Tanah Perhutani Diserobot Dialas Tengah Sumbermalang, Program RHL Gagal Total





Situbondo,www.teropongtimur.co.id.

Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) yang diluncurkan pemerintah pusat melalui Perhutani di wilayah Kabupaten Situbondo pada tahun lalu diindikasi gagal sejak perencanaan. 

Hal itu dikatakan Ketua Umum LSM Siti  Jenar, EKO FEBRIANTO ”Menurut pengamatan kami dilapangan program Rehabilitasi Hutan Dan Lahan (RHL) didesa Alas Tengah Kecamatan Sumber malang kabupaten Situbondo itu gagal dikarenakan lahan/Hutan yang menjadi target penghijauan tersebut beralih fungsi dan beralih nama menjadi tanah pribadi/  bersertifikat, "kata Eko Ketua umum LSM Siti Jenar (Situbondo Investigasi jejak kebenaran) kepada wartawan di situbondo, jum'at 24 April 2020
Menurutnya, Progam tersebut dianggap gagal total karena perum perhutani KPH Bondowoso tidak mengetahui kalau tanahnya di serobot warga dan berubah status kepemilikan menjadi milik perorangan sejak diikut sertakan pada program PRONA dari tahun 2016 - 2017. "Dan beralihnya Status tanah Negara Kesatuan Republik Indonesia ini tak lepas dari keterlibatan para cukong cukong tanah. Oknum pemerintah desa. Bahkan oknum oknum Markus (Makelar Kasus) level atas di Situbondo ini, dengan hasil pelaksanaannya yang direncanakan oleh Perhutani seperti yang kita ketahui bersama menjadi GATOT alias Gagal Total.

”indikasi gagalnya dari awal karena areal Target Penghijauan tersebut sudah d
beralih Status dan sangat kelihatan akan terjadi kegagalannya. Akan tetapi mengapa d Daerah dalam hal ini KPH Perhutani kok menyetujui ? nah ini yang juga kita patut  untuk dipertanyakan.

Ketua umum LSM Siti Jenar juga menulis surat resmi ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan  melaporkan ke pihak Divisi Regional perhutani Jatim untuk turun dan mengecheck langsung kebawah karena program Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) di Desa Alas Tengah Kecamatan Sumbermalang Kabupaten Situbondo ini sangat berpotensi menimbulkan kerugian Negara. Eko pun menambahkan kami menyampaikan ini Tentunya dibarengi dengan berbagai bukti, fakta lapangan dan data yang benar-benar akurat. Ini juga menyangkut upaya Pemulihan Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang telah rusak" ujar Eko

"EKO juga berharap alangkah baiknya Pemerintah sebagai pemilik anggaran segera melakukan Evaluasi dengan melibatkan Tim Independen. Tujuannya untuk membuktikan apakah program RHL tersebut layak diteruskan atau tidak. Jangan sampai milliyaran Uang Negara menguap tanpa hasil (Mubadzir). 

"Apalagi ini program pemulihan Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang sangat penting. Jangan sampai Uang Negara terus keluar, tapi disatu sisi kerusakan lingkungan tidak ada perbaikan yang signifikan. Bahkan semakin parah karena ulah perambah hutan yang tidak bisa dihentikan oleh mereka yang diberi amanah sebagai penjaga hutan dan sungai itu," terangnya.
Sebelumnya juga sempat diberitakan, di beberapa media kalau Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) yang diluncurkan pemerintah melalui Perhutani KPH Bondowoso yang meliputi 2 kabupaten yaitu Situbondo dan Bondowoso ini, diindikasi banyak kegagalan dan berpotensi besar Merugikan Negara dan Masyarakat juga Perhutani itu sendiri. apalagi ditambah permasalahan banyak tanah Negara yang dikelola Perhutani berubah kepemilikannya menjadi milik oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. salah satu contoh gamblangnya seperti yang terjadi di Desa Alas Tengah Kecamatan Sumbermalang Kabupaten Situbondo ini. 

Kami juga sangat berharap  Semoga Rekan-rekan di "Teritorial dan Legal" bisa segera memecahkan masalah ini agar masalah/problem Desa Alas Tengah Kecamatan Sumbermalang Kabupaten Situbondo ini segera dapat teratasi. Itu harapan Saya.
Pungkas Eko.

Terpisah dengan Ketum LSM Siti Jenar, Ketum Lembaga Peduli Lingkungan Hidul (LPLH)  Kabupaten Situbondo, ILHAM FAHRUZI mengatakan, Tanah, Air, Udara adalah milik Negara Kesatuan Republik Indonesia yang dilindungi oleh Undang-Undang Dasar 1945 maka kami siap membela dan mempertahankannya, bagi kami NKRI Harga Mati, disini tidak ada harga tawar-menawar lagi, sejengkal tanah milik Negara harus diperjuangkan dan dipertahankan serta apapun resikonya." Terangnya

ILHAM FAHRUZI selaku Ketum LPLH melanjutkan pernyataannya, " Rawe-Rawe Rantas , Malang-Malang Putung , Sikat habis pengganggu kelestarian lingkungan hidup Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ." Tegasnya.

Pewarta: Redaksi/ Ilham fahruzi
Editor: Buang Arifin
Share:

No comments:

Post a comment

LSM TEROPONG

LSM TEROPONG
SEKRETARIAT : 087846111212, 085236384228

BECOFF BONDOWOSO - Jatim

BECOFF BONDOWOSO - Jatim
BECOFF BONDOWOSO - JATIM

PENGUNJUNG

IKLAN / ADV / PROFILE

IKLAN / ADV / PROFILE
Hubungi Redaksi Teropong Timur WA / Telpon / SMS : 087846111212 dan Telpon / SMS :085236384228

Popular

Becoff Bondowoso - Jatim

Becoff Bondowoso - Jatim
Becoff Bondowoso - Jatim

Featured post

LSM, ORMAS DAN AWAK MEDIA BENTUK FORUM KOMUNIKASI

LSM DAN ORMAS Serta WARTAWAN YANG HADIR Bondowoso, www.teropongtimur.co.id Puluhan LSM dan Awak Media Bondowoso Jawa Timur mengapresi...

Blog Archive

Recent Posts