Pembangunan Madrasah Menggunakan Anggaran DD, TPK Desa Pocangan Mengaku Tidak Tahu

JEMBER – teropongtimur.co.id – Pengelolaan Dana Desa (DD) mesti menjadi perhatian serius. Transpransi, akuntabilitas dan efektifitasnya masih harus terus ditingkatkan oleh Pemerintahan Desa. Apalagi Aparatur dan Organisasi Perangkat kerja Pemerintah Desa sudah memiliki tupoksi sesuai aturan yang ditetapkan oleh Kementrian Desa, termasuk dalam mengelola anggaran.

Di Desa Pocangan, Kecamatan Sukownono, Kabupaten Jember, masyarakat setempat mengadukan proyek pembangunan madrasah itu ke media Teropong. Pembangunan Madrasah tersebut diketahui menggunakan Dana Desa (DD) dengan total nilai sebesar Rp. 325 juta. Namun, anehnya pada saat pengerjaan proyek di desa tanpa di ketahui Tim Pelaksana Kegiatan (TPK). Bahkan, Kepala Desa setempat, diduga mengabaikan peran dan tupoksi TPK.

Padahal jelas, tugas TPK dalam melaksanakan Pengadaan Barang/Jasa di Desa memiliki tugas melaksanakan Swakelola, mengawasi Swakelola, menggumumkan tender untuk Pengadaan melalui Penyedia, memilih dan menetapkan Penyedia, mengawasi pelaksanaan pekerjaan oleh Penyedia, memeriksa dan melaporkan pengerjaan Pengadaan kepada Kasi/Kaur, dan mengumumkan hasil kegiatan dari pengadaan melalui Swakelola dan hasil kegiatan dari Pengadaan melalui Penyedia.

Perihal tersebut, diungkap oleh Ketua TPK Desa Pocangan, H. Sarbini, ketika di datangi wartawan di kantor Desa, Senin(3/8/2020). Dirinya, mengaku bahwa didalam pelaksanaan proyek pembangunan gedung madrasah yang di kerjakan tanpa sepengetahuan pihaknya dan masalah ini sangat di sayangkan.

Menurutnya, TPK memiliki fungsi dan peranan yang jelas dalam setiap proses kegiatan di desa sebagai tim yang ditetapkan oleh Kepala Desa sesuai dengan Surat Keputusan (SK) yang terdiri dari unsur Pemerintah Desa dan unsur lembaga kemasyarakatan desa untuk melaksanakan Pengadaan Barang/Jasa.

“Jadi, terkait proses dan segala urusan yang dilakukan Pemdes dalam hal pengerjaan proyek pembangunan gedung madrasah itu, seharusnya mengikuti mekanisme aturan yang telah di tentukan,” sesalnya.

Sampai berita ini dilansir, belum ada konfirmasi dari Kepala Desa Pocangan Kecamatan Sukowono Kabupaten Jember, Samsul Muarif.

Berdasarkan hasil tim investigasi LSM dan wartawan Teropong (Selamet) , proyek pembangunan gedung MD Nurul Yakin yang di berlokasi di RT/RW. 09/03 dengan panjang 17 meter dan lebar 7 meter dengan total biaya sebesar Rp. 325.512.311 juta dari anggaran (DD) tahun 2020. Saat ini pengerjaan belum selesai. Bahkan, diduga dalam pelaksanaan pekerjaannya tidak sesuai dengan spek dan RAB yang ada. (Slamet/Herman)
Share:

No comments:

Post a comment

LSM TEROPONG

LSM TEROPONG
SEKRETARIAT : 087846111212, 085236384228

BECOFF BONDOWOSO - Jatim

BECOFF BONDOWOSO - Jatim
BECOFF BONDOWOSO - JATIM

PENGUNJUNG

IKLAN / ADV / PROFILE

IKLAN / ADV / PROFILE
Hubungi Redaksi Teropong Timur WA / Telpon / SMS : 087846111212 dan Telpon / SMS :085236384228

Popular

Becoff Bondowoso - Jatim

Becoff Bondowoso - Jatim
Becoff Bondowoso - Jatim

Featured post

LSM, ORMAS DAN AWAK MEDIA BENTUK FORUM KOMUNIKASI

LSM DAN ORMAS Serta WARTAWAN YANG HADIR Bondowoso, www.teropongtimur.co.id Puluhan LSM dan Awak Media Bondowoso Jawa Timur mengapresi...

Blog archive

Recent Posts