Bupati Harus Tegas, Copot Sekda Pencipta “Biang Kerok” Kegaduhan

BONDOWOSO – teropongtimur.co.id – Koordinator Koalisi Partai pendukung Bupati dan Wakil Bupati, Drs. KH. Salwa Arifin - H. Irwan Bachtiar Rachmat, SE, M.Si, benar-benar kecewa kepada sikap Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso, H. Syaifullah, SE.,M.Si,. Pasalnya, Sekda terus menerus menciptakan kegaduhan yang sangat merugikan Bupati Bondowoso, Drs. KH. Salwa Arifin.

Hal itu disampaikan H. Nawiryanto Winarno usai memberikan klarifikasi pemberitaan, bahwa GP Ansor dan IKSASS tidak ada keterlibatan mengkoordinir proyek Pemda Bondowoso, Minggu, 03 November 2019.

Mengutip penyataan Ahmadi di media online, lanjut Nawiryanto, “tanggal 20 oktober, Pak sekda mengundang beberapa elemen ke rumah dinas Sekda, acara dibuka oleh Pak sekda dan langsung pamit meninggalkan tempat karena ada kegiatan di luar, lalu acara di lanjutkan dan di pimpin oleh Andiwijaya, dan membentuk Forum Bondowoso Amanah (FBA). Atas saran Sekda untuk melakukan koordinasi dan komunikasi kepada dinas-dinas terkait proyek”. Pembentukan FBA ini akhirnya juga menciptakan kegaduhan baru dan viral di media, kata Nawiryanto.

“Kami partai pendukung Bupati, terutama saya pribadi, sangat kecewa dengan tingkah laku Sekda, menciptakan carut marut di pemerintahan. Awalnya Sekda komitmen untuk menjaga marwah Bupati, tetapi malah menjadi pencipta “biang kerok” kegaduhan dan menciptakan carut marut birokrasi yang berujung pada Interpelasi DPRD”, jelas Nawiryanto.

Sebelum menjadi Sekda, Syaifullah, SE.,M.Si, menyampaikan langsung kepada saya, cerita Nawiryanto, untuk selalu memberikan kritik dan masukan sepahit apapun. Tetapi sekarang, jika saya memberikan kritik dan masukan, dianggap sebagai orang stress yang tidak perlu didengarkan. Karena ambisi Sekda untuk menjadi penguasa, sudah jauh melenceng dari tujuan bersama membangun Bondowoso “Melesat”, membangun kerajaan baru dan menyingkirkan para pendukung setia Bupati.

“Sebenarnya Interpelasi tidak akan terjadi, jika Sekda benar-benar melaksanakan tugas dan kewenangannya sesuai dengan aturan dan mau datang, menjelaskan permasalahan saat hearing dengan Komisi I. Tetapi Sekda malah meremehkan dan mengabaikan undangan hearing Komisi I, parahnya lagi terus menciptakan kegaduhan-kegaduhan baru”.

“Sekarang, kenyataannya DPRD mengajukan Hak Interpelasi kepada Bupati. Seharusnya carut marut yang terjadi tanggungjawab Sekda, bukan Bupati. Tetapi mengapa harus Bupati yang harus bertanggungjawab”, tagas Nawiryanto yang juga menjabat sebagai ketua DPC Partai Hanura Bondowoso.

Sebagai pendukung Bupati, saya tidak rela, Bupati bertanggungjawab atas perbuatan yang dilakukan oleh Sekda. Kepercayaan yang begitu besar diberikan Bupati kepada Sekda, malah membuahkan Hak Interpelasi DPRD. “Bupati harus tegas, jika memang Interpelasi terkait mutasi dinyatakan bersalah oleh DPRD, Bupati harus dapat menerima, lalu batalkan seluruh SK Mutasi, dan Sekda sebagai ketua Panitia Penilaian Kinerja PNS harus diberikan sanksi tegas, pencopotan dari jabatan Sekda”, kata Nawiryanto yang kecewa dengan ulah Sekda. (Team/Red)
Share:

No comments:

Post a comment

LSM TEROPONG

LSM TEROPONG
SEKRETARIAT : 087846111212, 085236384228

BECOFF BONDOWOSO - Jatim

BECOFF BONDOWOSO - Jatim
BECOFF BONDOWOSO - JATIM

PENGUNJUNG

IKLAN / ADV / PROFILE

IKLAN / ADV / PROFILE
Hubungi Redaksi Teropong Timur WA / Telpon / SMS : 087846111212 dan Telpon / SMS :085236384228

Popular

Becoff Bondowoso - Jatim

Becoff Bondowoso - Jatim
Becoff Bondowoso - Jatim

Featured post

LSM, ORMAS DAN AWAK MEDIA BENTUK FORUM KOMUNIKASI

LSM DAN ORMAS Serta WARTAWAN YANG HADIR Bondowoso, www.teropongtimur.co.id Puluhan LSM dan Awak Media Bondowoso Jawa Timur mengapresi...

Blog Archive

Recent Posts