Dituding Pemberitaan Fitnah Pimred Media Teropong Berikan Klarifikasinya

Foto konfirmasi Media Teropong kepada Bupati Bondowoso, KH. Salwa Arifin
BONDOWOSO – teropong.co.id – Dituding membuat berita fitnah dan pencemaran nama baik terkait pemberitaan www.teropong.co.id, dengan judul “Mbah Mar Ternyata Bukan Dari Kemenkopolhukam RI Tapi Penasehat Spiritual, Pimpinan Redaksi ( Pimred ) media Teropong, H. Nawiryanto Winarno, SE, memberikan klarifikasinya, 09/07/2020.

Sebelumnya, H. Nawiryanto, mengutip pemberitaan, deliknews.com, yang berjudul “Wow, Ketum BPI KPNPA dan Mbah Mar Gugat Dua Media di Dewan Pers”. Ketum BPI KPNPA, Tubagus Rahmad Sukendar bersama Maryadi atau akrab disapa Mbah Mar, mengajukan gugatan dua media ke Dewan Pers, kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Dasar gugatan itu, lantaran dua media tersebut diduga melakukan pemberitaan fitnah yang berujung pada pencemaran nama baik mbah Mar. Kedua media yang dilaporkan itu yakni Media Online Teropong Bondowoso dan News Editor. Sebelumnya, dikabarkan ada satu orang yang memperkenalkan diri Staf Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Republik Indonesia (Kemenkopolhukam RI) Bidang Perselisihan yang bernama Maryadi Botukal dan oknum Pejabat teras Pemkab Bondowoso yang telah resmi ditetapkan Tersangka oleh Polres Bondowoso dalam kasus ancaman pembunuhan.

H. Nawiryanto Winarno, SE., menyayangkan statement yang mengatakan berita Media Teropong dan Media Editor News itu adalah fitnah yang berujung pada pencemaran nama baik Mbah Mar, “kami mempunyai bukti yang cukup dalam pemberitaan sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan siap menunjukan bukti - bukti bila di panggil dewan pers beserta saksi-saksi yang mendengar dan melihat langsung peristiwa tersebut”.

“Media Teropong siap untuk menunjukkan bukti - bukti terkait pemberitaan tersebut dan ini murni hasil temuan di lapangan serta tidak ada unsur lain. Kami juga telah melakukan konfirmasi kepada Bupati dan beberapa pihak di Pendopo Kabupaten Bondowoso, yang intinya membenarkan peristiwa kedatangan tamu yang awalnya diperkenalkan oleh oknum Pejabat dari staf Kemenkopolhukam”.
Foto Kedatangan tamu yang diperkenalkan oleh oknum pejabat, sebagai Staf dan Kepercayaan dari Kemenpolhukam. Foto by Ajudan Bupati Bondowoso
Dirinya juga menyayangkan pihak yang merasa dirugikan, dalam hal ini Mbah Mar, sesuai dengan pemberitaan di media lensanasional.com yang berjudul “Mbah Mar : Saya Akan Laporkan Nawiryanto Ke Bareskrim Polri” dituliskan “Terpisah, Nawiryanto oknum LSM Teropong saat dihubungi ponselnya tidak diangkat, dan dikirim pesan singkat (SMS) hingga berita ditayangkan tidak juga dibalas”. Faktanya, saya tidak menerima panggilan telepon atau SMS yang mengatasnamakan Mbah Mar, kata Nawiryanto.

Berita tersebut juga telah dikonfirmasikan langsung kepada Bupati Bondowoso, KH. Salwa Arifin, yang saat itu menerima sendiri, kehadiran Mbah Mar yang didampingi dan diperkenalkan oleh Oknum Pejabat sebagai orang dari Staf Kemenpolhukam, sekaligus Mbah Mar juga memperkenalkan diri kepada Bupati KH. Salwa Arifin.

Bupati Bondowoso, KH. Salwa Arifin, membenarkan bahwa dirinya telah kedatangan tamu yang yang diperkenalkan oleh Oknum Pejabat dari Staf dan Kepercayaan Kemenkopolhukam. “Bupati menyatakan, bahwa Mbah Mar telah dipanggil Dandim Bondowoso, karena salah. Untung tidak membawa identitas, kalau membawa ya tambah sarah (berat dalam bahasa Madura), hanya memperkenalkan diri secara lisan. Memang dari awal menunjukkan kejanggalan, karena tidak menunjukkan identitas. Dan kalau memang benar, pasti ada pengatarnya (surat pengantar).
“Dari awal, gelagatnya, bicaranya, memang menunjukkan kejanggalan, tapi memang hanya memperkenalkan diri secara lisan. Tetapi setelah dipanggil Dandim Bondowoso, akhirnya orangnya (Mbah Mar) menyadari, memang hanya pribadi. Mau dilaporkan? (tanya Bupati kepada Pimred Media Teropong) Kan hanya informasi memberitakan, jelas Bupati KH. Salwa Arifin.
Pimres Media Teropong dan Ketua Umum LSM Teropong
H. Nawiryanto, juga menyatakan, jika Mbah Mar salah dalam menilai pemberitaan dimedia. “Jika Mbah Mar merasa di fitnah atas pemberitaan, sebenarnya yang salah adalah oknum Pejabat yang memperkenalkan Mbah Mar sebagai Staf dan kepercayaan dari Kemenpolhukam, seperti yang disampaikan oleh Bupati. Sedang media hanya menulis berita sesuai dengan fakta dan hasil konfirmasi sumber berita”.

Lebih lanjut, H. Nawiryanto, menjelaskan. “Tentunya semua itu sudah di atur dalam Undang- Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers bab II pasal 5 yaitu Pers nasional berkewajiban memberikan peristiwa dan opini dengan menghormati norma-norma agama dan rasa kesusilaan masyarakat serta asas praduga tak bersalah, Pers wajib melayani Hak Jawab dan Pers wajib melayani Hak Koreksi. (*)
Share:

No comments:

Post a comment

LSM TEROPONG

LSM TEROPONG
SEKRETARIAT : 087846111212, 085236384228

BECOFF BONDOWOSO - Jatim

BECOFF BONDOWOSO - Jatim
BECOFF BONDOWOSO - JATIM

PENGUNJUNG

IKLAN / ADV / PROFILE

IKLAN / ADV / PROFILE
Hubungi Redaksi Teropong Timur WA / Telpon / SMS : 087846111212 dan Telpon / SMS :085236384228

Popular

Becoff Bondowoso - Jatim

Becoff Bondowoso - Jatim
Becoff Bondowoso - Jatim

Featured post

LSM, ORMAS DAN AWAK MEDIA BENTUK FORUM KOMUNIKASI

LSM DAN ORMAS Serta WARTAWAN YANG HADIR Bondowoso, www.teropongtimur.co.id Puluhan LSM dan Awak Media Bondowoso Jawa Timur mengapresi...

Blog Archive

Recent Posts