Kemeriahan Happy Anniversary Iksas Ke-32 Di Kalipuro



Bondowoso,www.teropongtimur.co.id.

Pekan kemaren, Ahad 4 Oktober 2020 ditengah meroketnya pandemi covid 19, dengan tetap mematuhi protocol kesehatan (prokes) Pemerintah, Ikatan Alumni Salafiyah Syafiiyah (Iksass) Sub Rayon Kalipuro Banyuwangi menggelar happy anniversary IKSASS ke 32. Pagelaran ini sejatinya, adalah acara paguyuban IKSASS Sub Rayon kalipuro Banyuwangi yang biasanya diisi dengan pembacaan ratibul Haddad, sebuah dzikir karya al-Imam Abdullah al-haddad.

Namun untuk kembali merajut tali jemali yang kian meretas. Di rasa perlu untuk menggelar happy anniversary IKSASS. Dihadiri tak kurang dari seratus penghadir, acara ini menemukan kemeriahannya. Acara diawali dengan pembacaan ratibul Haddad, dilanjutkan dengan Sambutan Ketua IKSASS Sub rayon dan diakhiri dengan Motivasi. Tampil sebagai motivator dalam acara itu ialah H. Mastur, tokoh flamboyan IKSASS Rayon Banyuwangi.
Dengan gayanya yang cukup kocak ia memulainya dengan salam. Menurutnya, Kalipuro adalah basis alumni Sukorejo, mestinya Putra putra Kalipurolah yang mengisi ruang public Banyuwangi, namun itu belum tampak terlihat. Sungguh sangat disayangkan ! menyentil dawuh Kiai As’ad, untuk mengubah suatu keadaan maka kita harus atau bisa dikatakan wajib menjadi atau bahkan merebut secara wajar posisi ketua dalam suatu komunitas. Jika tidak, kita akan tetap berjalan ditempat, menurutnya sambil berapi api. Gaya orasi konvensional yang sangat memukau. Tak heran Jama’ah yang hadir berdecak kagum. Apalagi ketika ia mengungkap pepatah arab yang berbunyi “al-ittihad sababun najah” (kekompakan merupakan salah satu sebab kesuksesan) tepuk tanganpun tidak bisa dibendung. H. Mastur seakan mendapatkan ruang dan diterima khalayak, ia pun panjang lebar menceritakan pengalaman pertemuannya dengan Alm. Kiai Fawaid.

"Saya ini punya istri dua. Paparnya, mengutip dawuh Kiai Fawaid. Sontak mendengar dawuh Kyai ini H. Mastur dan kawan terperanjat keheranan. Lantas bertanya: “ siapakah Kyai Nyai kedua itu? Pertama, Ya Nyainya (Nyai Juwairiyyah yang dimaksud) Kedua, ya kalian kalian ini. Artinya. Para alumni Sukorejo dianggap sebagai istri kedua alm. Kyai Fawaid. Artinya para alumni sangat diperhatikan oleh Kiai, apakah para Alumni di masyarakat bermanfaat atau tidak. Menjadi tokoh atau tidak. Jelas saja, suasana menjadi hening, semuanya seakan akan larut dalam kalam kalam hikmah, Merenungi cerita yang di sampaikan H. Mastur.
Saya terkadang berpikir, Sukorejo telah banyak memberikan manfaat kepada saya, tuturnya. Namun apa yang telah kita berikan kepada Sukorejo tidak sebanding dengan apa yang telah diberikan Sukorejo kepada kita. Ayo berjuang tanpa batas untuk Sukorejo, ajaknya.

Acara ini menemukan puncaknya tepat adzan dhuhur berkumandang. Sebelum acara ini benar benar diselesaikan, KH. Husaini, seorang Kiai Kharismatik Kalipuro, menutupnya dengan wasiat Kiai As’ad. “Berjuang itu harus sibuk. Kalau tidak sibuk itu bukan berjuang namanya”.

Pewarta: Habib Muhammad
Share:

No comments:

Post a comment

LSM TEROPONG

LSM TEROPONG
SEKRETARIAT : 087846111212, 085236384228

BECOFF BONDOWOSO - Jatim

BECOFF BONDOWOSO - Jatim
BECOFF BONDOWOSO - JATIM

PENGUNJUNG

IKLAN / ADV / PROFILE

IKLAN / ADV / PROFILE
Hubungi Redaksi Teropong Timur WA / Telpon / SMS : 087846111212 dan Telpon / SMS :085236384228

Popular

Becoff Bondowoso - Jatim

Becoff Bondowoso - Jatim
Becoff Bondowoso - Jatim

Featured post

LSM, ORMAS DAN AWAK MEDIA BENTUK FORUM KOMUNIKASI

LSM DAN ORMAS Serta WARTAWAN YANG HADIR Bondowoso, www.teropongtimur.co.id Puluhan LSM dan Awak Media Bondowoso Jawa Timur mengapresi...

Blog Archive

Recent Posts