Winarno, SE.
Sampai berita ini di tayangkan DPD Jatim masih belum memberikan statement terkait dengan Pembicaraan dalam Rapat tersebut, hanya saja untuk DPC HANURA BONDOWOSO di bawah kepemimpinan Nawiryanto akan tetap berjuang demi Hanura ke depan, sesuai juga harapan Para Kader HANURA untuk sebagai Pemenang terbaik di Jawa Timur. RED.

Share:

CANGKRUK DAN NGOPI, KAMTIBMAS BERSAMA KANG TAUFIK ( KAPOLRES BONDOWOSO )

Bondowoso, Teropong Timur Online

AKBP Taufik Herdiansyah Zainardi SIK SH, Kapolres Bondowoso dalam kunjungan simpatiknya ke Desa Sulek Kecamatan Tlogosari di beri Banner yang merakyat "CANGKRUK DAN NGOPI, KAMTIBMAS BERSAMA KANG TAUFIQ ternyata benar - benar berhasil menarik sympati Masyarakat Desa Sulek dengan banyak hadirnya Masyarakat Desa Sulek dan seluruh MUSPIKA Kecamatan Tlogosari di Balai Desa Sulek.
Dalam acara tersebut Kapolres memberikan Wejangan begitu banyak terkait kebersamaan masyarakat dalam menjaga Kamtibmas di Desa Sulek Khususnya, Bondowoso umumnya, selain itu apabila ada suatu kejadian yang mencurigakan mohon untuk selalu koordinasi dengan Kepala Desa bersama Pihak Kepolisian yang sudah di tugaskan di masing - masing Desa.
Kepala Desa dan Seluruh Muspika KECAMATAN TLOGOSARI juga memberikan support untuk Kepolisian Resort Bondowoso dan Jajarannya tentang penanganan setiap masalah yang terjadi khususnya di desa Sulek, selain itu juga mengucapkan terima kasih yang sangat dalam karena dengan adanya Kedatangan Kapolres di Desa Sulek adalah ada tambahan rasa nyaman dan damai bagi warga.
Dalam session terakhir pesan Kapolres kembali di sampaikan bahwa Rasa aman dan nyaman bagi warga adalah dengan saling menjaga antar warga itu sendiri pada awalnya, saling mengingatkan dan di tumbuhkan rasa kebersamaan. ADI

Share:

PERTANDINGAN UJI COBA PERSID VS TIMNAS U-19 BERAKHIR IMBANG.

TEROPONG TIMUR ONLINE  Jbr        Kehadiran Garuda Muda di Jember ini atas undangan pemkab setempat. Bupati sengaja mengundang Timnas U-19 agar menjadi penyemangat bangkitnya kembali sepak bola di Jember, utamanya Persid yang menjadi kebanggaan masyarakat Jember.

Persid Jember mampu menahan imbang tanpa gol dalam pertandingan persahabatan melawan Timnas Indonesia U-19 di Stadion Jember Sport Garden (JSG) Jember, Sabtu (21/10/2017) sore. Pertandingan selama 2 X 45 menit dalam waktu normal ini, PERSID berhasil menahan imbang kedudukan imbang 0 -0. Beberapa peluang emas yang dihasilkan para pemain Timnas U-19 juga tak bisa dikonversi menjadi sebuah gol. Walaupun digempur beberapa kali oleh tim asuhan Indra Sjafri ini, namun punggawa Persid masih bisa menghalaunya hingga menit tambahan terakhir usai. Bagi Timnas, laga uji coba melawan Persid ini merupakan tes terakhir skuat Garuda Nusantara sebelum berlaga di kualifikasi Piala Asia U-19 di Korea Selatan pada 31 Oktober-8 November 2017, mendatang.

Sementara itu, Bupati Jember, dr Hj Faida MMR, mengatakan, pertandingan ini adalah pertandingan persahabatan, pertandingan inspirasi, sekaligus juga untuk memotivasi para pesepakbola di Jember agar terus meraih prestasi. Terkait jumlah penonton yang membeludak, Faida mengaku senang sekali, karena Stadion JSG penuh dan tidak ada bangku yang kosong. “Animo masyarakat Jember pun sangat besar terhadap pertandingan ini. Diperkirakan 25 rib penonton memenuhi Stadion Jember Sport Garden di seluruh tribun " ujar Faida.

Usai berlaga, Pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri, mengapresiasi permainan Persid yang mampu menahan imbang skuat Garuda Muda. Meski menurut dia, Timnas U-19 memiliki banyak peluang yang harusnya bisa menjadi gol. Namun karena permainan dari Persid cukup baik sehingga membuat pertandingan berakhir imbang.

Mantan pelatih Bali United ini juga menyampaikan, Persid memainkan pemain senior dan junior. Hal itu sangat baik memberikan jam terbang dan kolaborasi untuk kedepannya. Selain itu, pertandingan ini juga sebagai motivasi pemain Timnas U-19 untuk lebih baik lagi menghadapi kualifikasi di Korea Selatan nanti “ tuturnya.

Kedatangan Timnas U-19 ini atas undangan Pemkab Jember dan tiba di Jember selama 4 hari berada di Jember tim asuhan pelatih Indra Sjafri tersebut sudah diagendakan melakukan sejumlah kegiatan. Diantaranya pertandingan uji coba melawan Persid Jember dalam rangka persiapan Kualifikasi Piala Asia di Korea Selatan pada 28 Oktober mendatang.

Adapun dalam pengamanan pertandingan kali ini, jumlah aparat keamanan yang diterjunkan sebanyak 650 personel gabungan, yang terdiri dari Polri dan TNI. Mereka disiagakan untuk mengamankan jalannya pertandingan yang disaksikan oleh hampir 30 ribu penonton.

“Dalam kegiatan pengamanan pertandingan sepak bola kali ini, kami menerjunkan sebanyak 650 personel gabungan dari Polri dan TNI. Semua suporter yang masuk juga dilakukan sweeping senjata tajam, minuman keras, dan lain-lain untuk mengantisipasi terjadinya kerawanan keamanan,”  ujar Kapolres Jember, AKBP Kusworo Wibowo

Beliau juga  menjelaskan  " Berdasarkan perkiraan intelejen kita, tidak ada resistensi atau kerawanan dipertandingan sepak bola Persid Jember melawan Timnas Indonesia U-19 ini Sudah kami prediksi bahwa penonton bisa lebih dari kisaran 20 sampai 25 ribu, dan terbukti hampir penuh padahal kapasitas tribun 30 ribu “

Dengan membludaknya penonton ini, kami  juga sudah menyiapkan lahan-lahan kosong di luar halaman stadion untuk lokasi parkir kendaraan. Jika kapasitas parkir kendaraan di – Meski sempat ada insiden bentrok antara PSHT dengan Bonek pada pertandingan Persebaya vs Persigo Semeru FC beberapa waktu lalu, namun pertandingan sepakbola persahabatan Persid Jember melawan Tim Nasional (Timnas) Indonesia U - 19 yang digelar di Stadion Jember Sport Garden (JSG) Jember, Sabtu (21/10/2017) sore, berjalan aman. areal halaman stadion sudah tidak lagi menampung, maka kendaraan-kendaraan para suporter akan ditempatkan di lahan yang sudah di sediakan tersebut dengan menempatkan petugas keamanan untuk mencegah terjadinya aksi pencurian.

Kendati begitu, kepolisian tetap melakukan pengamanan ekstra ketat, agar peristiwa bentrok maupun kerusuhan tak terjadi dalam pertandingan kali ini. Untuk itu, Kusworo mengatakan, polisi melakukan sweaping terhadap setiap penonton yang masuk ke stadion JSG sebanyak dua kali. Pertama di pintu gerbang masuk area JSG, dan kemudian di pintu kedua pintu masuk ke dalam stadion. ( brt )

Share:

H.NAWIRYANTO WINARNO,SE MERANGKUL SEMUA TOKOH, DEMI MERAIH SATU TUJUAN

Bondowoso, Teropong Timur Online

Perjalanan Politik yang di lakukan oleh seseorang benar – benar tidaklah sama antara satu dengan lainnya, seperti yang di lakukan oleh H.Nawiryanto Winarno,SE yang dalam Perjalanan Politiknya terhitung masih baru kalau di bandingkan dengan para Tokoh Politik yang sudah menjalani “ Permainan Politik “ di Bondowoso tersebut, akan tetapi kalau kita melihat langkahnya begitu mencengangkan beberapa pihak, perjuangannya ( Haji Nawir – Red ) mulai dari Anak Ranting yang terbawah sangat menyentuh semua pihak, hal ini pernyataan dari seorang Pemerhati Politik yang sempat memberikan keterangan pada Tim Teropong Timur Online di rumahnya, Hartono salah satu Pemerhati Politik di Bondowoso menjelaskan dengan lugas bahwa H.Nawiryanto Winarno, SE atau juga sering di panggil H.Darma tersebut telah berhasil merangkul beberapa pihak, mulai dari ORMAS, Tokoh Masyarakat, para aktifis dan lainnya sehingga semuanya melakukan satu pernyataan bahwa visi dan misi Partai yang di Pimpin oleh Haji Nawiryanto Winarno, SE yaitu Hanura akan benar-benar di ikuti karena sangat jelas sekali bahwa Rencana ke depannya patut bisa di perhitungkan.
Adapun ORMAS yang “merapat” ke Partai Hanura atau ke Haji Nawir tersebut adalah LAKI, GMPK dan Tokoh – tokoh lainnya.
Hasil Pantauan Tim Teropong Timur bahwa yang selama ini di lakukan oleh Haji Nawiryanto adalah dengan mempermudah para Petani Tebu dan Kentang dengan memberikan bantuan Bibit serta lainnya untuk mensukseskan proses tanaman para Petani, selain itu juga memebrikan bantuan berupa modal sehingga semua petani yang selama ini sangat kesulitan dalam bercocok tanamnya menjadi sangat gampang.
Salah satu Petani yang juga sempat di Konfirmasi Tim Teropong , Pak Her warga Desa Tapen yang mengatakan bahwa bantuan dari Haji Winarno tersebut sangatlah banyak terhadap kelompok Taninya, hal ini di buktikan dengan adanya pinjaman Bibit Tebu dan juga segala sesuatunya.
Beberapa ormas LAKI dan GMPK serta Aktifis Lembaga yang juga sempat memberikan sumbangsih pemikiran kepada Haji Nawir tersebut di utarakan juga saat pertemuan yang di laksanakan di Hotel Ijen View Tamansari Bondowoso pada tanggal 22 Oktober 2017, semuanya menyatukan visi dan misinya dengan Haji Nawiryanto Winarno yang saat ini menjabat sebagai Direktur Utama PT Teropong Post Jaya, Ketua DPC Hanura Bondowoso, Ketua DPP LSM Teropong, Pimred Teropong Timur News dan Online, Pengurus Alainsi TIM 8 Kabupaten Bondowoso dan Pengawas Ormas GMPK ( Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi ) Kabupaten Bondowoso.




Pemikiran ke depan Haji Nawiryanto Winarno, SE sebenarnya sangatlah sederhana, akan tetapi mempunyai pemikiran yang juga bisa membawa masyarakat Bondowoso Umumnya bisa lebih baik dari sebelumnya yaitu akan menyuarakan uneg – uneg Masyarakat Khususnya Bondowoso di Kancah Perpolitikan Bondowoso dengan di dudukkannya Wakil Rakyat yang sebelumnya akan di ikutkan dalam pesta Demokrasi yang akan di laksanakan pada Tahun 2019 mendatang, selanjutnya dengan wakil Rakyat dari Parpol yang di pimpinnya tersebut akan benar-benar membawa Masyarakat Bondowoso ke arah kedamaian, kesejahteraan serta semua aspirasi masyarakat di bentuk dalam hal nyata, bukan khayalan semata. RED
Share:

DPC HANURA BONDOWOSO BERHARAP KEMENANGAN DI BALIK AWAN KELABU

Oleh H.NAWIRYANTO WINARNO, SE
KETUA DPC HANURA KABUPATEN BONDOWOSO

Partai politik di Indonesia adalah
organisasi yang bersifat nasional dan dibentuk oleh sekelompok warga negara Indonesia secara sukarela atas dasar kesamaan kehendak dan cita-cita untuk memperjuangkan dan membela kepentingan politik anggota, masyarakat, bangsa dan negara, selain itu juga untuk memelihara keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Pengertian ini tercantum dalam pasal 1 ayat 1 Undang-Undang No. 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik.
Partai Hanura adalah partai yang juga ikut dalam memperjuangkan segala bentuk kebaikan untuk masyarakat, yang intinya adalah menomor satukan kepentingan masyarakat, bukan semata - mata untuk kepentingan pribadi dan golongan, oleh karena itu kita kaitkan juga dengan perjuangan - perjuangan yang tiada henti dari Pengurus Partai mulai dari DPP, DPD, DPC, PAC, RANTING dan ANAK RANTING demi keberhasilan Partai itu sendiri yang akhirnya mengarah kepada kepentingan masyarakat secara Global.
Keberhasilan Partai yang di pakai keberhasilan berdasarkan dari kebersamaan dan kepedulian , karena kita tahu bahwa 1 Partai berarti satu tubuh, loyalitas Sesama anggota dan Pengurus, mulai dari DPP sampai dengan ANAK RANTING sangat di utamakan.
Syukur Alhamdulillah Partai Hanura di Jatim telah membuahkan hasil yang cukup maksimal di 38 Kabupaten / Kota yang tersebar di Jatim yaitu ada anggota Partai HANURA telah berhasil duduk sebagai Anggota Dewan di tiap Kabupaten dan Kota, hanya lima Kabupaten dan Kota yang masih belum berhasil duduk sebagai Anggota Dewan, salah satunya adalah BONDOWOSO.
Setiap kegagalan bukan saya anggap sebagai satu kegagalan yang fatal, saya anggap ini adalah satu penyakit yang harus segera teratasi dengan benar, harus di beri obat yang sesuai dengan penyakit itu sendiri, harus di beri infus dan di datangkan Dokter Khusus atau Spesialis agar bisa hidup sempurna, dan dari hal tersebut di atas  saya kaitkan juga dengan bentuk kepedulian DPP dan DPD terhadap Kegagalan dan juga bentuk Perjuangan dari masing - masing DPC, karena setiap Perjuangan bukan hanya berdasarkan Perintah atau Pengumuman semata, akan tetapi perlu suntikan - suntikan agar Partai HANURA bisa besar atau lebih Besar  di JATIM umumnya, Bondowoso khususnya, karena Bondowoso sebenarnya memiliki peluang yang sangat besar untuk bisa meraih kemenangan melebihi dari Kabupaten lainnya, hal ini berdasarkan pemantauan seluruh anggota Partai yang sudah terjun ke lapangan sehingga dasar itulah yang di jadikan langkah untuk kepentingan Partai. Tinggal hal ini Bondowoso ataupun Kabupaten lain yang masih belum mempunyai wakil Rakyat dari partai Hanura memerlukan Amunisi karena sehebat.
Ibarat sebuah peperangan sehebat seperti apapun Taktis dan Strategi Peperangan tanpa Amunisi yang memadai, maka sama saja dengan Anarkis, akan tetapi saya sendiri sadar bahwa Partai Politik bukanlah ajang bisnis, saya paham juga bahwa Politik perlu perjuangan yang  maximal, dari hal itulah saya bersama para Pengurus DPC sampai ke anak Ranting berjuang agar memperoleh hasil yang memuaskan, semoga dengan tulisan saya ini bisa menggugah kepedulian semua pihak, termasuk semua anggota yang merasa memiliki Partai Hanura yang kita Cintai, terima kasih, Wassalam.

Share:

LSM TEROPONG

LSM TEROPONG
SEKRETARIAT : 082264680777

PENGUNJUNG

IKLAN / ADV / PROFILE

IKLAN / ADV / PROFILE
Hubungi Redaksi Teropong Timur WA / Telpon / SMS : 082264680777

Popular

Featured post

LSM, ORMAS DAN AWAK MEDIA BENTUK FORUM KOMUNIKASI

LSM DAN ORMAS Serta WARTAWAN YANG HADIR Bondowoso, www.teropongtimur.co.id Puluhan LSM dan Awak Media Bondowoso Jawa Timur mengapresi...

Blog Archive

Recent Posts