Tidak Main-Maiin, FKMPP Laporkan Kadis BPBD Pamekasan Ke Kejari



Pamekasan,www.tropongtimur.co.id.

Persoalan Pandemi Covid-19 belum usai melanda negara Indonesia yang dampaknya sangat luar biasa terhadap perputaran roda perekonomian sosial masyarakat. Bencana itu kemudian mendapat perhatian khusus oleh pemerintah pusat sampai daerah untuk segera melakukan penanggulangan penyebaran virus covid-19 agar tidak menambah kluster baru.

Pemerintah kabupaten Pamekasan melalui BPBD Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat sehingga dari beberapa Program yang menggunakan dana APBD tersebut harus dianggarkan untuk Pengadaan Tandon cuci tangan senilai Anggaran Pengadaan Tandon Kecil Penaggulangan Bencana Corona Virus (COVID 19) dengan Pagu Rp.
4,509,500,000 sebanyak 1555 Unit Tandon dan Penyangganya, dengan realisasi anggaran Rp.4,437,000,000 sebanyak 1530 Unit. Saat ini kegiatan tersebut mendapat sorotan dan menjadi polemik besar di Kabupaten Pamekasan yang harus segera dituntaskan dan diungkap transparansi maupun dugaan pelaku korupsi kegiatan tersebut.

"Pasalnya, pengadaan tandon ini diduga dijadikan bancakan oleh oknum tertentu untuk meraup keuntungan, dalam hal ini Forum Kajian Mahasiswa Pemuda Pamekasan (FKMPP) telah melayangkan surat laporan ke kejaksaan negri Kabupaten Pamekasan. "Dari beberapa persoalan tersebut akhirnya dilaporkan oleh UMAR FARUQ dan kawan-kawan ke kejaksaan dengan landasan beberapa temuan diantaranya:

-1). Mark Up anggaran pada Pengadaan Tendon dengan harga per- Unit Rp. 2,900,000 sesuai Perpres 54 Tahun 2010 Pasal 6 Menghindari Dan Mencegah Pemborosan Keuangan Negara Dalam Pengadan Barang Dan Jasa.

-2). Perencanaan Pengadaan Tandon yang terkesan asal-asalan sehingga memakan banyak biaya.

-3). Terkesan untuk bagi-bagi Kue Anggaran kepada pihak ketiga sebanyak 12 CV. Sesuai Perpres 54 Tahun 2010 Pasal 24 Ayat 3 Memecah Pengadaan Barang Atau Jasa Menjadi Beberapa Paket Dengan Maksud Menghindari Pelelangan.

-4). Asas manfaat pengadaan tandon nihil karena diberbagai Masjid tidak digunakan.

UMAR FARUQ selaku pelapor mengatakan kepada awak media, "Kasus ini harus betul-betul dikawal dan harus betul-betul dituntaskan karena ini menyangkut uang negara, saya tidak akan membiarkan oknum-oknum tertentu mengambil keuntungan apalagi sampai korupsi ditengah bencana pandemi covid-19 yang melanda masyarakat Pamekasan, "tuturnya dengan nada serius.

"Dari beberapa oknum yang dilaporkan diantaranya: Kepala Dinas BPBD Kabupaten Pamekasan, AKMALUL FIRDAUS dan beberapa CV yang terlibat dalam pengadaan tandon cuci tangan beserta penyanggahnya.

Direlis: Farida
Share:

No comments:

Post a comment

LSM TEROPONG

LSM TEROPONG
SEKRETARIAT : 087846111212, 085236384228

BECOFF BONDOWOSO - Jatim

BECOFF BONDOWOSO - Jatim
BECOFF BONDOWOSO - JATIM

PENGUNJUNG

IKLAN / ADV / PROFILE

IKLAN / ADV / PROFILE
Hubungi Redaksi Teropong Timur WA / Telpon / SMS : 087846111212 dan Telpon / SMS :085236384228

Popular

Becoff Bondowoso - Jatim

Becoff Bondowoso - Jatim
Becoff Bondowoso - Jatim

Featured post

LSM, ORMAS DAN AWAK MEDIA BENTUK FORUM KOMUNIKASI

LSM DAN ORMAS Serta WARTAWAN YANG HADIR Bondowoso, www.teropongtimur.co.id Puluhan LSM dan Awak Media Bondowoso Jawa Timur mengapresi...

Blog archive

Recent Posts