Satu Setengah Tahun Memimpin, Visi Misi Bupati Masih Meleset
Dugaan Jual Beli Jabatan, Semakin Jelas Diungkap Korban Mutasi

BONDOWOSO – teropongtimur.co.id

Kepemimpinan KH. Salwa Arifin dan H. Irwan Bachtiar memimpin Kabupaten Bondowoso sudah memasuki tahun kedua 2020 ini. Selama satu setengah tahun menahkodai kabupaten berjargon MELESAT, Bupati dan Wakil Bupati masih jauh dari harapan rakyat, tidak sesuai dengan apa yang pernah dijanjikan pada masa kampanye lalu, dengan kata lain masih MELESET.

Koordinator Koalisi Partai Pendukung Pemerintah, H. Nawiryanto Winarno, merasa kecewa dan malu karena tidak terwujudnya visi misi yang telah dijanjikan itu. Baginya apa yang menjadi visi misi tersebut bukan hanya sebatas JANJI manis untuk meraih simpati pemilih, namun juga dengan Allah.

"Tanpa Korupsi, Tanpa Pungli dan Tanpa Jual Beli Jabatan tidak maksimal dan menurut saya masih gagal tercapai dan tidak sesuai dengan janji. Saya kecewa, sebab setiap pertemuan dan orasi kampanye, janji itu selalu saya sampaikan kepada masyarakat calon pemilih”, jelas Direktur PT. Teropong Post Jaya sekaligus Ketua LSM Teropong.

Dikatakannya, tiga jargon visi misi tersebut belum dapat dicapai pemerintah, belum lagi janji kampaye mengembalikan uang lauk pauk pegawai, yang seakan lupa jika pernah diucapkan oleh Wakil Bupati saat kampaye lalu. 
Lebih di sayangkan lagi, Pemerintah belum dapat mencapai apa yang menjadi visi misi tersebut, tetapi bukannya mengejar dan memperbaiki kegagalan tersebut tetapi kondisi semakin tidak menentu dengan kuatnya opini dugaan jual beli jabatan, dan bergulirnya kasus PT. Bogem dan Sumur Bor di Kejaksaan Bondowoso, yang semua bersumber pada kesalahan satu orang.

“Saya khawatir, hingga di akhir masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati nantinya, apa yang menjadi kegagalan tidak bisa diperbaiki. Karena saat ini intervensi politik terhadap birokrasi sudah sangat brutal, tidak lagi dilakukan oleh pimpinan birokrasi, politisi pun mengintervensi hingga pada pengisian jabatan di pemerintahan”, kata H. Nawiryanto.
Dugaan jual beli jabatan di Bondowoso, harus segera diluruskan oleh Bupati Bondowoso, mengingat jika jual beli jabatan tersebut benar, maka telah terjadi pembiaran oleh Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat). Sebab, penanggung jawab Baperjakat adalah Bupati dan Wakil Bupati, sedang ketuanya Sekertaris Daerah. Apalagi sudah ada pengakuan dari salah satu Kasie Perkebunan Dinas Pertanian

Bupati dan Wakil Bupati sekarang ini beda dari Bupati Bondowoso sebelumnya, karena dibiayai dan diangkat oleh masyarakat, sehingga rakyat benar-benar berharap pemerintahan dapat mensejahterakan rakyat. Jadi Bupati dan Wakil Bupati harus sadar, keluhan rakyat seperti saya harus didengarkan.

Sebagai masyarakat saya juga berharap, Aparat Penegak Hukum Bondowoso lebih pro aktif, karena jual beli jabatan merupakan gratifikasi bukan delik aduan, melainkan tindak pidana murni. Jadi setiap lembaga penegak hukum berkewajiban menanganinya. (*)
Share:

No comments:

Post a comment

LSM TEROPONG

LSM TEROPONG
SEKRETARIAT : 087846111212, 085236384228

BECOFF BONDOWOSO - Jatim

BECOFF BONDOWOSO - Jatim
BECOFF BONDOWOSO - JATIM

PENGUNJUNG

IKLAN / ADV / PROFILE

IKLAN / ADV / PROFILE
Hubungi Redaksi Teropong Timur WA / Telpon / SMS : 087846111212 dan Telpon / SMS :085236384228

Popular

Becoff Bondowoso - Jatim

Becoff Bondowoso - Jatim
Becoff Bondowoso - Jatim

Featured post

LSM, ORMAS DAN AWAK MEDIA BENTUK FORUM KOMUNIKASI

LSM DAN ORMAS Serta WARTAWAN YANG HADIR Bondowoso, www.teropongtimur.co.id Puluhan LSM dan Awak Media Bondowoso Jawa Timur mengapresi...

Blog Archive

Recent Posts