Gagal Disuntik Vaksin, Ketua DPRD Sumenep Ngidap Penyakit Jantung




Sumenep.www.teropongtimur.co.id.

Vaksin Covid-19 saat ini di Kabupaten Sumenep, Madura,Jawa Timur, sudah mulai diedarkan ke 30 Puskesmas yang tersebar di Wilayah kota Sumekar. Bahkan tahap pertama sudah ada 13 orang yang sudah disuntik vaksin.

Ke-13 orang itu, masing-masing dari unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah(Forkopimda) Sumenep, Perwakilan Organisasi Masyarakat (Ormas), Forum Kerukunan Umat Beragama(FKUB) dan sejumlah tokoh masyarakat di Kabupaten Sumenep.

Namun, masih terdapat Lima Orang dengan jabatan penting di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep yang gagal disuntik Vaksin Sinovac yang mana dipastikan Halal dan Aman tersebut.diantara ke lima orang tersebut yakni Bupati Sumenep A.Busyro Karim, Wakil Bupati Ahmad Fauzi, Sekretaris Daerah (Sekda) Edi Rasyadi, Ketua DPRD Sumenep A.Hamid Ali Munir, Serta Kepala Kejaksaan Negeri Sumenep Bapak Djamaluddin.

"Saya tidak boleh secara aturan,karena umur saya sudah 60 tahun. Kedua, saya pernah terkonfirmasi Positif Covid-19, Sehingga saya sudah punya kekebalan secara Alami", ungkap Bupati Sumenep A.Busyro Karim, Kamis(30/01/2021).

Untuk Wakil Bupati dan Ketua DPRD Sumenep, keduanya tidak bisa divaksin karena hasil screening yang dilakukan menunjukkan adanya penyakit penyerta.
"Iya seperti A.Hamid(Ketua DPRD Sumenep) Ini tidak bisa divaksin, Karena di screening kemarin memang punya penyakit Jantung", Ucap Bupati Dua Periode Ini.

Sementara Sekda Sumenep juga tidak bisa di suntik Vaksin karena yang bersangkutan pernah terkonfirmasi Positif Covid-19. Sedangkan Kejari Sumenep Punya riwayat Alergi Obat.

"Jadi,kalau untuk Kejari Sumenep untuk sementara tidak bisa di vaksin karena alergi obat. Bukan berarti tidak mau divaksin ya", Ujar Busyro.

Berikut kami rangkum sejumlah informasi perihal Vaksinasi yang tidak dapat diberikan kepada orang-orang dengan kreteria sebagai berikut :

1. Pernah terkonfirmasi menderita Covid-19.

2. Wanita yang sedang hamil atau sedang menyusui.

3. Mengalami gejala ISPA seperti Batuk/Pilek/Sesak Nafas dalam 7 hari terakhir.

4. Ada anggota keluarga serumah yang kontak erat/suspek/ terkonfirmasi sedang dalam perawatan karena penyakit Covid-19.

5. Jika ini merupakan Vaksinasi kedua, maka yang dilarang adalah jika memiliki riwayat Alergi berat atau mengalami gangguan gejala sesak nafas, bengkak dan kemerahan setelah di Vaksinasi Covid-19 sebelumnya.

6. Sedang mendapatkan terapi aktif jangka panjang terhadap penyakit kelainan darah.

7. Menderita penyakit Jantung(gagal jantung/penyakit jantung Coroner).

8. Menderita penyakit autoimun sistemik ( SLE/Lupus, Sjogren, Vaskulitis dan autoimun lainnya.

9. Menderita penyakit ginjal (penyakit ginjal kronis/sedang menjalani hemodialysis/dialysis peritonial/ transpalantasi
ginjal/sindroma nefrotik dengan kortikosteroid).

10. Menderita penyakit reumatik autoimun/rhematoid arthritis.

11. Menderita penyakit Saluran pencernaan kronis.

12. Menderita penyakit hipertiroid/hipotiroid karena autoimun.

13. Menderita penyakit kanker,kelainan darah, imunokompromais/devisiensi imun,dan penerima produk darah/transfusi.

Untuk calon penerima Vaksin yang menderita HIV, maka petugas akan menanyakan angka kluster of differentiation 4 (CD4)-nya.bila angkanya kurang dari 200 atau tidak diketahui,maka Vaksinasi tidak di berikan.

Selanjutnya untuk penderita penyakit paru,Asma,PPOK dan TBC,Vasinasi ditunda sampai kondisi pasien terkontrol baik.

Namun untuk pasien TBC dalam pengobatan,Vaksinasi dapat diberikan minimal setelah dua Minggu Sekali mendapat obat anti-tuberkulosis.

Pewarta
Benny H
Share:

No comments:

Post a Comment

LSM TEROPONG

LSM TEROPONG
SEKRETARIAT : 082264680777

PENGUNJUNG

IKLAN / ADV / PROFILE

IKLAN / ADV / PROFILE
Hubungi Redaksi Teropong Timur WA / Telpon / SMS : 082264680777

Popular

Featured post

LSM, ORMAS DAN AWAK MEDIA BENTUK FORUM KOMUNIKASI

LSM DAN ORMAS Serta WARTAWAN YANG HADIR Bondowoso, www.teropongtimur.co.id Puluhan LSM dan Awak Media Bondowoso Jawa Timur mengapresi...

Blog Archive

Recent Posts