Pasca Dilaporkannya Istri Ketua Dewan Dugaan Kasus CPNS, Korban Lain Bermunculan



Sumenep,www.teropong co.id.

Pasca dilaporkannya RM(Istri Ketua DPRD Sumenep) atas dugaan penipuan Calon Pegawai Negeri Sipil(CPNS) ke Polres Sumenep,Madura,Jawa Timur bermunculan korban-korban lainnya.

Pasalnya,Wanita asal Kalianget rencananya juga akan melaporkan RM ke Polres Sumenep,bahwa dirinya juga merasa tertipu dengan janji mau dijadikan CPNS.

"Kami dan teman-teman ada sekitar 40 orang lebih yang lain juga jadi korban dari istri dewan,"kata KW(korban)asal kalianget kepada awak media,Kamis(8/1/2021).

Dirinya mengaku ,merasa tertipu uangnya,pada tahun 2013 saya mengikuti tes CPNS,setelah itu di telepon oleh RM(Istri Ketua DPRD) saat maghrib untuk menyetor uang DP sebesar Rp 20 juta.


"Saat itu gagal,Sehingga kami dan teman-teman yang lain datang kerumahnya menyetor uang Rp 20 juta,bervariasi hingga kami menyetor,ada teman yang lain menyetor sebesar Rp 50 juta,untuk transaksi pembayaran," katanya.

Setelah pengumuman,jelas perempuan behijab ini,tidak ada diantara kami dan teman-teman yang lulus,dan kami langsung komplain kerumahnya RM."Dia bilang,tetap akan diupayakan untuk lulus jadi CPNS,karena masih ada kuota susulan,"ngakunya.

Ditunggu tetap tidak ada kejelasan,sehingga kami menekan RM untuk kembalikan uang tersebut. " Dan RM bilang tetap akan mengusahakan dan uang tetap aman,"katanya.

Sehingga dirinya diminta membuat berkas susulan kembali oleh RM(Istri Politisi) untuk daftar CPNS tersebut.
"Kami diminta lagi mengeluarkan biaya sebesar Rp 500 ribu untuk biaya pembuatan berkas,dan uang tersebut disetor ke RM," ungkapnya.

"Saya jadi heran biaya pembuatan berkas kok disetor ke RM,Bahkan dia bilang ini rahasia.namun kami tunggu juga tidak ada kejelasan,dan malah kami dikasih NIK palsu(SK palsu) setelah dicek ke Provinsi tidak ada nama itu,"katanya.

"Ya hingga sekarang kami tagih uang itu,dan RM terus berjanji mau mengembalikan,dan RM juga berdalih bahwa dia juga kena tipu,saya tidak mau tau,yang saya tau membayar sama RM", ujarnya.

"Kami dan teman-teman akan mengambil jalur hukum,karena sampai sekarang tidak ada etika untuk membayar,sudah 8 tahun lho lamanya,"tuturnya dengan nada kecewa.

Sebelumnya RM dilaporkan oleh JM,warga Ambunten ke Polres Sumenep, pada tanggal 24 agustus 2020 lalu. Dengan dasar bukti lapor LP-B/195/VIII/RES.1.11/2020/RESKRIM.SPKT Polres Sumenep,dengan Dugaan Penipuan,lantaran korban sudah menyetor sejumlah uang kepada terlapor.

Dalam laporannya,dugaan penipuan itu berawal saat korban berkeinginan menjadi Pegawai Negeri.Korban sedang mencari jalan supaya bisa lolos,bertanya kepada temannya yang berinisial FAT,dan diarahkan ke terlapor,RM. Akhirnya korban langsung mendatangi terlapor dan menjalin komunikasi.

Sehingga,setelah itu terlapor mengaku bisa meloloskan menjadi CPNS,tentunya dengan membayar uang sebesar Rp 60 juta,uang itu di bayar lunas ketika korban sudah ada SK(Surat Keputusan).

Dalam perjanjian,korban juga harus membayar uang muka atau DP(Down Payment).Makanya korban menjadi tertarik,dan kemudian menyerahkan uang sebesar Rp 40 juta.Sementara sisanya akan di bayar setelah lolos dan SK keluar.

Beberapa bulan berikutnya,terlapor meyakinkan korban dengan mengatakan SK sudah ada,dan meminta untuk diambil di rumahnya sayangnya SK tersebut disinyalir Palsu,karena korban tetap tidak diangkat sebagai ASN.


Pewarta:Benny H
Share:

No comments:

Post a comment

LSM TEROPONG

LSM TEROPONG
SEKRETARIAT : 087846111212, 085236384228

BECOFF BONDOWOSO - Jatim

BECOFF BONDOWOSO - Jatim
BECOFF BONDOWOSO - JATIM

PENGUNJUNG

IKLAN / ADV / PROFILE

IKLAN / ADV / PROFILE
Hubungi Redaksi Teropong Timur WA / Telpon / SMS : 087846111212 dan Telpon / SMS :085236384228

Popular

Becoff Bondowoso - Jatim

Becoff Bondowoso - Jatim
Becoff Bondowoso - Jatim

Featured post

LSM, ORMAS DAN AWAK MEDIA BENTUK FORUM KOMUNIKASI

LSM DAN ORMAS Serta WARTAWAN YANG HADIR Bondowoso, www.teropongtimur.co.id Puluhan LSM dan Awak Media Bondowoso Jawa Timur mengapresi...

Blog archive

Recent Posts