OPINI : Open Bidding “Dagelan” di Kerajaan Pura-Pura


OPINI - teropongtimur.co.id - Dalam pengisian jabatan di Organisasi Perangkat Kerajaan (OPK) di Kerajaan Pura-Pura, sang Raja menggunakan mekanisme lelang jabatan atau open bidding hanya untuk “menutupi” perbuatannya dalam praktek jual beli jabatan.

Kekosongan jabatan Kepala OPK yang sudah lebih dari 2 tahun sengaja dibiarkan oleh, sambil mencari momen yang pas, bagi Sang Raja untuk dapat menjual jabatan Kepala OPK, dengan harga tinggi dan tidak diketahui oleh rakyatnya.

Bukannya tanpa alasa. Raja yang dikenal sebagai orang alim, tokoh masyarakat, jujur, lugu dan masih banyak kreteria baik yang melekat pada dirinya. Raja harus memainkan peran “sinetron” sebagai orang baik dan jujur, untuk tetap menjaga nama baiknya, sehingga praktik jual beli jabatan yang dilakukan olehnya tak diketahui rakyat juga para politisi kerajaan.

Raja sudah menjalankan aksinya, untuk menawarkan jabatan kepada para Pejabat Kerajaan. Secara terang-terangan, melalui telepon atau menggunakan pesan medsos, Raja dengan jelas menawarkan posisi jabatan Kepala OPK berikut harga “jual”nya.

Setelah “dagangan” jabatan sudah “terbeli” oleh para bawahannya, Rajapun mulai membentuk Panitia Seleksi (Pansel) Lelang Jabatan Pimpinan OPK, yang beranggotakan para pejabat oportunis yang selama ini menjadi “tuyul” Raja dalam mengeruk harta kekayaan dari para bawahannya. Karena Raja menganggap, para anggota Pansel oportunis inilah yang nantinya akan menyediakan nama-nama calon pimpinan OPK yang akan diajukan.

Para anggota Pansel oportunispun sudah ikrar sumpah setia, siap bekerja atas titipan dari Raja. Setiap anggota Pansel yang dipilih Raja adalah orang yang benar-benar tidak memiliki integritas, moralitas dan paham kode etik sebagai anggota Pansel.

Sebab Pansel yang dibentuk Raja, sebenarnya hanya akan menjadi “dagelan” dalam proses open bidding. Sebuah formalitas yang semuanya sudah diatur, dan sebagainya.

Para calon peserta lelang jabatan yang tidak ada “deal” dengan Raja, hanyalah dipakai sebagai calon peserta untuk memenuhi kuota minimal proses lelang jabatan . Karena “pemenang” lelang jabatan pada hakekatnya, sudah ditentukan dari jauh sebelum proses pendaftaran lelang jabatan diumumkan ke publik.

Lazimnya seorang Raja bisa “mengondisikan” apa saja yang dia inginkan, baik untuk menaikan seseorang, ataupun memberhentikan seseorang. Namun, Raja memainkan pengondisiannya lebih soft, tidak hantam kromo.

Beberapa hal yang terjadi di Kerajaan Pura-Pura, misalnya soal lelang jabatan Sekretaris Kerajaan, sudah diperlihatkan bahwa nilai tertinggi pada lelang jabatan tidak serta-merta akan membuat si pemegang nilai akan dilantik pada jabatan yang dia ikuti lelangnya. Pemenang lelang justru yang memiliki nilai terendah, yang terbukti hanya dalam waktu 1 tahun, Sekretaris Kerajaan Pura-Pura sudah menjadi terpidana.

Hal ini karena Pansel hanya memiliki kewajiban menyerahkan tiga nama kepada Raja untuk dipilih mana yang akan dilantik. Hal ini menjadi “peluang” Raja untuk memanfaatkan kondisi tersebut, untuk jual beli jabatan. Karena keputusan akhirnya tetap pada Raja, bukan pada hasil seleksi.

Euforia Raja yang memegang kekuasaan perlu dibatasi dan mengingat kembali bahwa Kerajaan Pura-Pura adalah millik masyarakat dan banyak unsur. Sudah tidak zamannya memberlakukan kekuasaan sebagai satu-satunya tongkat komando yang bisa tunjuk sana-sini dan mengubah sana-sini.

Ingat, sebaik apapun Raja dalam bermain “Sinetron”, namun ketika tiba masanya, akan terkuak juga. Sepandai-pandainya Raja menyimpan bangkai akhirnya rakyat mulai paham siapa sebenarnya sosok Raja yang selama ini dianggap orang baik dan jujur.

Kekuasaan itu memang manis, namun jangan jika tidak menimbang dan menakar dengan baik kekuasaan yang dimiliki, besar kemungkinan kekuasaanlah yang memberikan tamparan yang menyadarkan.

Penulis : Ketua Umum LSM Teropong, H. Nawiryanto Winarno, SE.

Share:

No comments:

Post a Comment

LSM TEROPONG

LSM TEROPONG
SEKRETARIAT : 082264680777

PENGUNJUNG

IKLAN / ADV / PROFILE

IKLAN / ADV / PROFILE
Hubungi Redaksi Teropong Timur WA / Telpon / SMS : 082264680777

Popular

Featured post

LSM, ORMAS DAN AWAK MEDIA BENTUK FORUM KOMUNIKASI

LSM DAN ORMAS Serta WARTAWAN YANG HADIR Bondowoso, www.teropongtimur.co.id Puluhan LSM dan Awak Media Bondowoso Jawa Timur mengapresi...

Blog Archive

Recent Posts