Polres Jember Gagalkan Peredaran Miras Di Penghujung Tahun 2018



TEROPONG Jbr - Komitment Polres Jember pimpinan AKBP. Kusworo Wibowo SH. SIK. MH dalam hal memberantas Miras di tunjukkan melalui jajarannya SatReskrim yang berhasil melakukan penggerebekan pengedar miras di penghujung Tahun 2018 Senin 31/12/2018.

Hasil penggerebekan pengedar miras tesebut berdasarkan informasi dari warga yang kemudian ditindak lanjuti oleh SatReskrim Polres Jember.


Menurut Kapolres yang langsung berada di TKP (Tempat Kejadian Perkara), bahwa "Dari hasil penggerebekan yang terjadi di wilayah Kec. Kaliwates itu berhasil diamankan tersangka berinisial (A) dan ratusan botol Miras berbagai merk (Mansion, Anggur Orang Tua, Bali Hai dll), bahkan ada ratusan botol Alkohol 70% yang akan dicampur dengan suplemen tertentu untuk menambah rasa" terangnya.

Kapolres menambahkan bahwa "Penggerebekan pengedar miras ini akan dikembangkan sampai ke gudang penimbunannya, agar tidak ada pesta miras dalam rangka menyambut tahun baru nanti" ujarnya

Lebih jauh Kapolres AKBP. Kusworo Wibowo SH. SIK. MH mengatakan bahwa tersangka akan di jerat dengan pasal berlapis pasal 204 KUHP dan pasal 300 UU Kesehatan dan Pangan.

Kapolres Jember AKBP. Kusworo Wibowo SH. SIK. MH juga menghimbau kepada masyarakat tentang bahayanya mengkonsumsi miras, dan Polres juga akan melakukan tindakan Represif dan tindakan hukum kepada siapa saja yang melanggar hukum. (brt)
Share:

Polres Jember Gelar ANEV GKTM Periode Tahun 2018


TEROPONG Jbr - Polres Jember pimpinan AKBP. Kusworo Wibowo SH. SIK. MH menggelar ANEV GKTM Periode Tahun 2018 di Aula Mapolres Jember "Rupatama" Senin 31/12/2018.

Kegiatan ANEV dipimpin langsung oleh Kapolres Jember AKBP. Kusworo Wibowo SH. SIK. MH di dampingi Waka Polres Kompol. Bagus Ikhwan Cristian SH,.SIk, dan dihadiri para Kasat dan Perwira Jajaran Polres Jember serta awak media.

Dalam sambutan Kapolres Jember mengucapkan terimakasih Kepada para Kasat, Perwira, dan awak media  yang telah hadir dalam kegiatan Anev tahunan ini.
Acara dilanjutkan dengan Paparan dari Kapolres dengan memaparkan data potensi konflik, tindak pidana dan Penyelasaian tindak pidana tahunan periode 2017-2018, Laka lantas dan pelanggaran Lalulintas periode 2017-2018 dan masih banyak lagi yang lainnya.
Kapolres Jember AKBP. Kusworo Wibowo SH. SIK. MH memaparkan berdasarkan data yang diperoleh dari lapangan menunjukkan seperti grafik dibawah ini






Selain masalah yang dipaparkan diatas Kapolres Jember menambahkan bahwa untuk pengamanan Natal dan menjelang Tahun Baru 2019 sudah dilakukan jajaran Polres Jember dengan menurunkan personil sejumlah 317 dan personil samping 170.
Di akhir acara ANEV GKTM Periode Tahun 2018 ini Kapolres Jember berpesan "Marilah kita melaksanakan tugas dengan baik, semaksimal mungkin untuk Institusi Polri ini, laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, siap siaga, antisipasi konflik sosial yang berkembang di masyarakat, antisipasi terhadap Radikalisme yang berkembang di Kabupaten Jember ini, dan cegah peredaran narkoba" pungkas Kapolres.(brt)
Share:

Kanjeng Sulton Mego Sakti Angkat Bicara Dalam Rapat Makam Buay Nyughang






Pesawaran - Lampung, www.teropongtimur.co.id
Dalam rangka menyelesaikan legalitas Wakaf makam masyarakat adat Lampung dari marga atau keluarga besar Buay Nyughang, maka diadakan rapat khusus baru baru ini (23/12/2018) di Balai Desa Negeri sakti, Gedong Tataan - Pesawaran

Hadir dalam acara tersebut sejumlah unsur tokoh dan pemuda adat Lampung dari marga atau Buay Nyughang yang terdiri dari 3 (tiga) kelompok masing masing adalah Buay Nyughang Lebu Balak, Buay Nyughang Ghulung Helok dan Buay Nyughang Ghulung Liba

Dalam rapat tersebut masing masing unsur pemuda dari 3 (tiga) kelompok telah menyampaikan usulan usulan yang masing masing memiliki keinginan yang sama terkait nazhir atau penguruswakap, kegunaan wakap, legalitas nazhir dan legalitaswakap termasuk hal hal lain.

Untuk nazhir atau penguruswakap masing masing menginginkan agar dibentuk Badan wakap Makam Buay Nyughang yang anggota Pengurusnya dari marga atau Buay Nyughang bukan dari Pemerintah Desa Negeri sakti.

Untuk kegunaan wakap makam tersebut masing masing menginginkan agar wakap makam tersebut khusus untuk Buay Nyughang yang terdiri dari 3 (tiga) kelompok yaitu Buay Nyughang Lebu Balak, Buay Nyughang Ghulung Helok dan Buay Nyughang Ghulung Liba

Ditengah tengah acara tersebut tidak kalah penting juga Kanjeng Sulton Mego Sakti ikut angkat bicara yang keinginanya juga sama dengan sejumlah unsur tokoh dan pemuda Buay Nyughang.

Kanjeng memaparkan bahwa dalam dunia apapun tidak terlepas dengan apa yang dinamakan administrasi dan program bukan program dan administrasi.

Saudara saudaraku yang sangat saya muliakan dari kesekian banyak para unsur pemuda yang hadir ternyata tidak sedikit yang telah berbicara, ada yang bicara hukum, ada yang bicara sejarah, ada yang bicara developer dan ada yang bicara managemen tapi saya disini akan berbicara tentang Pempek” tuturnya dengan nada ramah.

Walaupun tepung terigunya dari Taiwan, gincunya dari China dan openya buatanAmerika tapi kalau adonannya dulu yang dimasukan ke dalam kuali baru minyaknya maka yang jadi bukan pempek akan tetapi gosong” ungkapnya.

“Tapi walaupun bahannya setandar lokal, tepungnya dari Tegal, Gincunya dari Bandung, dan Opennya buatan Cirebon kalau minyaknya yang dimasukan dulu baru adonannya itupun nunggu panas, setelah itu harus di bolak-balik maka baru dinyatakan pempek yang enak di makan” katanya sambil tersenyum.

“Dari uraian cerita pempek tersebut kita bisa mengambil suatu kesimpulan bahwa dalam melakukan pekerjaan dalam bentuk apapun selain kita harus memenuhi segala persyaratan, kita juga harus memperhatikan tahapan tahapan dalam melakukan pekerjaan” jelasnya.

“Begitu juga dalam rapat makam Buay Nyughang, walaupun segala persyaratan sudah semua terpenuhi tapi kalau tahapan tahapan tidak dilakukan sesuai urutannya maka yang terjadi adalah berantakan yang mengakibatkan rapat batal demi hukum” paparnya.

“Dalam dunia apapun, baik dalam dunia tata pemerintahan, dunia politik ataupun dunia perusahaan  tidak terlepas dengan apa yang dinamakan administrasi dan program”.

“Adminitrai terbagi menjadi 3 (tiga) bagian yaitu administrasi bidang kesekretariatan, adminitrasi bidang personalia dan adminitrasi bidang keuangan serta program juga terbagi menjadi 3 (tiga) bagian yaitu perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan”.

“Bila kita hubungkan dengan rapat makam buay nyughang maka sangat jelas kita membutuhkan adminitrasi dan program”lanjutnya.

”Untuk adminitrasi bidang kesekretariatan kita sangat butuh legalitas perkumpulan yaitu legalitasnazhir atau penguruswakap, legalitas objek wakapnya termasuk legalitas lain agar segala tindakan yang kita lakukan memiliki kepastian hukum untuk mencapai kekuatan hukum tetap” tandasnya.

“Untuk adminitrasi bidang personalia yaitu tentang siapa yang akan menjadi nazhir atau penguruswakap tersebut”katanya dengan penuh harap.

“Untuk adminitrasi bidang keuangan kita sangat membutuhkan dana anggaran yang terperogram” ungkapnya dengan nada tegas.

“Bicara tentang program kita perlu membuat perencanaan yang terarah, terpola dan terdesain agar program dapat terkondisi dengan sempurna dan dalam pengelolaan atau pelaksanaan program dapat termonitoring secara continyu serta dalam pengawasan program dapat terkendali dengan setabil”. Pungkasnya.

Komentar Kanjeng dalam menyampaikan usulan usulan banyak di respon oleh sejumlah unsur tokoh dan pemuda Buay Nyughang karena dalam komentarnya tidak mengambang akan tetapi banyak mengarah kepada prinsip dan tehnis dalam dunia managemen yang merupakan bekal untuk melakukan segala tindakan dalam segala bentuk kegiatan.

Saat dikonfirmasi sejumlah wartawan usai rapat tersebut Kanjeng tidak banyak komentar kecuali merasa bangga dengan Pemerintah Desa yang sekarang karena banyak program pemerintah Desa yang dapat terwujud. 

Saya bangga dan senang terhadap Sukma Jaya yang telah menjadi pejabat Kepala Desa Negeri Sakti karena saya lihat dengan mata saya sendiri dari tahun ke tahun banyak hal yang berubah terutama banyak terbangun jalan ke seluruh pelosok kampung sehingga jalur transfortasi lancar tidak terputus” katanya dengan nada bersahabat.

Menyikapi tentang acara rapat menurut Kanjeng keputusan rapat belum dinyatakan final karena banyak hal yang tidak memenuhi persyaratan dalam rapat tersebut

“Menurut saya rapat belum bisa dinyatakan syah karena tidak memenuhi syarat dalam perkumpulan adat Buay Nyughang dan belum atau tidak melakukan tahapan tahapan yang harus dilakukan dalam rapat,” tegasnya.

“Namun dibalik itu saya tidak khawatir karena sejumlah tokoh dan pemuda adat Buay Nyughang masing masing memiliki potensi yang tidak mudah terpengaruh interpensi pihak lain” katanya dengan penuh yakin.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut agar terwujud pemberitaan yang fakta, akurat dan berimbang, pihak wartawan berusaha untuk bisa menjumpai sejumlah pihak terkait sebagai nara sumber, namunsampai waktu jadwal penerbitan pihak wartawan belum mendapat waktu yang tepat untuk bisa bertemu dengan sejumlah pihak terkait tersebut.( Dona Firnando)

Share:

Polres Jember Lakukan Sterilisasi Gereja-Gereja


TEROPONG Jbr - Dalam rangka untuk membuat suasana yang aman, nyaman dan kondusif saat perayaan Natal nanti, Kapolres Jember AKBP. Kusworo Wibowo SH. SIK. MH. beserta jajarannya melakukan Sterilisasi ke Gereja-gereja di Kabupaten Jember Senin 24/12/2018.

Kegiatan Sterilisasi gereja yang di gelar Polres Jember kali ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Polda Jatim Kombes Arnapi yang bertugas untuk melihat kesiapan yang dilakukan Polres Jember dalam menyambut Hari Natal dan Tahun Baru 2019. 

Dalam wawancara dengan awak media Kapolres Jember AKBP. Kusworo Wibowo SH. SIK. MH mengatakan bahwa "Polres Jember telah menempatkan personilnya di masing-masing gereja dan akan bekerja sama dengan pihak keamanan yang lain termasuk pengurus gerejanya" ujarnya.

Kapolres menambahkan "Polres Jember mengutamakan Keamanan dan Kenyamanan oleh karena itu untuk menjaga supaya tidak terkesan terlalu protektif dengan melakukan pemeriksaan satu-persatu para jemaahnya maka petugas akan berkerja sama dengan pengurus gereja untuk bisa mengenali jamaahnya masing-masing" tambahnya.

Sementara itu petugas dari Polda Jatim Kombes Arnapi yang bertugas melakukan monitoring terkait pola-pola pengamanan yang dilakukan oleh Polres-Polres diwilayah Jawa Timur, mengapresiasi langkah-langkah pengamanan yang dilakukan Polres Jember. Beliau mengatakan bahwa "Persiapan pengamanan menjelang Hari Natal dan Tahun Baru 2019 nanti yang dilakukan Polres Jember sudah sesuai dengan yang diprogramkan Polda Jatim" katanya.

Beliau juga berpesan kepada umat gereja bahwa "Pada saat kegereja nantinya agar tidak membawa barang yang berlebihan seperti tas yang besar dll, dan apabila terpaksa membawa tas yang besar agar dititipkan pada petugas keamanan yang ada di sana" ujarnya.

Kegiatan sterilisasi 73 gereja yang dilakukan Polres Jember di awali dengan mendatangi 4 gereja besar di Kabupaten Jember. Diantaranya Gereja Santo Yusuf yang kemudian dilanjutkan ke gereja Getsemany, gereja GKJW dan gereja HKBP. (brt)


Share:

KAKI LIMA VS KAKI SERIBU, PEMKAB BONDOWOSO DI DUGA BERMAIN - MAIN

Hotel Grand Padis si Kaki Seribu

Bondowoso, www.teropongtimur.co.id


Pernyataan tersebut di utarakan oleh Erfan selaku Ketua LHASBIRA saat di konfirmasi terkait permasalahan JALUR HIJAU di sepanjang Jalan Akhmad Yani Bondowoso, hal ini sudah pernah di perkuat oleh langkah Forum Komunikasi LSM, Ormas dan Wartawan yang menuangkan Orasi secara Vulgar ( Terbuka - Red ) di Depan Irwilkab, Hotel Grand Pardis dan Kejaksaan yang mempersoalkan juga masalah Pendirian Hotel yang di duga melanggar Perda tentang Jalur Hijau.

Erfan juga membicarakan tentang di larangnya Pedagang Kaki Lima untuk berjualan di jalan Hijau itu, akan tetapi justru Hotel Grand Padis tidak di persoalkan padahal sama - sama melanggar Perda, ada apakah ini ?

" Kalau Pedagang Kaki Lima di sikat habis oleh Satpol PP, tapi Hotel Grand Padis masih bisa melanggang kangkung ( bebas - Red ) ujar Ilham, di tambahkannya bahwa semua ini di dasari dengan " Sesuatu ", selain itu jelas sekali bahwa semua ini tidak ada unsur kebaikan dari pihak pemkab Bondowoso terhadap masyarakat kecil.

Sampai berita ini di tulis, Erfan bersama Forum masih tetap akan melanjutkan permasalahan ini sampai di atas sebab sangat jelas bahwa pembodohan masyarakat tetap saja di lakukan oleh pihak Pemkab Bondowoso, intinya Pedagang kaki lima masih saja di " Sikat " oleh Pemkab melalui Satpol PPnya, sementara Hotel Grand Padis di biarkan bahkan semakin banyak pelanggaran khususnya terkait Perda. RED

Share:

TNI - POLRI "SOLID"





TEROPONG Jbr - Olah raga bersama dalam rangka meningkatkan Soliditas TNI-POLRI Kabupaten Jember digelar di halaman KODIM 0824 Jember. Sabtu 22/12/2018.

Acara olah raga bersama ini diawali dengan di laksanakannya jalan sehat yang diikuti oleh hampir semua jajaran TNI-POLRI. Turut hadir pada acara tersebut diantaranya Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo SH. SIK. MH beserta jajarannya, Dandim 0824 Jember Letkol. Inf. Arif Munawar beserta jajarannya, Danbig 9 Kolonel Inf. Robby Suryadi, Danyon Raider 509 Letkol. Inf Laode. M. Nurdin S.sos, Danyonif 515 Mayor. Inf. Toni Oki Priyono, Danyon Armed 8/105, Dan Secaba Letkol. Inf. Hertoyo. 


Acara dalam rangka meningkatkan solidaritas TNI-POLRI ini diikuti dengan diadakannya pembagian doorprice sebagai penyemangat acara. Banyaknya doorprice yang disediakan peyelanggara membuat hampir semua yang hadir pada acara tersebut menjadi lwbih bersemangat.

Dengan Slogan TNI-POLRI yang dikumandangkan oleh para Komandan yang kemudian di jawab "SOLID"  oleh hampir semua anggota TNI-POLRI dengan serempak. Tampak ke-solid-an antara dua lembaga Keamanan Negara pada acara tersebut. 

"Semoga Soliditas TNI-POLRI tetap terjaga sampai kapanpun" ujar Kapolres. (*)
Share:

LSM TEROPONG

LSM TEROPONG
SEKRETARIAT : 087846111212, 085236384228

BECOFF BONDOWOSO - Jatim

BECOFF BONDOWOSO - Jatim
BECOFF BONDOWOSO - JATIM

PENGUNJUNG

IKLAN / ADV / PROFILE

IKLAN / ADV / PROFILE
Hubungi Redaksi Teropong Timur WA / Telpon / SMS : 087846111212 dan Telpon / SMS :085236384228

Popular

Becoff Bondowoso - Jatim

Becoff Bondowoso - Jatim
Becoff Bondowoso - Jatim

Featured post

LSM, ORMAS DAN AWAK MEDIA BENTUK FORUM KOMUNIKASI

LSM DAN ORMAS Serta WARTAWAN YANG HADIR Bondowoso, www.teropongtimur.co.id Puluhan LSM dan Awak Media Bondowoso Jawa Timur mengapresi...

Blog Archive

Recent Posts