Sing Waras Ngalah" Bersiaplah, “Orang Gila” Akan Menguasai

Opini - Dibeberapa Daerah, sering terjadi adanya kegaduhan dan carut marut birokrasi pemerintahan. Dan pelakunya identik dilakukan oleh “Orang Gila” birokrasi yang selalu menjual kebenaran tafsir hukum sesuai dengan kepentingan dan kebutuhan. Kepentingan menjadi alasan “Orang Gila” birokrasi untuk melakukan hal-hal salah yang dibungkus dengan kebenaran.

Kata-kata “Sing Waras Ngalah” selalu menandai suatu perdebatan yang mulai mengalami kebuntuan dan jika terus dilanjutkan akan berkepanjangan serta cenderung menjadi debat kusir. Orang-orang “Waras” pun akhirnya berfikiran, untuk mengalah berdebat kusir dengan “Orang Gila” dengan kata pamungkas paling logis, “Sing Waras, Ngalah”.

Sedang pihak-pihak birokrasi pelaksana “Kepentingan” akan selalu menemui jalan buntu dalam perdebatan, termasuk penyajian data dan kajian dasar hukum yang digunakan tidak valid, akhirnya menggunakan cara bicara “Gila” hanya ingin menang dan merasa benar sendiri. Kesalahan besarpun akan diakuinya sebagai “kekeliruan” kecil tanpa dosa.

Kalau semua orang waras ngalah, “Orang Gila”lah yang akan menguasai dunia ini. “Orang Gila” akan memanfaatkan "Ngalah"nya orang-orang waras. “Orang Gila” akan teriak bahwa dia orang paling “Waras” dan orang waraslah yang gila.

“Orang Gila” akan terus teriak ke semua orang yang ditemuinya, tetangga, para bawahan, relasi, dan mitra kerjanya. Kalau perlu “Orang Gila” menggunakan bahasa ceramah keagamaan, meng-agung-agungkan diri sendiri sebagai orang paling benar dan paling suci.

“Orang Waras” kadang akan mendengarkan celoteh “Orang Gila” dengan tertawa sinis, tapi mereka enggan menanggapi “Orang Gila”, karena dianggap sia-sia. "Sing Waras Ngalah", dan kewarasan memang tidak perlu dibela karena nyata terlihat.

Kemudian "Orang Gila" birokrasi mulai menunjukkan argumen-argumen yang memutar balikkan fakta dan logika tentang kewarasan mereka. “Orang Gila” birokrasi terus berteriak, sehingga kaum “Orang Waras” di birokrasi yang sedang mengalami depresi pekerjaan dan tekanan situasi kerja, mulai mendengarkan sedikit demi sedikit argumen yang “Orang Gila” sampaikan. Pengikut “Orang Gila” di birokrasi pun semakin bertambah.

“Orang Waras” mulai menyadari kekeliruan ini setelah beberapa waktu berjalan, eksistensi “Orang Gila” semakin kuat dan memiliki banyak pengikut. “Orang Gila” mulai melakukan diskusi untuk menyampaikan “Kebenaran” versi “Orang Gila”, dan akhirnya “Orang Waras” dibawah tekanan mulai bergeser mengikuti cara berfikir “Orang Gila” birokrasi.

Jika para “Orang Waras” masih memiliki pemikiran "Sing Waras, Ngalah" dan melakukan pembiaran, jika terlambat akan sulit sekali diperbaiki, walaupun bisa tetapi akan butuh waktu lama dan energi lebih.

"Sing Waras, Ngalah", bersiaplah, orang gila yang akan menguasai birokrasi, pemeritahan bahkan dunia. Karena "kalah" dan "ngalah" itu berbeda, walau kadang sulit dibedakan. Kalau semua “Orang Waras” selalu ngalah, “Orang Gila” akan bebas teriak mengatakan bahwa merekalah yang waras. (*)
 
Ditulis Oleh : Pimred teropongtimur.co.id dan Ketua LSM Teropong, H. Nawiryanto Winarno
Share:

No comments:

Post a comment

LSM TEROPONG

LSM TEROPONG
SEKRETARIAT : 087846111212, 085236384228

BECOFF BONDOWOSO - Jatim

BECOFF BONDOWOSO - Jatim
BECOFF BONDOWOSO - JATIM

PENGUNJUNG

IKLAN / ADV / PROFILE

IKLAN / ADV / PROFILE
Hubungi Redaksi Teropong Timur WA / Telpon / SMS : 087846111212 dan Telpon / SMS :085236384228

Popular

Becoff Bondowoso - Jatim

Becoff Bondowoso - Jatim
Becoff Bondowoso - Jatim

Featured post

LSM, ORMAS DAN AWAK MEDIA BENTUK FORUM KOMUNIKASI

LSM DAN ORMAS Serta WARTAWAN YANG HADIR Bondowoso, www.teropongtimur.co.id Puluhan LSM dan Awak Media Bondowoso Jawa Timur mengapresi...

Blog Archive

Recent Posts