Kapolres Pasuruan Kota Hadiri Giat Sosialisasi Pemahaman Protokol Kesehatan Tentang Pemulasaraan Covid-19


Pasuruan,www.teropongtimur.co.id.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP ARMAN, S.I.K., M.S.I. menghadiri Giat Sosialisasi pemahaman protokol Kesehatan tentang pemulasaraan dan tata cara pemakaman jenasah yang terpapar covid -19 kepada aparat Pemerintah Desa dan ulama di Wilayah Kecamatan Grati Kabupaten Pasuruan, Selasa ( 28/07/20) pukul 11:00 Wib

Kegiatan acara tersebut bertempat Di Pendopo Kecamatan Grati Kabupaten Pasuruan Dan dihadiri juga oleh Asisten 1 Pemerintah Kota Pasuruan DRS. SAIFUL ANANG WIJAYA, M.S.I., berserta Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten. Pasuruan ANI LATIFAH., Direktur RSUD Grati Kabupaten. Pasuruan DR. RETNO., Forkopimka Kecamatan Grati., Kasat Binmas Polres Pasuruan Kota, AKP YURIAH FITRIATU., Kasat Intelkam Polres Pasuruan Kota, Iptu MUHAMMAD RIZA RAHMAN, S.I.K., Ketua MUI Kecamatan Grati , Ketua MWC dan Ranting NU Kecamatan Grati, Kepala Desa dan Perangkat Desa Se-kecamatan Grati.

Pembukaan kegiatan Sosialisasi pemahaman protokol Kesehatan tentang pemulasaraan dan tata cara pemakaman jenasah yang terpapar covid -19.
Di buka dengan Pembacaan Doa selanjudnya Sambutan Asisten I Pemerintahan Kabupaten Pasuruan,
Terkait penerapan Protokol Kesehatan.

"Dan menjelaskan Pemulasaraan Jenazah Covid-19 sesuai syariat Islam.
Harapan kita semua adalah peran bersama dalam memutus rantai Penyebaran Covid-19 diharapkan dalam sosialisasi ini tidak ada lagi Perebutan Jenazah dan Penolakan Jenazah.
Untuk Pasien Pasien yang dimakamkan secara protokol Covid-19 adalah Positif, Pasien Suspek dan Pasien Probider.

Dan Untuk menyambut Bulan besar serta hajatan kita tidak melarang namun tetap
Memakai Panggunaan protokol kesehatan dengan menggunakan cara Jaga Jarak, Cuci tangan, Cek Suhu tubuh dan Termogun, tidak menyediakan menu makanan Prasmanan, tidak ada hiburan elekton, Untuk adanya sosialisasi ini juga saya Harapkan bisa di sampaikan kepada masyarakat.

Selanjudnya sambutan dari Bapak Kapolres Pasuruan Kota AKBP. ARMAN, S.I.K.,M.S.I. menyampaikan beberapa hari lalu terdapat incident yang terjadi di Lekok, Grati dan Nguling mengapa terjadi karena kurangnya sosialisasi terkait Pemakaman jenazah Covid-19 ke Masyarakat. Dan untuk prinsip kami
penindakan hukum iyalah tindakan yang paling terakhir, kalau kita udah jelaskan dan disosialisasi tidak bisa, kami dari Kepolisian mendorong pemangku kepentingan dan Stakholder untuk menggandeng ulama dan tokoh masyarakat untuk meyakinkan masyarakat. Untuk Peran serta Polri dan
TNI adalah menjelaskan dan turun langsung kepada masyarakat terkait Pademi dan tugas Pemerintah Daerah adalah menjelaskan Pemulasaraan terhadap jenazah yang memang dilaksanakan sesuai dengan Syariat Islam. "Jelas kapolrez

Direktur Rumah Sakit Grati. Dr RETNO menyampaikan juga, saya berterima kasih kepada Seluruh Jajaran TNI Polri dan jajaran Pemerintah Kabupaten Pasuruan, hari ini kita bisa bersilaturahmi dan membahas Pelayanan Masyarakat di tengah Podemi Covid -19, dan saya menerangkan juga bahwasanya Di Rumah Sakit Grati terdapat pelayanan covid -19 dan itu tidak tercampur dengan pelayanan masyarakat dalam rawat inap dan itu terdapat 38 kamar.

"Untuk itu bapak bapak dan Ibu Ibu agar menyampaikan kepada masyarakat agar jangan takut datang ke Rumah sakit Grati yang menginformasikan Covid-19 tidak seperti itu, untuk tentang pemulasaraan jenazah dan penerapan SOP, UU No.4 tahun 2019 tentang covid tergolong wabah, untuk tenaga medisnya juga udah terlatih terkait penggunaan APD dan pemulasaraan jenazah. Untuk jenazah yang meninggal
akan diberikan endukasi terhadap keluarga. "Ucap Dr Retno

"Selanjutnya, Dalam pemindahan jenazah ke ruang
Pemulasaraan mohon Maaf di RSUD Grati tidak ada jadi untuk jenazah yang
meninggal kita kirim ke RSUD Bangil. Untuk pemakaman jenazah Covid-19 cukup petugas yang terlibat pihak keluarga boleh melihat dari jauh, untuk memutus mata Rantai penyebaran covid 19 adalah peran kita bersama.

"Dalam sesi tanyak jawab pertanyaan Bapak Kapolres Pasuruan Kota, untuk terkait Pemakaman jenazah Covid19
yang mana bolehkah pemakaman di tempatkan di pemakaman atas permintaan keluarga. "Jelasnya

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan menyampaikan bahwasanya
pemakaman Jenazah Covid-19 boleh saja atas Permintaan Keluarga namun ada Pemakaman yang ditempatkan khusus Jenazah Covid-19 namun harus tetap menggunakan Protokol Covid-19

Dan Ketua MWC NU Grati Pertanyakan bahwasanya beredar Vidio terkait Pemakaman Covid19, kenapa orang yang meninggal tentunya virus juga mati
dan masyarakat masih dipersulit.???... Untuk tanggapan Direktur RSUD Grati, Dr RETNO me jelaskan, Virus memang Mati tetapi kita harus mengikuti protokol pemakaman Covid-19 dimana dikhawatirkan ada virus yang masih menempel di tempat lain, untuk kendala lain bahwasanya jenazah perempuan tidak ada tenaga wanita dalam pemulasaraan jenazah sedangkan untuk Proses pemakaman dari pihak keluarga di persilahkan kita juga menyiapkan APD namun tidak banyak dari pihak keluarga yang ikut. " Jawab Dr Retno 

"Dan dilanjutkan pembacaan Do'a oleh Ketua MUI Kecamatan Grati Kabupaten Pasuruan. Untuk penutupan acara Kegiatan Sosialisasi Pemahaman Protokol Kesehatan Tentang Pemulasaraan Dan Tata Cara Pemakaman Jenaza.

Reporter: char
Editor: Buang Arifin

Share:

No comments:

Post a comment

LSM TEROPONG

LSM TEROPONG
SEKRETARIAT : 087846111212, 085236384228

BECOFF BONDOWOSO - Jatim

BECOFF BONDOWOSO - Jatim
BECOFF BONDOWOSO - JATIM

PENGUNJUNG

IKLAN / ADV / PROFILE

IKLAN / ADV / PROFILE
Hubungi Redaksi Teropong Timur WA / Telpon / SMS : 087846111212 dan Telpon / SMS :085236384228

Popular

Becoff Bondowoso - Jatim

Becoff Bondowoso - Jatim
Becoff Bondowoso - Jatim

Featured post

LSM, ORMAS DAN AWAK MEDIA BENTUK FORUM KOMUNIKASI

LSM DAN ORMAS Serta WARTAWAN YANG HADIR Bondowoso, www.teropongtimur.co.id Puluhan LSM dan Awak Media Bondowoso Jawa Timur mengapresi...

Blog Archive

Recent Posts