Korban Buly Takdapat Kejelasan Akibat Lockdown






Situbondo,www.teropongtimur.co.id.


Pembullyian disekolah semakin meningkat per tahunnya. Seperti halnya yang belum lama ini terjadi di SMK 1 Situbondo berinisial FN menjadi korban buly oleh beberapapa temannya FB dan NV di SMK 1 Situbondo. 

Awalnya orang tua tidak mengetahui hal tersebut, dan korban FN tidak berani melaporkan kejadian tersebut kepada pihak keluarga terlebih lebih pada pihak sekolah. Anak-anak yang terbully akan merasa tidak nyaman dan merasa bahwa dirinya lebih rendah dibandingkan orang lain, 
Pembullyian akan mengakibatkan juga anak tidak bisa berekspresi dan tidak bisa berprestasi semaksimal mungkin. 


Kejadian ini merupakan hal yang dianggap umum disekolah karena di masing-masing sekolah ada 1-2 anak yang terkena bully tanpa sepengetahuan guru, Anak yang terbully juga akan susah untuk melapor ke guru karena diancam oleh pelaku pembully atau takut dihajar oleh mereka gerombolan anak pembuly. FN adalah salah satu anak yang terkena bully. Video ketika FN dibuly oleh temannya FB dan NV viral di media sosial dan menarik banyak simpati dari masyarakat.

Sementara pihak kepala sekolah saat dikonfirmasi via telpon cellular mengiakan perihal kejadian yang terjadi disekolahnya belum lama ini. "Saya belum sempat mengumpulkan semua pihak yang terjerat dalam permasalahan ini dikarenakan kondisi tidak memungkinkan atau lock down" pungkasnya saat diwawancara melalui via telepon cellular.

"Padahal jelas dampak bully yang  terlihat adalah menguntungkan bagi pelaku dan merugikan bagi korban. Bully dianggap seperti Hukum Rimba, Hukum rimba dimana orang yang punya kekuatan akan menang, Pembully biasanya akan terlihat lebih kuat dan menganggap dirinya diatas sang korban. Korban akan terlihat sebagai orang yang lemah dan akan dianggap rendah oleh orang lain, pembullyian pasti dilakukan oleh orang banyak terhadap satu orang.  

"Kesimpulannya adalah Pembullyian mengakibatkan perbedaan derajat manusia padahal kita mempunya sila pancasila kedua yaitu "Kemanusiaan yang adil dan beradab" yang artinya persamaan derajat bagi semua orang.

Sementara pihak keluarga korban saat dikonfirmasi awak media menjelaskan, akan tetap mencari keadilan buat sang anak, Jika tidak ada tindak lanjut dari pihak sekolah maka dengan terpaksa permasalahan ini akan kita serahkan pada yang berwajib,
Karena ini menyangkut harga diri dan membunuh karakter masadepan anak saya. "dengan kejadian tersebut anak saya sekarang malu hendak pergi mencari ilmu.
"Ucapnya dengan lirih saat diwawancara oleh media teropong timur news

Pewarta : Rn
Share:

No comments:

Post a comment

LSM TEROPONG

LSM TEROPONG
SEKRETARIAT : 087846111212, 085236384228

BECOFF BONDOWOSO - Jatim

BECOFF BONDOWOSO - Jatim
BECOFF BONDOWOSO - JATIM

PENGUNJUNG

IKLAN / ADV / PROFILE

IKLAN / ADV / PROFILE
Hubungi Redaksi Teropong Timur WA / Telpon / SMS : 087846111212 dan Telpon / SMS :085236384228

Popular

Becoff Bondowoso - Jatim

Becoff Bondowoso - Jatim
Becoff Bondowoso - Jatim

Featured post

LSM, ORMAS DAN AWAK MEDIA BENTUK FORUM KOMUNIKASI

LSM DAN ORMAS Serta WARTAWAN YANG HADIR Bondowoso, www.teropongtimur.co.id Puluhan LSM dan Awak Media Bondowoso Jawa Timur mengapresi...

Blog Archive

Recent Posts