Banyak Penonton Kesurupan "Jaranan" di Acara Khitanan Warga Dusun Srono di bubarkan


Banyuwangi,www.tropongtimur.co.id

Merupakantradisi masyarakat di pedesaan mengundang kelompok hiburan mulai dari organ tunggal, campursari, orkes dan bahkan kesenian jaranan jika ada warga masyarakat yang mengadakan hajatan, meski tidak jarang  terjadi tawuran antar pengunjung, namun pertunjukan Jaranan belakangan ini makin di minati generasi milenial, baik laki - laki maupun perempuan, 

Di Dusun Srono, Rt.01 Rw.13, Desa Kebaman, Kec. Srono sebuah hajatan (Khitanan) di rumah salah satu warga dengan hiburan Jaranan, Minggu (31/03/19) di bubarkan tuan rumah, Nurwahid(51) sebelum acara usai, pembubaran acara di lakukan Nurwahid karena pengunjung banyak yang over acting, banyak generasi milenial yang kesurupan, tidak mau terjadi hal yang tidak di inginkan, akhirnya Nur memilih membubarkan acara lebih awal, jelasnya,


Para pedagang kaki lima yang hadir untuk menjajakan dagangannya banyak yang kecewa, karena dagangannya belum laku acara telah di bubarkan, seperti di sampaikan Widianto Gembolo Purwo (42) salah satu pedagang mainan yang hadir menyampaikan kekecewaannya, mengingat acara baru di mulai setengah permainan dan dangannya belum juga laku namun sudah di bubarkan,  
Acara di bubarkan lebih awal, menurut Widi karena banyaknya kelompok anak-anak remaja (Penonton) yang ikut-ikutan menggunakan minyak wangi dan kesurupan, terang Widi, 

Menanggapi hal itu, Hariyanto (50) orang tua "ST" salah satu remaja yang sempat kesurupan, saya sangat menyesalkan ulah para remaja yang sengaja ikut-ikutan kesurupan, harusnya ada tindakan dan kelompok-kelompok itu harus di bubarkan karena sangat merugikan, anak dan keponakan saya sampai bolos sekolah gara-gara terjerumus dalam kelompok yang tidak jelas itu, 
Saya berharap semoga pihak aparat segera menindak ulah  remaja yang sangat merugikan orang tua itu, terangnya. (B.AGUS HR)
Share:

RTH Kencong Jadi Ajang Kreatifitas Warga


TEROPONG Jbr - Setiap hari Minggu di  RTH (Ruang Terbuka Hijau) alun-alun Kecamatan Kencong selalu di adakan kegiatan kuliner dan juga senam kesegaran jasmani. Kegiatan yang sudah berjalan kurang lebih 6 bulan tersebut ternyata mematik warga dari kecamatan lain untuk bergabung maupun turut serta berjualan di area depan alun alun Kencong.

Banyak yang unik juga dalam kegiatan rutin tersebut, selain kuliner dan senam juga musik di gelar.selain itu juga kecamatan dan desa Koramil dan kepolisian dan berbagai elemen masyarakat turut serta dalam kegiatan memajukan ekonomi kerakyatan tersebut.

Tidak terkecuali Camat Kencong yang terlihat pada hari Minggu 31 Maret 2019, melalui tangan terampil Camat Susmiadi ST melakukan gelaran pelukisan kepada warga kencong ataupun pengunjung. Dengan jenis lukisannya berjenis Siluet.


Siluet merupakan lukisan yang medianya dari kertas Card Stok warna hitam dan alatnya sendiri cuma mengunakan gunting dan lem. adapun lukisan bernama Siluet ini di karenakan cara membuatnya dengan cara menyamping untuk yang di lukis.

Namun ketika lukisan tersebut jadi sungguh luar biasa indah di pandang mata.dan ternyata warga yang di lukis dengan media tersebut cukup senang dan antusias.

Salah seorang warga kencong bernama Siti Aisyah mengaku belum pernah di lukis dengan mengunakan hal tersebut 

"Hasilnya bagus,nanti saya kasih pigora dan di kasih lampu"ucapnya.

Susmiadi ST sendiri selaku Camat dan juga pelukis mengatakan "Kegiatan ini selain untuk edukasi juga untuk mengenalkan kepada khalayak jika melukis itu bisa dengan berbagai cara untuk mengapresiasi kan dan salah satunya lukisan siluet yang saya lakukan pagi ini.,saya pribadi cuma membandrol harga 50 ribu dan uang tersebut langsung kita donasikan kepada anak yatim dan duafa yang langsung di koordinir sama pihak komunitas arek kencong" tandasnya. (*)
Share:

JUM’AT BERKAH” POSKO NELAYAN MUNCAR BERSATU KEMBALI BAGI-BAGI 1000 NASI BUNGKUS KEPADA PENGGUNA JALAN



Banyuwangi,wwwteropongtimur.co.id


Seperti biasa, Posko Nelayan Muncar Bersatu kembali gelar kegiatan rutin bagi-bagi nasi bungkus kepada masyarakat muncar, kegiatan sosial yang di komandani H. Ridianto itu merupakan kegiatan yang sudah dijadwalkan pada setiap hari jum’at, kegiatan tersebut merupakan serentetan dukungan kepada pasangan Capres Jokowi-Ma’ruf Amin,

Selain bagi-bagi nasi bungkus kepada warga yang beraktivitas di jalan depan posko, di Dusun Muncar, Desa Kedungrejo, Kec. Muncar (29/03/19) relawan Nelayan Muncar Bersatu juga membagikan kaos dan pengobatan gratis, yang merupakan bagian dari serangkaian kegiatan dukung Jokowi,

Kepada H.Ridiyanto selaku ketua Posko Nelayan Muncar Bersatu mengatakan, Kepada Awak Media Tropong timur, BAMBANG AGUS,HR. bagi-bagi nasi bungkus dan pengobatan gratis terutama kepada warga yang kurang mampu itu adalah bentuk kegiatan sosial kami yang rutin digelar setiap hari Jumat,
“ Kegiatan hari ini kami jadwalkan membagikan 1000 nasi bungkus kepada pengguna jalan yang melintas di depan posko, Memang kalau di lihat dari nominalnya sangatlah kecil hanya dengan bagi-bagi nasi bungkus, tapi tolong janganlah di ukur dari segi materi, namun kegiatan ini merupakan kegiatan sosial, yang intinya kita ingin berbagi kepada rakyat kecil, warga yang kurang mampu sebagai rasa saling asah, asih dan asuh bahwa kita hidup di dunia ini tidak boleh dibeda-bedakan dengan status sosial, walau sebatas nasi bungkus, bagi masyarakat yang membutuhkan insyaallah sangat berarti “, terang H. Ridiyanto di sela waktu yang mendekati sholat jum’at,

Adanya kegiatan ini disambut baik oleh warga, seperti pernyataan Rizal(28) salah satu warga yang mengaku sangat bersyukur mendapatkan nasi bungkus dari Relawana Nelayan Muncar Bersatu, lumayan membatu mengurangi jatah untuk beli sarapan yang saat berangkat ke tempat kerja memang belum sempat sarapan, terang Rizal

(B.AGUS.HR)
Share:

KESIGAPAN POLRES BONDOWOSO TERKAIT PESTA DEMOKRASI 17 APRIL 2019

Bondowoso, www.teropongtimur.co.id
Kesigapan Polres Bondowoso dalam Pesta Demokrasi Bondowoso yang di adakan pada tanggal 17 April 2019 nanti akan benar - benar di laksanakan dengan antusias sesuai dengan Tupoksi Kepolisian selaku pengayom Masyarakat.
Penjelasan tersebut di utarakan saat selesai Sholat Jumat di Mesjid Annur Polres Bondowoso oleh Febriansyah, S.I.K selaku Kapolres Bondowoso yang dalam penyampaiannya menyatakan bahwa Pemilu 2019 ini di harapkan berjalan dengan Damai, tanpa ada kericuhan, " Saya selaku Kapolres Bondowoso sangat berharap kepada seluruh Masyarakat agar tidak terjadi Gesekan dan Fitnah / Hoax ( Berita Bohong - Red ) " tegasnya, Di tambahkannya, bahwa semua untuk menjaga ketertiban, jaga keamanan, tidak mudah terprovokasi dalam pelaksanaan Pesta Demokrasi tanggal 17 April 2019 mendatang, di katakannya bahwa Personil yang akan di siapkan untuk keamanan adalah sekitar 400 orang Personil Kepolisian yang tersebar di 23 Kecamatan Kabupaten Bondowoso, selain itu dari semua pihak juga di perbantukan, termasuk TNI dan Brimob. SUGENG.W / SAJI
Share:

BAKTI SOSIAL JUMAT PENUH RAHMAT KAPOLRES BONDOWOSO


Kapolres Bondowoso bersama para penerima manfaat
Bondowoso, www.teropongtimur.co.id

Acara pembagian Sembako yang rutin di adakan oleh Polres Bondowoso di setiap Kecamatan tiap Minggunya menumbuhkan kebanggan pada masyarakat sekitar penerima manfaat tersebut, seperti yang saat ini, Jumat, 29 Maret 2019 Acara Bakti sosial tersebut di adakan setelah Sholat Jumat di Mesjid Annur Polres Bondowoso.
Sebelum acara pembagian Sembako, Kapolres Bondowoso, AKBP FEBRIASYAH, S.I.K beramah tamah dengan penerima manfaat tersebut, " Sangat Ramah, Kami sangat bangga memiliki Kapolres seperti itu " ujar salah satu Penerima sembako saat di konfirmasi Tim Teropong Timur.
Seperti yang di utarakan oleh salah satu Penerima manfaat bahwa keramah tamahan Kapolres sangat terlihat sekali, bahkan dengan semua penerima sembako tersebut, Febriansyah selaku Kapolres mencium tangan sebagai rasa hormat pada seorang ibu dan selalu merendahkan diri, tidak semerta - merta menunjukkan jabatannya sebagai Kepala Kepolisian Resort Bondowoso, Hal ini sangat jelas memberikan contoh tata krama kepada seluruh Anggota Kepolisian Resort Bondowoso bahwa jabatan harus di sertai dengan keikhlasan dan pendekatan yang santun pada masyarakat, hal ini sangat penting demi terciptanya solidaritas seorang Polisi pada masyarakat.
Hartono, Salah satu Aktifis Lembaga Teropong juga yang ikut menyaksikan pelaksanaan pembagian Sembako tersebut juga merasa terharu dan bangga dengan adanya kegiatan Polres Bondowoso serta perilaku Kapolres yang begitu peduli dengan masyarakat Bondowoso pada umumnya, selain itu di katakannya bahwa Rasa Etika Bermasyarakat yang di lakukan oleh Kapolres Bondowoso sangat jelas terlihat, " Kita harus Bangga memiliki Kapolres Febriansyah, S.I.K tersebut " Ujarnya,
Harapan Masyarakat Bondowoso, bukan hanya Bapak AKBP FEBRIANSYAH S.I.K yang bisa menunjukkan sikap keramah tamahan yang demikian, tetapi seluruh Elemen diharapkan mampu menunjukkan sikap yang sama dengan beliau. 
(SUGENG.W.) 


Share:

WARGA PROTES ATAS BANGUNAN GUDANG DI ATAS GALENGAN YANG DI DUGA ULAH SUPRI


Banyuwangi,www.tropongtimur.co.id Kamis 28/3/2019.
Parit merupakan saluran Irigasi yang sangat di butuh kan oleh Petani, adalah rutinitas petani yang tergabung dalam Kelompok Himpunan Petani pemakai Air( HIPPA)untuk membersih kan saluran Irigasi dan untuk membuang kotoran sampah yang di atas stren atau sungai agar tetap lancar tidak ter sumbat, namun beda dengan yang di alami beberapa petani di Desa Kebaman, Kecamatan Srono, mereka mengeluh karena prbuatan salah satu Warga yang membangun pondasi pagar (BENTENG) tanpa ada saluran air masuk untuk mengaliri sawah petani, dan tidak bisa memanfaatkan stren untuk membuang kotoran kotoran Sampah di tengah selokan di saat Petani Sawah bersih bersih parit, karena jalan setapak (Galengan-red) tertutup oleh pondasi bangungan benteng yang di duga milik H.SUPRI, beberapa petani merasa kebingungan di saat mau mengaliri Sawah nya.                 

Ketua Himpunan Petani pemakai Air (HIPPA - Red) yang merangkap sebagai Ketua Kelompok Tani, SUBANDI saat di konfirmasi Awak Media Teropong Timur News, BAMBANG AGUS HR menjelaskan pihaknya adanya bangunan di atas jalan setapak (Galengan) dan bahkan menutup atau memotong saluran air pengairan sawah warga, memang tidak tau menahu soal bangunan itu, karena memang tidak ada konfirmasi sama sekali atau rembug sebelum nya dari pemilik bangunan, dan saluran air di Sawah itu kan merupakan fasilitas umum yang tidak boleh di manfaatkan untuk kepentingan pribadi, dan jika ingin membangun itu paling tidak ya harus ijinlah walaupun tidak ijin resmi ke pengairan, datang ke ketua Hippa atau Jogo Tirto, kalau seperti ini kan repot, ini di tutup, itu di tutup sehingga petani saya mengeluh, apakah semua ini tidak ada aturan aturan yang bisa untuk di Musyawah kan biar gak ada hal hal yang tidak di ingin kan, jangan teros pakek aturan sendiri (terang SUBANDI)
"oleh Masyarakat yang telah di rugikan ABDUL MANAN, SUNAH DAN, JUNAIDI orang-orang tersebut mengadu kepada Lembaga Swadaya Masyarakat(LSM) Teropong, mengaku bahwasa nya telah di rugikan oleh pemilik bangunan pondadi pagar(BENTENG)karena saluran air yang di sawahnya di tutup dengan bangunan pondasi, saat di konfirmasi menegaskan bahwa Pihaknya merasa keberatan dan merasa aktivitasnya di sawah jadi terhambat, semenjak  ada bangunan di atas jalan setapak(Galengan) itu, warga tersebut mau mengajukan laporan kepada pihak yang berwajib agar segera ada tindakan dari Pemerintah terkait agar masalah itu bisa segera teratasi ujarnya(B.Gus HR)
Share:

Buruh Harian Tukang Kayu Tewas tersengat Aliran Listrik

Banyuwangi,www.tropongtimur. co.id Buruh harian tukang kayu tewas mengenaskan di tempat kerjanya, Yushan Arifin (22) Dusun Rejomulyo Rt 04 Rw 02 Kecamatan Cluring Kabupaten Banyuwangi tewas karena tersengat aliran listrik saat bekerja, Rabo(27/3/2019) pukul 10.00 Wib.

Kapolsek Cluring Iptu BADREAS menjelaskan Kepada Awak Media Tropong Timur Bambang Agus Hariyanto, sesuai keterangan saksi di tempat kejadian perkara(TKP) korban berkerja sebagai tukang  kayu bersama orang tuanya, Korban bagian membuat kerangka rumah, saat dia Selesai mengasah alat tukang (tatah) dia kemudian mencuci alat kerjanya. di duga Kondisi tangan Korban masih basah kena air karena habis cuci alat kerjanya dan langsung mengambil bor kayu dan menyambungkanya alat bor ke listrik, saat itulah selanjutnya korban tersengat aliran listrik, ungkapnya.                                        

Korban sempat berteriak Mintak tolong namun Orang Tua Korba(teman kerja)tidak sempat untuk menolong nya karena Korban sempat terpental jauh dari tempat nya dengan kondisi tidak tersadarkan diri, Orang tua Korban hanya bisa pasrah dan menangis, lansung membawanya ke Puskesmas Cluring, namun di tengah perjalanan nyawa korban tidak terselamatkan.(red B.AGUS


Share:

Pedagang getuk Menangis Saat di datangi Relawan Jokowi, Ada apa??

Banyuwangi.www.tropongtimur.co.id. Ika Pujiati adalah salah satu Calon Legislatif (Caleg)DPRD Banyuwangi dapil 4, rabu (27/03/19) bersama tim Relawan capres Jokowi dan Kader PDI Perjuangan Kabupaten Banyuwangi, Ika Pujiyati turun menyapa Warga dan pendukungnya dalam acara yang di kemas dengan istilah Grebeg pasar, sekitar Pukul 5.00 WIB, Ika Pujiyati yang sudah membaur dengan Warga di pasar Bangosere, Bangorejo Ika meninjau beberapa lapak (Los Pasar)sambil membagikan Kalender dan stiker.  mendadak suasana pasar Bangosere menjadi meriah, dengan adanya kunjungan Ika Pujiati dan tim relawan capres Jokowi                                                 

 Acara di lanjutkan dengan temu Warga di Pasar Keradenan, Purwoharjo, kedatangan Ika di sambut meriah oleh Warga Purwoharjo, dalam momen yang  berharga itu, Ika juga membagikan Stiker dan Kalender Kepada Warga dengan sesekali menyempatkan Waktu untuk membeli dagangan warga, tersebut di akhiri oleh Ika bersama tim nya di Pasar Jajag Gambiran, Ika membagikan stiker dan Kalender yang sama di pasar Jajag kepada Warga, nampak Antusias Warga cukup besar untuk mendukung Ika Pujiati dalam Kontestasi Politik mendatang cukup tinggi.                 

Dalam Acara yang cukup mewah itu nampak kejadian yang mencengangkan,salah satu Pedagang getuk Nenek UMI(43) menangis tersedu sendu di hadapan Ika Pujiati dan Tim relawan Jokowi sambil memberikan dagangannya dengan gratis, dengan hati yang senang, Nenek UMI bertanya dengan Bahasa khas Jawanya, Niki sangking Tim Jokowi?? Monggo Niki getuk Kulo gratisaken kangge Time P.Jokowi soale Kulo welas teng p.Jokowi niku tiange santun,ungkap Nenek Umi.              

 

sudah jadwalkan untuk acara turun ke Wilayah menyapa Warga dengan menyampaikan Program sesuai visi dan Misi demi Kesejahteraan Masyarakat Banyuwangi, terang Ika,(red B.gus/ tim


Share:

Gundukan Sampah yang Meresahkan Warga Desa Kebaman Kecamatan Srono Kabupaten Banyuwangi telah di Bersihkan


Banyuwangi.www.teropong tropongTimur.co.id. 27/3/2019 Sampah merupakan permasalahan yang pelik dalam Kehidupan di kalangan Masyarakat, hal ini sering kali menimbulkan Polemik, karena kurangnya kesadaran Masyarakat untuk membuang Sampah di Tempat yang semestinya tidak mengganggu Lingkungan, namun pada kenyataannya masih banyak Warga yang tidak disiplin dengan membuang sampah se enaknya,

Seperti yang di Beritakan  sebelum nya, terkait Gundukan sampah di Rw.07 Dusun Srono yang sempat di permasah kan oleh Warga sekitar, kini mendapat perhatian dari perangkat Desa Kebaman, selah di Konfirmasi oleh awak  Media BAMBANG AGUS HARIYANTO, Kepala  Dusun Srono AGUS SANUSI dan Kepala Dusun Krajan BAMBANG, Ketua Rt. 01 HADI ISMANTO juga ketua Rw.07 SLAMET WIYONO setelah kumpul menjelaskan, bersama Warga sekitar Bergotong Royong Kerja bakti membersihkan gundukan sampah tersebut,ini akan menjadikan pembelajaran kita bersama, bahwa Kebersihan Lingkungan merupakan tanggung jawab kita semua sebagai Warga, sehingga kita Wajib menjaga Kebersihan Lingkungan dan meningkatkan kesadaran untuk tidak Membuang Sampah sembarangan(ungkap nya                                                        
                                                                                   
Setelah gudugan sampah di bersihkan, Warga inisiatif membuat  Warning (peringatan) yang intinya di larang membuang sampah sembarangan dan di pasang di lokasi tempat gundukan sampah sebelumnya,(red B.gus/ budi

Share:

Bupati Jember Hadir Penutupan TMMD Gunungmalang



TEROPONG Jbr  – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104 di Desa Gunungmalang, Kecamatan Sumberjambe, resmi berakhir Rabu 27 Maret 2019. Upacara penutupan oleh Pangdiv Infanteri 2 Kostrad Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.AP, M.Si, M.TR.

Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR., mengungkapkan rasa syukurnya Atas hasil TMMD. “Pemerintah Kabupaten Jember sangat bersyukur atas kegiatan TMMD yang sangat membantu. TMMD adalah kerja nyata, bentuk sinergi, dan adanya TMMD dapat menjadi solusi untuk masalah masyarakat,” ujarnya.

Bupati menambahkan bahwa TMMD ini juga telah menyelesaikan masalah yang sebelumnya belum terjankau untuk ditangani. Hasil dari TMMD, bagi bupati, sangat memuaskan, karena melebihi target. Kegiatan ini juga sangat membantu pemerintah, utamanya membantu masyarakat.

Orang pertama di Jember ini berharap kedepannya berlanjut dengan sinergisitas diluar kegiatan TMMD dalam karya bakti bersama TNI. “Untuk mempercepat pembangunan di wilayah wilayah yang sulit di Kabupaten Jember,” tandasnya.

Sementara itu Panglima Divisi 2 Kostrad Mayjen TNI Tri Yuniarto mengatakan bahwa TMMD merupakan wujud pengabdian TNI, didukung Pemerintah, Polri, dan masyarakat untuk membantu percepatan pembangunan di daerah. “TMMD kali ini pun berjalan lancar dan sukses. Atas dukungan penuh dari Bupati Jember, hingga kegiatan TMMD berjalan dengan lancar dan sesuai rencana,” ungkapnya.

Dalam upacara tersebut, Dansatgas TMMD Kodim Jember yang juga Dandim 0824 Jember Letkol Inf Arif Munawar memberikan laporan hasil pelaksanaan TMMD di Desa Gunung Malang sejak dimulai pada 26 Februari 2019. yang di terima langsung oleh Bupati Jember dr.Hj.Faida MMR

Dalam laporannya, Arif menyampaikan bahwa seluruh pekerjaan pembangunan fisik dalam TMMD Kodim Jember telah tuntas 100 persen. Di antaranya yakni perbaikan jembatan, pengaspalan jalan, pavingisasi jalan, pembangunan sarana MCK, pembuatan saluran irigasi, dan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH). Sementara, untuk pekerjaan nonfisik TMMD seperti sosialisasi wawasan kebangsaan, bela negara, bahaya terorisme dan radikalisme juga telah digelar.  (DL)





Share:

Gonjang ganjing Himpunan Petani Pemakai Air( HIPPA) Desa Badean Kecamatan Blimbingsari Kabupaten Banyuwangi Jadi sorotan Masyarakat


Banyuwangi.www.teropongtimur.co.id
Surat Keputusan( SK) Desa Badean Kecamatan Blimbingsari Kabupaten Banyuwangi Jadi sorotan Masyarakat tentang HIPPA Periode 2018 - 2023 oleh Kepala Desa PAW, NUR SAMSI di duga tanpa ADRT.           
Pasal nya-Kepengurusannya hanya terdiri dari Ketua Sekretaris dan Bendahara, yang menjadikan pertanyaan bagi Masyarakat, Sekretaris dan Bendahara di jabat oleh dua Perangkat Desa bernama IQBAL, sedang Bendahara di jabat oleh perangkat desa bernama SAUKI, sedangkan Ketua dari Masyarakat Petani bernama H.IKHSAN 
Setelah di Konfirmasi oleh awak Media, TAUFIQ,  Bendahara Himpunan pemakai Air( HIPPA) SAUKI mengatakan Bahwa sejak Surat Kepurusan(SK) di keluarkan oleh Kepala Desa pihaknya sama sekali tidak mengetahui adanya jumlah Uang yang masuk di kas Bendahara, Dengan isu santer yang telah Berkembang, Uang Petani Pemakai Air( HIPPA) yang di setorkan mencapai Puluhan Juta, bahkan Masyarakat Petani Dusun Donosuko Desa Badean Kecamatan Blimbingsari H.DAELAMI dan SAMSUL HADI tau persis dengan Uang yang di setor mencapai 30 Juta lebih, dari sisi lain ada juga Warga Donosuko Bernama MUSTAPIT yang mengaku kepada awak media TAUPIQ, beliau pernah menjadi pengurus HIPPA selama empat(4) Bulan Hak nya tidak di berikan, miturut MUSTAPIT mungkin haknya yang empat bulan tidak di berikan di jadikan jaminan hutang oleh Kepala Desa NURSAMSI,                                                                                                                                                          Sementara itu dari sisi lain yang Berkembang santer di kalangan Petani Pemakai Air,Bahwa HIPPA di nyatakan salah satu aset Desa oleh Kepala Desa NURSAMSI, alasan yang mendasar adalah surat keputusan(SK) tersebut dasarnya Undang Undang Desa dan Permendagri yang di uraikan di Surat Keputusan( SK) tersebut.

Masyarakat mempertanyakan tentang Himpunan Pemakai Air(HIPPA) Apakah masuk Aset Desa??? Padahal Petani Pemakai Air itu salah satu dari Lembaga, termasuk dari hasil penelusuran media atau LSM Tropong Timur TAUPIQ mendapat Whats ap (WA-red)  dari Bendahara HIPPA, SAUKI mengatakan bahwa HIPPA Desa Badean bekerja sesuai surat keputusan Desa yang di bentuk secara formatur, artinya Orang yang di beri tugas, tapi kenapa formatur bisa jadi Pemimpin HIPPA, tidak ada salah nya kan kalok Masyarakat mencurigai Bendahara HIPPA, yang jadi pertanyaan Masyarakat, kemana sejumlah Uang yang sudah di setor???, sedang kan Bendahara sendiri tidak tahu menahu tentang bentuk Uang nya (buang/taupiq)                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    
Share:

PEMKAB SITUBONDO LAUNCHING DESTINASI WISATA DENGAN LEBIH MERANGKUL MASYARAKAT


Situbondo,www.teropongtimur.co.id
Selasa(26/03/2019) dalam launching tahun kunjungan wisata kali ini Pemkab Situbondo mengemukakan bahwa kini tak lagi mengandeng investor untuk mengembangkan destinasi wisata di Situbondo, pasalnya Beliau ingin menumbuhkan usaha baru bagi masyarakat di sekitar wisata. Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Situbondo, Yoyok Mulyadi, saat memberikan sambutan acara launching tahun kunjungan wisata 2019 .

Tahun kunjungan wisata secara resmi di launching Bupati Dadang Wigiarto dan Wakil Bupati Yoyok Mulyadi, di lokasi destinasi wisata baru Kampung Kerapu, Dusun Gundil, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit. Launching tahun kunjungan wisata sangat memukau dengan penampilan tarian khas Situbondo yaitu tari landung.

"Saya menginginkan keberadaan destinasi wisata, akan melahirkan berbagai ekonomi kretatif masyarakat lokal di sekitar lokasi wisata" ungkap Wabup Yoyok Mulyadi menegaskan.

Beliau juga mengajak semua masyarakat, untuk ikut membantu mengembangkan destinasi wisata Situbondo. Ia meyakini,masih banyak kekurangan dan butuh keikutsertaan semua pihak untuk memperbaikinya.

Tidak hanya itu, Wabup Yoyok Mulyadi juga menginginkan pengelolaan wisata di Situbondo tak tumpang tindih. Pengelolaan destinasi wisata bukan untuk saling menjatuhkan, melainkan untuk saling melengkapi. (Ajyi)
Share:

Pemprov Jatim Bersama Pemkab Jember Gandeng GAIN



TEROPONG Jbr  - GAIN (Global Alliance for Improved Nutrition) salah satu perusahaan Nirlaba asal Jenewa Swiss, dengan didampingi Kepala Dinas Propinsi Jawa Timur menggelar audiens bersama Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR di ruang Tamyaloka Pendopo Wahya Wibawagraha Pemkab Jember. Selasa (26/3/2019). Audiens  juga diikuti oleh jajaran Dinas Kesehatan dan PKK Pemkab Jember, Kepala Dinas Propinsi Jawa Timur Dr. Dr. Kohar Hari Santoso Sp.An. KIC.KAP

Dalam sambutannya Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR, mengatakan  bahwa masalah gizi pada anak merupakan masalah serius, tidak bisa kalau hanya ditangani oleh dinas saja, tapi butuh melibatkan semua pihak, oleh karenanya, Pemkab Jember menyampaikan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Propinsi Jatim yang telah peduli dan memperhatikan perkembangan kesehatan dan gizi warga Jember.

“Kami bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Pemprop Jatim yang telah peduli dan ikut memikirkan penanganan gizi bagi anak-anak di Jember dengan mengajak lembaga swasta , karena masalah kesehatan, gizi anak, kasus stunting, tidak bisa hanya ditangani di dinas saja, akan tetapi perlu peran semua pihak, dan harapan kami tidak hanya di 16 kecamatan saja, tapi seluruh kecamatan yang ada di Jember juga menjadi sasaran GAIN,” pungkas Bupati.

Sementara itu Kepala Dinas Propinsi Jawa Timur Dr. Dr. Kohar Hari Santoso Sp.An. KIC.KAP dalam sambutannya mengatakan bahwa dirinya tertarik mengajak GAIN ke Jember, karena saya mendengar jika Bupati Jember sangat peduli akan kesehatan warganya, terutama dalam program 1000 jambanisasi yang digalakkan pada tahun ini, pun demikian dengan kualitas anak yang meliputi gizi dan juga stunting, “Oleh karena itulah GAIN saya bawa ke Jember setelah sukses di Malang dan Surabaya,” ujar dr. Kohar.

Dr .Kohar menambahkan bahwa masyarakat sering mengabaikan peningkatan kualitas gizi, bukan karena masyarakat tidak mampu, akan tetapi masyarakat yang selama ini cenderung tidak mau tahu tentang pentingnya kualitas gizi dengan dimulai dari kebersihan dan kesehatan di lingkungannya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ravi K Menon selaku Country Director GAIN asal Jenewa Swiss, menurut Ravi, tujuan menggelar kegiatan di Jember, karena melihat potensi di Jember yang sangat banyak, dengan target coverage 50 persen atau 16 kecamatan dari 31 kecamatan yang ada di Jember. “Kegiatan GAIN sendiri di Jember nanti, adalah untuk meningkatkan status gizi masyarakat dengan merubah perilaku ibu atau pengasuh Baduta (Bayi dibawah dua tahun), memberikan pelatihan kepada bidan-bidan dan juga Emo Demo bagi kader Posyandu, sasaran kami meliputi 16 kecamatan dengan 25 Puskesmas,” tandasnya. (DL/*)





Share:

Seleksi Beasiswa Gelombang Kelima Pemerintah Kabupaten Jember



TEROPONG Jbr - Seleksi penerimaan beasiswa untuk kuliah di seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Seleksi bertempat di pendopo Wahyawibawagraha  Selasa 26/03/2019.  Ada 25 pewawancara yang merupakan para pimpinan OPD, dan sekitar 33 operator untuk menyeleksi penerima beasiswa tahun 2019 ini.

Kepada awak media Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember Dr. H. Edy Budi Susilo, M.Si., menyampaikan, bahwa seleksi akan berlangsung hingga 30 Maret 2019. Beasiswa ini memasuki gelombang kelima. Dan, saat ini Pemerintah Kabupaten Jember sudah bekerjasama dengan 121 perguruan tinggi negeri  dan swasta.

“Sementara pada tahun ini sudah ada sekitar 3.500 calon penerima beasiswa yang mengajukan permohonan kepada Bupati Jember. Sebelumnya, pemerintah telah memberikan lebih 7.000 beasiswa kepada mahasiswa yang kuliah di berbagai perguruan tinggi di Indonesia” terangnya.

Untuk menuntaskan program beasiswa ini Pemkab Jember setiap harinya  memanggil 700 peserta atau pemohon, baik melalui WhatsApp maupun telepon langsung, untuk memastikan yang bersangkutan itu terpanggil dan terkonfirmasi.

Menurut salah satu peserta seleksi yang turut serta bahwa program ini sangat membantu. Dan dia berharap dengan mengikuti wawancara ini ia bisa mendapatkan beasiswa. “Saya berharap bisa lolos dalam seleksi ini” tandasnya. (DL)



Share:

Pemerintah Kota Probolinggo Gelar Sosialisasi Pengelolaan Anggaran Kelurahan





Teropong Probolinggo,
Senantiasa menjaga komitmen untuk  meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dengan melakukan peningkatan kapasitas dari penyelenggara  pemerintahan tingkat kecamatan, maka Pemerintah kota Probolinggo melalui Bagian Pemerintahan mengadakan kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Anggaran Kelurahan dilingkungan Pemerintah kota Probolinggo, Selasa (26/3/19).

Acara yang dilaksanakan di Ballroom Bromo Park Hotel Jalan dr Sutomo No.70 kota Probolinggo dihadiri Walikota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin S.Pd,MM,M.Hp, Sekda,Staf ahli, Asisten, Kepala OPD dilingkup pemkot Probolinggo, Narasumber, Camat serta Lurah se kota Probolinggo serta undangan lainnya.

Kepala Bagian Pemerintahan, Dra. Ina Lusilinawati M.Si dalam penyampaiannya mengatakan maksud dan tujuan dilaksanakan kegiatan sosialisasi ini yaitu untuk memberikan pemahaman yang luas  lebih detail dan mendalam khususnya kepada kecamatan, kelurahan dan Organisasi Perangkat daerah (OPD) tentang pengelolaan anggaran kelurahan. "Sehingga kualitas penyelenggaraan pemerintahan dapat berjalan sesuai dengan teknis yang telah ditentukan" tuturnya.

Sementara itu Kabag Pemerintahan menyampaikan bahwa jumlah peserta dalam kegiatan ini sebanyak 206 yang terdiri dari Camat, Lurah, Aparatur Kecamatan dan Kelurahan yang berkenaan langsung dengan pengelolaan anggaran. Kemudian OPD penunjang penyusun regulasi dan anggaran kelurahan, OPD teknis yang berkenaan dengan pelimpahan kewenangan Walikota kepada Kecamatan serta Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dari 29 Kelurahan se wilayah kota Probolinggo.

Sementara Walikota Habib Hadi Zainal Abidin dalam penyampaiannya sekaligus membuka kegiatan tersebut mengatakan saat ini pemerintah Kelurahan khususnya dilingkup Pemkot Probolinggo menjadi pusat perhatian, mengingat pemerintah pusat berkeinginan agar pembangunan yang dilakukan dapat langsung menyentuh masyarakat 

Salah satu regulasi yang menjadi acuan UU No. 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah dan UU Nomor 17 tahun 2018 tentang Kecamatan yang didalamnya mengatur tentang Kelurahan. Saat ini Pemkot Probolinggo telah menyusun rancangan peraturan Walikota dari regulasi pengelolaan anggaran kelurahan. "Saya tegaskan pada Camat, untuk mengecek SDM dan kemampuan yang ada dimasing-masing kelurahan" ujar Walikota.

Walikota juga mengingatkan bahwa untuk dana kelurahan ada tambahan dari APBN dan ABPBD sebanyak 5%. Untuk itu perlu dipahami aturan aturan yang menjadi dasar pengelolaan anggaran kelurahan ini. Anggaran kelurahan ini harus dipahami. "Ruh inti dan tujuan dari anggaran ini jangan sampai salah mengartikan sehingga salah dengan aturan" tegas Walikota.

Selaku narasumber dalam kegiatan ini Astuti Saleh dari Ditjen Bina Adwil Kemendagri Kasie Wilayah 1 Subdit Kecamatan, Direktorat Dakon, Tp dan kerjasama menyampaikan teknis terkait pengelolaan anggaran kelurahan dengan mengacu pada perundang undangan. Dengan pengelolaan anggaran kelurahan yang sesuai dengan tujuan yang telah ditentukan, diharapkan akan dapat mencapai apa yang menjadi harapan semua pihak terkait pembangunan.

Sememtara itu Ina Lusilinawati, Kabag Pemerintahan Pemkot Probolinggo yang diwawancarai terkait kegiatan tersebut mengatakan dengan detil bahwa sosialisasi pengelolaan anggaran untuk kelurahan ini perlu dilakukan, Hal ini agar para pengguna anggaran dapat melaksanakan penggunaan anggaran ini secara benar dan tepat sasaran. (Hsn)
Share:

HAFLATUL IMTIHAN HEBOHKAN WARGA PLALANGAN


Bondowoso,www.teropongtimur.co.id

Senin (25/03/2019) tepat jam 14.30 suasana siang menuju sore hari menjadi meriah oleh karnaval yang menutupi jalanan di desa Plalangan kab.bondowoso kec.wonosari yang di selenggarakan oleh yayasan As adiyah dalam rangka imtihanan yang mana santriwan dan santriwati ikut serta malancarkan kegiatan tersebut.


"semoga ilmu yang didapat selama belajar di Pesantren As adiyah bermanfaat dan dapat diimplementasikan di tengah-tengah masyarakat sesuai akidah Ahlussunnah wal Jamaah" tutur salah satu penonton karnaval Ah (34)

Haflatul imtihan pesantren as adiyah sendiri dimeriahkan dengan berbagai kegiatan yaitu seni becak hias dan tentunya tak asing lagi di telinga kita yakni adanya group drum band yg ikut serta meramaikanya.

ustad aziz selaku pengasuh pondok pesantren As Adiyah menuturkan bahwa ia meminta untuk selalu mewarisi anaknya dengan ilmu dan iman,sebab hanya hal itu yang akan menyempurnakan hidup anak di masa yang akan datang,tetapi ilmu yang diberikan harus seimbang antara ilmu agama dan ilmu umum, Sehingga kecerdasan intelektualnya bisa diimbangi dengan kecerdasan emosionalnya. (Ajyi/Legi)
Share:

KETUA PANWASCAM MELANTIK DAN MEMBERIKAN BIMTEK KEPADA KURANG LEBIH 292 ORANG PENGAWAS PEMILU (PANWASLU)


Banyuwangi, www.teropongtimur.co.id
Senin(25/Maret/2019) 
 Sebanyak 292 Orang Pengawas Pemilu ( Panwaslu) Tingkat Kelurahan / Desa Se Kecamatan Wongsorejo Kabupaten Banyuwangi Yang Akan melaksanakan Tugas pengawasan  Setelah Secara Resmi dilantik. 

     Pengawasan ini dalam Rangka Pemilihan Presiden dan Legislatif Yang Akan dilaksanakan Nanti pada tanggal 17  April 2019 mendatang, Serta Pemilu serentak Ditahun 2019.


  Pelantikan Panwaslu Kelurahan/Desa di Aula Kecamatan Wongsorejo dipimpin Langsung Acmad Syaifullah Sebagai Ketua Panwascam diikuti 12 Desa Sekecamatan Wongsorejo Kabupaten Banyuwangi, Sesuai Jadwal yang disampaikan Panwaskab Kabupaten Banyuwangi Hingga Hari ini  Sudah melaksanakan Pelantikan PPL. Dari Dua belas Desa yang ada di Kecamatan Wongsorejo Resmi di Lantik. 

    Jumlah Pengawas Pemilu Desa Yang dilantik Seharusnya sesuai dengan Jumlah Desa yang Ada di Kecamatan Wongsorejo Kabupaten Banyuwangi, Dua belas Desa yang ada
 Sudah Terpenuhi PPL-Nya di Kecamatan Wongsorejo. 
     
Dalam Sambutannya Ahmad Syaifulla Mengatakan bagi PPL (Panwaslu Desa)  Yang sudah dilantik Akan langsung  bertugas untuk Melakukan Pengawasan Tahapan Pilihan Presiden dan Pilihan Legislatif(Pileg).
     Yaitu Pengawasan Pertama Tahapan Pemutakhiran Daftar Pemilih (Mutarlih) " Ujarnya Waktu memberikan Pembekalan di Aula Kecamatan Wongsorejo. Untuk secepatnya Panwaslu Desa Berkordinasi dengan Pemangku Kepentingan di Wilayah Kerjanya masing-masing. Kita berpacu dengan Waktu, Kami berharap Anggota Panwaslu Desa/Kelurahan yang baru dilantik Untuk Menjalin hubungan Kerjasama yang Baik. 

     Hadir dalam Acara Ini Terdiri dari Polsek Wongsorejo dan Koramil Wongsorejo Kabupaten Banyuwangi. SUHARTO Alias Harto Aksara.
Share:

Rapat Konsolidasi Pengembangan dan Pengukuhan Lsm dan Wartawan Teropong Timur News Kabupaten Banyuwangi


Banyuwangi.www.TropongTimur News.co.id.Pertemuan dan Konsulidasi Pengukuhan antara Wartawan dan LSM di Kantor DPC Tropong Timur News di jln Ikan paus Perum vila Kertosari Asri rt 01 Kertosari Kabupaten Banyuwangi pada Hari Senin tanggal 25 Maret 2019.                  
Dengan antusias semangat dan kompak nya Anggota Lsm dan Wartawan menghadiri undangan Ketua DPC Tropong Timur News Kabupaten Banyuwangi dalam rangka Konsulidasi Pengukuhan dan Pengembangan, pasalnya di dalam Organisasi antara Lsm dan Wartawan adalah satu wadah satu jalan satu pemikiran, dalam mengembangkan dan menjaga Nama baik Organisasi menjadi lebih kuat maju aman dan Kondusip, tidak ada saling memaki,menyalahkan dan berdusta di antara sesama anggota.                                                                 
Himbauan yang di sampaikan oleh Ketua DPC Lsm Tropong Timur News Kabupaten Banyuwangi Bapak AHMAD YURIS menjelaskan dengan gamblang Kepada semua anggota bahwasanya Lsm  dan Wartawan harus Konsisten dan bersatu dalam menjaga nama baik Organisasi di dalam Kelembagaan, berjiwa froposional, loyalitas tinggi dan berjalan sesuai prosdur, tidak ada saling menyalahkan, Organisasi adalah wadah untuk membangun, membantu menyelesaikan masalah, bila kita dalam satu jalan dan pemikiran apapun permasalahan pasti akan terselesaikan dengan hasil yang maksimal, di dalam tanggung jawab seorang Lembaga harus berkomitmen sesuai amanah dan Undang Undang di dalam Kelembagaan, kita harus saling menghargai di dalam instansi instansi yang lain, di dalam bermitra kita harus saling menjaga nama baik Organisasi agar menjadi contoh dan tauladan bagi kita semua, semangat dalam bermitra harus betul betul froposional dalam melangkah, semoga berjalan sesuai tupoksinya,(jelas nya                                                                                                                                         sementara-Ketua Tropong Timur News Kabupaten Banyuwangi Bapak BAMBANG AGUS HARIYANTO yang biasa di lapangan di panggil AGUS VESPA menjelaskan kepada semua anggota Wartawan Tropong  Khususnya yang di Banyuwangi, kita semua harus berkompeten dalam menjaga Kredebelitas nama baik semua anggota dan menjalankan amanah sesuai apa yang sudah menjadi keputusan dan tanggung jawab di dalam Organisasi kelembagaan, antara lain Wartawan harus saling berkalaborasi saling berkomunikasi tukar pendapat tidak harus ada yang saling menyalah kan, di dalam menjalankan tugas seorang Wartawan harus betul betul Fropesional dalam menangani swatu permasalahan dan yang lebih terpenting, Kami berharap Kepada anggotap Wartawan dan untuk yang perlu kita utamakan dalam pemberitaan di haruskan dan wajib untuk mengirim kan berita supaya kita semua bisa berjalan dengan lancar,jelasnya( red Buwang dan tim                          
Share:

AJANG SILATURAHMI & SHARING PENGGEMAR BONSAI.


Bondowoso, Teropongtimurnews.co.id

PPBI (Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia). Cabang Bondowoso hari ini 24-03-2019, mengadakan acara Ajang Silaturahmi dan Shering Penggemar Bonsai yang bertempat di kediaman Bapak Odeng Ds. Kalianyar, Kec. Tamanan, Kabupaten Bondowoso. Dalam acara tersebut juga dihadiri pencinta Bonsai dr luar kota bondowoso, Jember, Situbondo, and Bali. Untuk tercapainya rasa solit and ke akraban pencinta bonsai dibondowoso, Bapak Abadi selaku ketua PPBI Bondowoso mengadakan acara rutin pertemuan setiap tiga bulan sekali.
"Acara seperti ini diadakan setiap 3bulan sekali, demi menjaga kesolitan and rasa kekeluargaan yang erat untuk para pencinta Bonsai dibondowoso ini. Saya sangat bangga atas suksesnya acara (Kontes Bonsai) PPBI yang kemarin 2018, dan saya berharap diacara tahun 2019 akan lebih meriah lagi. Dan untuk para Senior dan Junior jangan sungkan untuk tukar fikiran terkait masalah Bonsai." tuturnya. 

Tanya jawab antar pencinta Bonsai tentang cara penanaman yang baru diambil dari lahan, dan perawatan saat memprotes tanaman Bonsai sampai benar-benar jadi seperti yang di inginkan. Yang juga disampaikan langsung oleh bapak Abadi selaku Ketua dari PPBI Bondowoso. 
(Sugeng.W)
Share:

Camat Wongsorejo Gelar Apel 5K Hadapi Pemilu


Banyuwangi.www.tropongtimur.co.id. Dra, Sulistiowati, Camat Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi  memantapkan slogan 5K untuk mensukseskan Pemilihan Umum 2019 di wilayah setempat agar berjalan aman, damai dan kondusif.

Demikian hal itu disampaikan Sulistiowati  dalam gelar apel bersama di lapangan Rth, Desa Bajulmati Sabtu, 23/03/2019  

Adapun 5K, menurut Camat Wongsorejo , yakni Kekeluargaan, Komunikasi, Kebersamaan, Kekompakan, dan Kesuksesan.

"Dengan 5K ini, diharapkan Pemilihan Umum 2019 ini bisa berjalan aman, damai, sukses,” katanya.


Di tempat yang sama, Danramil 01/Wongsorejo  Kapten Inf Joko menjelaskan tujuan digelarnya apel sinergitas di Kecamatan untuk menguatkan sinergitas antara komponen-komponen yang ada di Kecamatan Wongsorejo   guna mensukseskan Pemilu 2019.

“Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang nantinya akan mengelola pengamanan desa. Karena menjadi unsur terdepan dalam pengamanan di wilayahnya maka kita bangun senergitas,” katanya.

Hal senada disampaikan oleh Kapolsek Wongsorejo Iptu Kusmi. Menurutnya, Polsek bersama Koramil telah melakukan patroli yang dilakukan di seluruh wilayah Kecamatan Wongsorejo 

“Menjelang Hari H kita akan mengerahkan anggota dari Kepolisian dan TNI yang akan berjaga di setiap TPS sampai dengan selesainya pelaksanaan ditingkat TPS,” katanya.

Ikut apel bersama, yakni Ketua PPK , Ketua Panwascam , Kades dan Kaur se-Kecamatan Wongsorejo . Peserta apel terdiri Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, dan Linmas Desa se-Kecamatan Wongsorejo , Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panwascam. (Harto)
Share:

Gugus IV kecamatan Situbondo gelar pawai bersama dalam rangka KTS II



Situbondo,www.teropongtimur.co.id (Teropong Situbondo)
Sabtu (23/03/2019)
Sore sekitar jam 3 tepat kerumunan masyarakat penuhi jalanan sekitar alun-alun kota Situbondo, mereka sibuk memotret anak didik mereka masing masing dalam kegiatan tengah semester (KTS) II untuk TK dan KB Gugus IV dalam rangka Pawai bersama tahun kunjungan wisata.

Tak ketinggalan Mobil Patwal ditlantas Milik kapolres Situbondo pun ikut Mengkawal perjalan mereka hingga Alun-alun Kota Situbondo. Puluhan anak-anak TK berpakaian kebaya dan kostum yang berbeda sambil memainkan drumband adalah point utama yang menjadi daya tarik masyarakat untuk mengabadikan momen tersebut.

"Lumayan capek lah mas Tapi senang kok,karena saya bangga bisa mendampingi anak-anak didik saya dalam kegiatan meriah ini" ungkap salah satu Guru pendamping dari Tk gugus IV tersebut. _*(Ajyi)*_
Share:

Mobil pemadam kebakaran tabrak warga yang sedang melintas di jalan propinsi


Banyuwangi.www.tropongtimur.co.id. Selasa 19 Maret 2019, Na'as menimpa Pupah 60 Tahun warga Kelurahan Karang Rejo Kecamatan Banyuwangi Kabupaten Banyuwangi sedang berboncengan dengan Pupah di saat melintas di jalan Propinsi Desa Dadapan Kecamatan  Kabat                                                                                                                                                                                                                                                                          disaat mobil pemadam kebakaran melaju kencang berketepatan dengan korban bernama Saroji yang sedang membonceng Pupah sedang melintas di Jalan Propinsi di area Desa Dadapan Kecamatan Kabat dari arah barat ke timur, miturut informasi yang di dapat di tempat kejadian perkara(TKP), Mobil pemadam kebakaran ( damkar) tersebut dengan terburu buru nya waktu yang di tempuh sedang menuju titik kebakaran di Kampung Maduran Rogojampi Kecamatan Rogojampi.                                                                                                                                                                                                                                                                ditempat kejadian perkara(TKP) Kanit laka polres Banyuwangi Iptu ARDIKA BITA KUMALA menjelaskan Mobil pemadam kebakaran no.Polisi D 9993YG yang di kemudikan RUDI HARTONO melaju dari arah Utara menuju Kecamatan Rogojampi sekitar pukul 18.00 wib ,sampai di Jalan raya Dusun Dadapan Desa Kabat sepeda motor no.polisi P 5975 ZN yang di kendarai Ahmad Saroji bersama Pupah yang sedang melintas, tanpa terkendali tiba tiba Mobil pemadam kebakaran dari arah Utara melaju kencang menyambar korban meninggal dunia (Pupah) di saat melintas atau menyebrang, sedangkan Saroji hanya luka di kaki dan korban tersebut lansung di larikan ke RSUD Banyuwangi untuk menjalani perawatan lebih lanjut(red murdi,hLis 
Share:

MEMBANGUN KEBERSAMAAN DEMI TERCIPTANYA ORGANISASI YANG SOLID




 Bondowoso, www.teropongtimur.co.id

Pertemuan Organisasi LSM Teropong dan Awak Media Teropong Timur di Sekretariat, Desa Mangli Wetan Kecamatan Tapen Kabupaten Bondowoso pada Hari Rabu, tanggal 20 Maret 2019 tersebut di penuhi dengan rasa Bahagia dan Bangga dari seluruh anggota, pasalnya seluruh anggota benar - benar akan menyatukan pendapat untuk mengembangkan organisasi ke depan dengan lebih baik, hal ini juga di setujui oleh semua yang hadir walaupun ada beberapa aktifis dan awak media Teropong dari  beberapa daerah tidak hadir, akan tetapi sebelumnya sudah menghubungi Ketua LSM, H.Nawiryanto winarno,SE dan juga Wahyu Hartono selaku Sekjend LSM dan Media Teropong Timur untuk absen dan tetap akan tunduk pada putusan Pertemuan tersebut.
Dalam acara di jelaskan secara Gamblang oleh Haji Darma atau Haji Nawir ( Panggilan akrabnya - Red ) bahwa diharapkan semua anggota harus tetap konsisten dalam mengembangkan lembaga, baik itu LSM teropong dan atau Media Teropong Timur, di harapkan kebersamaan yang murni dan tidak ada rasa saling benci -membenci antar anggota, " SemuaMasalah pasti bisa terselsaikan dengan mudah apabila ada rasa saling Pengertian antar anggota " Jelasnya,di tambahkannya juga bahwa Keberadaan Teropong menjadi salah satu bagian yang sangat penting dalam kehidupannya ( Haji Nawir - Red ) karena menurutnya bisa selalu bersama dengan semua Pengurus dan Anggota yang selama ini sudah begitu lama di binanya.
Tidak berapa lama kemudian Anggota Banyuwangi yang terdiri dari : Ahmad Yuris, Bambang Agus,Murdiono, Mulyono, Nur kholis dan Buang Arifin ikut menghadiri juga dalam acara Pertemuan di Sekretariat LSM dan Kantor Redaksi Teropong Timur tersebut, suasana semakin hangat dengan beberapa Pernyataan yang di sampaikan oleh seluruh Anggota dari Biro Banyuwangi,adapun Pernyataan tersebut adalah pernyataan yang sangat Fantastis menurut beberapa pihak yaitu Akan benar - benar mengabdi pada Lembaga serta MediaTeropong Timur dengan seluruh Kemampuannya dalam hal Kemajuan Teropong Timur serta LSM Teropong ke depan, akan selalu menjaga Kredibilitas Lembaga pada seluruh Masyarakat Banyuwangi Khususnya, benar - benar akan memberdayakan Masyarakat, bekerja sama dengan pihak Pemerintah agar menimbulkan kenyamanan bagi Masyarakat, Bekerja sama dengan aparat Hukum demi terciptanya Banyuwangi yang selalu Kondusif, aman terkendali.
Haji Nawiryanto Winarno,SE selaku Ketua Umum LSM Teropong dan juga Pimred ( Pemimpin Redaksi - Red ) Media Teropong Timur baik Online dan Cetak juga menambahkan bahwa semua anggota di harapkan untuk tetap bersatu,tidak saling sikut dan apabila ada sesuatu kendala segera selesaikan, harus bisa bekerja sama antara anggota LSM dan Wartawan, semangat dalam menjaga Harkat dan Martabat Lembaga serta berjalan sesuai dengan Prosedur
Sementara menurut Wahyu Hartono selaku Sekjend LSM Teropong dan Sekjend Media Teropong Timur menharapkan juga bahwa apabilaada sebuah permasalahan dari anggota tentu harus di selesaikan secara benar, harus di selesaikan secara Profesional, yang intinya adalah harus merapatkan barisan, menumbuhkan loyalitas tinggi pada Lembaga, Pengurus dan sesama anggota," Tidak ada Dusta di antara KIta ",tegasnya.
Acara Pertemuan tersebut juga di bahas dan di adakan Pelantikan terhadap Pembaharuan Pengurus Biro Media Teropong Timur dan DPC LSM Teropong Banyuwangi, yang di ambil kesepakatan berdasarkan Musyawarah antara lain : Kepala Biro Media Teropong Kabupaten Banyuwangi adalah Bambang Agus Hariyanto dan  Ketua DPC LSM Teropong Kabupaten Banyuwangi adalah Ahmad Yuris, selanjutnya seperti yang sudah di bahas sebelumnya bahwa Keberadaan Teropong Timur di Kabupaten Banyuwangi adalah tanggung jawab para Pengurus DPC dan Biro hasil Pelantikan yang sudah di laksanakan tersebut.  RED

Share:

LSM TEROPONG

LSM TEROPONG
SEKRETARIAT : 087846111212, 085236384228

BECOFF BONDOWOSO - Jatim

BECOFF BONDOWOSO - Jatim
BECOFF BONDOWOSO - JATIM

PENGUNJUNG

IKLAN / ADV / PROFILE

IKLAN / ADV / PROFILE
Hubungi Redaksi Teropong Timur WA / Telpon / SMS : 087846111212 dan Telpon / SMS :085236384228

Popular

Becoff Bondowoso - Jatim

Becoff Bondowoso - Jatim
Becoff Bondowoso - Jatim

Featured post

LSM, ORMAS DAN AWAK MEDIA BENTUK FORUM KOMUNIKASI

LSM DAN ORMAS Serta WARTAWAN YANG HADIR Bondowoso, www.teropongtimur.co.id Puluhan LSM dan Awak Media Bondowoso Jawa Timur mengapresi...

Blog Archive

Recent Posts