Tersangka Dugaan Ancaman Pembunuhan Tak Penuhi Panggilan Penyidik Tahap 2



Bondowoso,www.teropongtimur.co.id.

Informasi yang dihimpun dari pengacara pelapor dugaan ancaman pembuhnuhan, Eko Saputro, SH., MH., seharusnya hari ini, Selasa, 28 Juli 2020, pelimpahan berkas perkara bersama barang/alat bukti dan Tersangka dugaan ancaman pembunuhan, H. Saifullah dari penyidik polres Bondowoso kepada Penuntut Umum (tahap 2). 

Hal ini dilakukan karena penyidikan kasus saifullah terkait dengan dugaan tindak pidana tanpa hak mengirimkan Informasi Elektronik yang berisi ancaman kekerasan atau memaksa orang lain supaya melakukan atau tidak melakukan atau membiarkan sesuatu dengan kekerasan atau ancaman kekerasan sebagaimana dimaksud pasal 45B Uu no 19/2016 tentang perubahan atas UU no 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, pasal 45 ayat (3) jo pasal 29 UU No. 11/2008 jo. Pasal 335 KUHP sudah dinyatakan lengkap (P-21) oleh Penuntut Umum. 

Dengan demikian tugas penyidik sudah selesai melakukan Penyidikan sebagaimana dimaksud pasal 1 angka 2 KUHAP dan tinggal Penuntut Umum melakukan Penuntutan dengan melimpahkan perkaranya ke Pengadilan Negeri guna diperiksa/disidangkan dan di putus (vonis).

Eko Saputro selaku kuasa hukum dari saksi korban/ pelapor (Alun Taufana) menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Penyidik Polres Bondowoso karena mau menerima dan memproses laporan/ Pengaduan kami ini secara profesional walaupun orang yang kami laporkan adalah Pejabat/Sekda Di Kabupaten Bondowoso, ini dibuktikan oleh Polres Bondowoso bahwa hukum tidak tidak tumpul ke atas. 

Namun saya kecewa, kata Eko Saputro, karena terhadap tersangka tidak dilakukan penahanan, padahal tersangka diduga telah berusaha mengulangi lagi perbuatannya, yaitu dengan mengintimidasi klien kami dan saksi dalam perkara ini. Seharusnya hal ini sudah cukup alasan bagi penyidik untuk melakukan penahanan, apalagi tadi pagi panggilan untuk tahap 2 tidak dihadiri. 

Jadi, jika tersangka merasa tidak bersalah seharusnya dia buktikan di pengadilan, bukan malah menghambat proses penyidikan, kata Eko Saputro.

Dilain tempat, Ketua LSM Teropong, H. Nawiryanto Winarno, SE., menyayangkan ketidakhadiran tersangka dalam proses hukum, dalam hal ini H. Saifullah. “Mengapa tersangka tidak hadir, padahal hari ini yang bersangkutan ada di tempat. Kesannya seperti tidak menghargai proses hukum yang telah berjalan”. 

Apalagi ada tuduhan kepada penyidik Polres Bondowoso, tersangka (H. Saifullah) berdasarkan informasi dari tim penasehat hukumnya menyatakan, ada dugaan prosedur yang dilanggar oleh penyidik Polres Bondowoso dalam menangani kasus dugaan ancaman pembunuhan, dari penerapan pasal hingga prosedur pemeriksaan sebelum ditetapkan menjadi tersangka. 

Tudingan tersangka tersebut, saya nilai merupakan tuduhan serius kepada aparat penegak hukum, kata H. Nawiryanto. “Penyidik Polres Bondowoso sudah bekerja keras, mengumpulkan bukti yang akan membuat terang perkara. Sehingga kemudian menentukan tersangka, sehingga proses penetapan tersangka itu bukanlah penetapan “Ngawur” tanpa dasar. Karena penetapan tersangka tidak sesuai prosedur, akan sangat merugikan orang, dan saya yakin penetapan tersangka oleh penyidik sudah sesuai dengan prosedur”, pungkas H. Nawiryanto. (*)

                       Tim
Share:

No comments:

Post a comment

LSM TEROPONG

LSM TEROPONG
SEKRETARIAT : 087846111212, 085236384228

BECOFF BONDOWOSO - Jatim

BECOFF BONDOWOSO - Jatim
BECOFF BONDOWOSO - JATIM

PENGUNJUNG

IKLAN / ADV / PROFILE

IKLAN / ADV / PROFILE
Hubungi Redaksi Teropong Timur WA / Telpon / SMS : 087846111212 dan Telpon / SMS :085236384228

Popular

Becoff Bondowoso - Jatim

Becoff Bondowoso - Jatim
Becoff Bondowoso - Jatim

Featured post

LSM, ORMAS DAN AWAK MEDIA BENTUK FORUM KOMUNIKASI

LSM DAN ORMAS Serta WARTAWAN YANG HADIR Bondowoso, www.teropongtimur.co.id Puluhan LSM dan Awak Media Bondowoso Jawa Timur mengapresi...

Blog Archive

Recent Posts