Kades Errobu Layangkan Surat Somasi Minta Warga Cabut Laporannya, Warga Pastikan Tetap Lanjut



Sumenep,www,teropongtimur.co.id.

Somasi yang dilayangkan Kepala Desa Errabu terhadap warganya, tentang laporan dugaan penyimpangan Dana Desa (DD) diabaikan, bahkan pelapor tetap berkomitmen untuk tetap dilanjutkan.

" Tetap lanjut laporan itu," kata Adnan, Ketua Komunitas Masyarakat Peduli Errabu (Komper) kepada sejumlah awak media, saat dihubungi melalui telepon selulernya.

Ditanya permintaan pihak Kades untuk mencabut laporan yang dianggap fitnah, pihaknya menyatakan tetap tidak akan mencabut laporan itu.

"Kami tidak sendirian, banyak teman-teman lain untuk rembukan, yang pasti laporan itu tetap lanjut. Insyaallah nanti sore ini akan rembukan dengan teman-teman, "ujarnya.

"Menurutnya, laporan dugaan penyimpangan Dana Desa (DD) Errabu sudah masuk ke Bupati dan Kejaksaan Sumenep, "kata Adnan.

Sebelumnya, pihak Desa melalui kuasa hukumnya mensomasi warganya, setelah beberapa warga melaporkan Kades Errabu. Dengan dugaan penyimpangan Dana Desa (DD) pada waktu yang lalu.

Kuasa Hukum Kades Errabu, Syafrawi SH. Mengatakan bahwa laporan komunitas warga errabu, terkait penyimpangan Anggaran Dana Desa(ADD) ke Inspektorat dan Kejaksaan, terkait dugaan proyek fiktif Dana Desa yang dilakukan oleh Kepala Desa Errabu pada tahun 2016 sampai 2020.

"Tentunya hal itu sangat merugikan terhadap klien kami yaitu Kepala Desa Errabu, dan juga sangat meresahkan masyarakat yang lain, "kata Syafrawi kepada sejumlah awak media.

Padahal jelas Syafrawi, Kepala Desa sudah melaksanakan semua program Anggaran Dana Desa, sudah melalui proses tahapan.

Dan tahapan itu sudah melalui tahapan perencanaan dan pelaksanaan, dan bahkan Monitoring dari semua team. terkait pelaksanaan tersebut ke Inspektorat. "Bahkan, sudah ada Laporan Pertanggung Jawaban, "ujarnya.

Sehingga pihaknya dengan tegas menyampaikan, dalam laporan pertanggungjawaban proyek itu, secara Administrasi sesuai fisik dilapangan.
"Makanya dalam somasi tersebut, Klien kami menyampaikan, ketika yang menjadi laporan dari warga tidak bisa dibuktikan, maka bisa dikatakan" Pencemaran Nama Baik, "katanya.

"Dengan demikian, maka pihaknya masih memberikan kesempatan terhadap warga yang melapor. Jadi kalau tidak bisa membuktikan laporan tersebut,supaya mencabut laporan dan meminta maaf kepada Kades melalui media, "ujar Syafrawi.

Tidak semerta merta kami akan melaporkan ke penegak hukum. "Tapi akan memberi tenggang waktu selama 7 hari menunggu respon dari pelapor. Kalau itu lakukan maka akan selesai," janjinya.

Jika Somasi pertama tidak ada respon, maka dengan tegas akan melakukan somasi kedua. "Dan kalau tetap tidak diindahkan, maka kami akan menempuh jalur Hukum, "tutup Syafrawi.

Pewarta: Benny H
Share:

No comments:

Post a comment

LSM TEROPONG

LSM TEROPONG
SEKRETARIAT : 082264680777

BECOFF BONDOWOSO - Jatim

BECOFF BONDOWOSO - Jatim
BECOFF BONDOWOSO - JATIM

PENGUNJUNG

IKLAN / ADV / PROFILE

IKLAN / ADV / PROFILE
Hubungi Redaksi Teropong Timur WA / Telpon / SMS : 082264680777

Popular

Becoff Bondowoso - Jatim

Becoff Bondowoso - Jatim
Becoff Bondowoso - Jatim

Featured post

LSM, ORMAS DAN AWAK MEDIA BENTUK FORUM KOMUNIKASI

LSM DAN ORMAS Serta WARTAWAN YANG HADIR Bondowoso, www.teropongtimur.co.id Puluhan LSM dan Awak Media Bondowoso Jawa Timur mengapresi...

Blog archive

Recent Posts