CDC Bondowoso memberi bantuan sembako dan APD, Peduli Terhadap Kerja Jurnalis


Bondowoso,www.teropongtimur.co.id

Menjadi garda terdepan dalam menangani Corona bukan hanya Tenaga Medis atau Satgas (Gugas) , tetapi Jurnalis dalam mengabarkan berita di tengah pandemi Covid-19, menjadi resiko yang harus dihadapi para awak media untuk tetap menyajikan berita tentang kondisi Corona kepada masyarakat.


Sehingga, upaya perlindungan diri menjadi sebuah senjata yang harus dipersiapkan dan dilengkapi sebelum melakukan peliputan di lapangan, apalagi di wilayah terpapar zona status merah.


CDC (Covid-19 Disaster Care) berinisiatif membantu para jurnalis yang meliput berita Covid-19 di wilayah Bondowoso pada masa pandemi corona ini. Yakni dengan mengadakan pembagian bantuan paket sembako dan APD (Alat Pelindung Diri) berupa masker dan sarung tangan.


CDC untuk diketahui adalah sebuah gabungan dari berbagai elemen yang menyatu didalam satu tim yang dikenal dengan CDC dimana di ketuai oleh Mohammad Agam, (Ketua JPKPN Bondowoso), Sekertariat CDC oleh Murti Jasmani (Direktur LSM Eidellweis) yang bertugas di Gugas sebagai bagian dari Humas Gugas Percepatan Pengendalian Covid-19 di Bondowoso, Beberapa bidang yang diisi oleh Catur Prasetyo (SRB), Alex Nurdin (Tangkap News), Y. Anto (LP2SM), Simeon (GKI) dan juga ada BAMAG dan PT Teropong Reformasi, (Wahyu Hartono, Sek. Redaksi) , Susilo (Banser) dan lainnya.



Seperti yang dikatakan oleh Agam, Ketua CDC tanpa Tim CDC, apa yang dilaksanakan hari ini yakni PEMBAGIAN SEMBAKO DAN APD untuk Jurnalis Bondowoso tidak akan tercapai, semua terjadi karena kekompakan tim CDC.

Menurut Ketua CDC Bondowoso, Mohammad Agam Hafidianto, pemberian sembako terutama APD kepada insan pers tersebut merupakan bentuk kepedulian CDC, karena profesi jurnalis juga rentan tertular oleh wabah Covid-19.

"Kita berpikir bahwa, orang terdepan dalam penanganan Covid-19 itu tidak hanya medis, tetapi media juga. Karena mereka yang memberikan informasi kepada masyarakat baik Covid-19 dan lainnya. Sehingga sangat rentan bagi mereka tertular, sementara mereka tidak dilindungi oleh pemerintah," ujarnya, Selasa (28/4/2020).

Sejauh ini pihaknya sudah melakukan upaya kepada pemerintah, agar melirik insan pers. Dengan mengajukan surat permohonan untuk membantu seluruh jurnalis yang ada di Bondowoso. Baik sembako, APD dan cek kesehatan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes).

Namun, kata Agam, dalam kurun waktu satu minggu lebih surat itu belum sama sekali turun dari Sekretaris Daerah. Entah surat itu larinya kemana pihak CDC tidak mengetahuinya.

"Saya anggap satu harga berita tidak sebanding dengan satu harga nyawa. Kita berharap pemerintah memperhatikan jurnalis ini. Tanpa jurnalis pemerintah tidak akan pernah bisa memiliki informasi. Terus siapa yang mau menyampaikan informasi kepada masyarakat kalau tanpa jurnalis," jelas Agam.

Tanpa menunggu dari pihak pemerintah, CDC menggunakan alternatif lain untuk membantu jurnalis.

"Bilamana ini tidak ditanggapi, maka CDC sudah mempersiapkan untuk membantu jurnalis dengan cara bertahap. Sekarang 45 wartawan, Minggu depan kami upayakan 45 wartawan dan seterusnya," ungkapnya.

Sementara, lanjut Agam, mengenai anggaran dana dalam bantuan kali ini, pihak CDC mendapat support dari berbagai elemen yang turut peduli terhadap kerja jurnalis.

Dalam kegiatan ini , penerapan physical distancing juga di prioritaskan dengan dikawal oleh dua anggota Banser yang langsung dibantu oleh Susilo selaku Ketua.

"Dana kita diperoleh dari berbagai elemen yang bergabung dengan CDC. Diantaranya Bamag, GKI, JPKPN, SRB, LP2SM serta berbagai macam bantuan dari luar," katanya.

Dia mengatakan, CDC sendiri memiliki tugas memberikan informasi dan komunikasi baik dari media, dan dari informasi manapun. Agar bisa meluruskan informasi yang bersifat hoaks.

"Kita terus berkomunikasi dengan Gugas (gugus tugas) dari pemerintah, yaitu bidang humas, Dinkes, Infokom dan juga dengan CDC. Jadi, awalnya CDC ini memang dibentuk untuk menjadi sebuah komunikasi informasi untuk teman-teman yang mengadakan kegiatan penanggulangan Covid-19," paparnya.

Pihaknya berharap dengan pembagian APD tersebut dapat digunakan selama meliput pemberitaan terkait Covid-19 di wilayah zona-zona yang terpapar.

Kegiatan ini dilanjutkan dengan Pemeriksaan Kesehatan baik Suhu maun Tekanan Darah Tim CDC dan beberapa jurnalis yang dilakukan oleh Bidang Kesehatan CDC yang kami rekrut dari Akademi Perawat Bondowoso dan juga hadir serta dari Babinsa, Babinkamtibnas dan Kelurahan Bondowoso yang turut kami berikan bingkisan sembako dan masker didalam acara CDC hari ini. 


"Semoga inisiatif yang kami sampaikan ini bermanfaat bagi para sahabat jurnalis di wilayah Bondowoso," pungkasnya.

Pewarta:Ansori
Editor    : BB
Share:

No comments:

Post a comment

LSM TEROPONG

LSM TEROPONG
SEKRETARIAT : 087846111212, 085236384228

BECOFF BONDOWOSO - Jatim

BECOFF BONDOWOSO - Jatim
BECOFF BONDOWOSO - JATIM

PENGUNJUNG

IKLAN / ADV / PROFILE

IKLAN / ADV / PROFILE
Hubungi Redaksi Teropong Timur WA / Telpon / SMS : 087846111212 dan Telpon / SMS :085236384228

Popular

Becoff Bondowoso - Jatim

Becoff Bondowoso - Jatim
Becoff Bondowoso - Jatim

Featured post

LSM, ORMAS DAN AWAK MEDIA BENTUK FORUM KOMUNIKASI

LSM DAN ORMAS Serta WARTAWAN YANG HADIR Bondowoso, www.teropongtimur.co.id Puluhan LSM dan Awak Media Bondowoso Jawa Timur mengapresi...

Blog archive

Recent Posts