Tim Investigasi Bersama Wartawan Teropong Datangi Polsek Rogojampi




Banyuwangi,www.teropongtimur.co.id.


Tim jurnalis bersama ketua DPC LSM teropong, ACHMAD SYAHYURI dan Kabiro teropong timur news, BAMBANG AGUS HARIYANTO beserta Editoring pusat PT teropong pos jaya BUANG ARIFIN berkunjung ke Polsek Rogojampi di temui Kanit Reskrim polsek Rogojampi KARIYADI SH di ruang kerjanya pada kamis 26 November 2020 dengan maksud membahas klarifikasi terkait pemberitaan di tabloid teropong timur new yang berkaitan dengan pasal 310 UU KUHP tentang pencemaran nama baik lewat pemberitaan yang sudah di terbitkan melalui media citak dan online

"pasalnya: Dalam pemberitaan tabloit teropong timur news dengan judul *HEBOH.. UANG KAS MESJID 25 JUTA IKUT DIGONDOL MAKELAR* didalam berita yang di rilis oleh pewarta teropong (TAUFIQ) melalui Nara sumber (H. RAMIDI) dengan data yang akurat dan bukti rekaman, akan tetapi berita tersebut disoal oleh pelapor. "Sehubungan dengan munculnya berita tabloid teropong beredar, sempat membuat gempar warga masyarakat Desa Badean, pasalnya: ada pihak yang merasa dirugikan dengan cara di cemarkan nama baiknya oleh Kepala Desa Badean dan staf Desa Badean.

Kronoloogi berawal munculnya berita di tabloid teropong dijelaskan, adalah hasil wawancara dari Nara sumber (H. RAMIDI-Red) yang mengatakan kepada LSM juga wartawan teropong (TAUFIQ), yang mana isi cerita disebutkan, ada uang kas masjid yang belum di kembalikan oleh makelar pada tahun 2013 yang tertuang dalam bukti kwitansi pengambilan uang titipan dari sisa tukar guling tanah wakaf masjid Atakwa desa Badean.
"Dengan bukti kwitansi senilai 40 juta. yang bersumber dari sisa beli sawah senilai 55 juta, dari tanah sawah wakaf alm H. ABUNAMIN yang di tukar guling semasa era H. RAMIDI selaku Bendaha Masjid Atakwa dan sekretaris Ustad WABNIHI, "Isi cerita....

"Bukti uang dari hasil penjualan, menurut H. RAMIDI mengatakan, beliau sebagai bendahara hanya menerima cek senilai 400 juta dari pembeli (AIL), cek senilai yang dimaksud tersebut di cairkan di bank, yang menurut Nara sumber (H.RAMIDI), pencairannya pakai nama MASKUR SIBLI dengan alasan H. RAMIDI lupa membawa KTP. "Keterangan H.Ramidi kepada LSM dan wartawan teropong ( Taufiq)

"Selanjutnya, "Uang sebesar 400 juta dari penjualan tersebut di belikan sawah lagi milik H. NANANG senilai 345 juta, dari sisa pembelian sawah ada kelebihan sisa uang 55 juta, sesuai komitmen yang 30 juta untuk upah/persentase makelar, jadi sisa 25 juta yang jadi masalah hukum

"Di jelaskan oleh H. RAMIDI, di berikannya uang 40 juta kepada Makelar (MASKUR SIBLI dan NURSAMSI), yang 15 juta hak makelar termasuk MASKUR SIBLI dan NURSAMSI, dan yang 25 juta, untuk persekot beli sawah lagi milik HJ. KIPTIYAH. "Sehubungan dengan kejadian tanah HJ. KIPTIYAH gagal di jual uang persekot 25 juta tidak di kembalikan, "katanya H Ramidi.

Dilain tempat, terlepas dari klarifikasi diruang kanit reskrim rogojampi, kabiro teropong BAMBANG AGUS HARIYANTO bersama jurnalis teropong, TAUFIQ mendatangi kediaman rumah H. RAMIDI menanyakan kebenaran subtansi yang sudah diterbitkan di tabloid teropong yang direlis wartawan (TAUFIQ) melalui Nara sumber membenarkan,...dijelaskan H.RAMIDI kepada Kabiro teropong, semua ada untuk alat bukti bahwa makelar menerima uang titipan 40 juta berupa bukti kwitansi yang sudah di bubuk tandatangan penerima, "jelasnya

dari 40 juta tersebut upah makelar 15 juta dan yang 25 juta belum di kembalikan. "Kata H.Ramidi

"Lebih lanjut di tanya siapa makelarnya,??jawab... NURSAMSI juga tandatangan, dan MASKUR SIBLI juga tandatangan, Hj. NADIPAH (istri H. RAMIDI) yang mengijinkan tanda tangan. "Jelas H Ramidi kepada Kabiro teropong timur.

Kembali dengan dipanggilnya wartawan/perelis berita oleh pihak penyidik di mintai keterangan, hasil Introgasi di hadapan penyidik membenarkan, bahwa berita yang di terbitkan murni dari hasil wawancara wartawan teropong timur lewat via telpon dengan Nara sumber (H. RAMIDI) yang minta kasus ini di publikasikan lewat tabloid teropong , "namun dari subtansi tersebut yang menurut Nara sumber sudah jelas dan akurat, di laporkan oleh pelapor yaitu kepala desa Badean (NURSAMSI), yang mana laporan tersebut menurut pasal yang ada, menyenggol pasal 310 KUHP tentang pencemaran nama baik.

"Dari keterangan Kanit Reskrim Polsek Rogojampi KARYADI SH. menjelaskan pada saat klarifikasi pewarta teropong timur (TAUFIQ) di panggil sebagai saksi, tapi bukan sebagai tersangka ,terkait pasal 310 KUHP tentang pencemaran nama baik oleh pelapor, kasus ini terus berlanjut dan masih ada pasal pasal alternatif yang akan di kembangkan.

Hasil klarifikasi kru teropong timur dengan institusi penegak hukum Polsek Rogojampi adalah menjadi momen terbaik bagi semua kru teropong yang mana kesolidaritasan dalam hubungan bermitra tetap solid dengan PT teropong jaya pos yang berkantor pusat di Kabupaten Bondowoso

Direlis: Taufiq
Share:

No comments:

Post a comment

LSM TEROPONG

LSM TEROPONG
SEKRETARIAT : 087846111212, 085236384228

BECOFF BONDOWOSO - Jatim

BECOFF BONDOWOSO - Jatim
BECOFF BONDOWOSO - JATIM

PENGUNJUNG

IKLAN / ADV / PROFILE

IKLAN / ADV / PROFILE
Hubungi Redaksi Teropong Timur WA / Telpon / SMS : 087846111212 dan Telpon / SMS :085236384228

Popular

Becoff Bondowoso - Jatim

Becoff Bondowoso - Jatim
Becoff Bondowoso - Jatim

Featured post

LSM, ORMAS DAN AWAK MEDIA BENTUK FORUM KOMUNIKASI

LSM DAN ORMAS Serta WARTAWAN YANG HADIR Bondowoso, www.teropongtimur.co.id Puluhan LSM dan Awak Media Bondowoso Jawa Timur mengapresi...

Blog archive

Recent Posts