Realisasi Visi & Misi KH. Salwa Arifin–H. Irwan Bachtiar, Setelah 2,5 tahun Kepemimpinannya di Kabupaten Bondowoso


BONDOWOSO - teropongtimur.co.id
- Program kampanye Bupati/Wakil Bupati Bondowoso, KH. Salwa Arifin–H. Irwan Bachtiar (SABAR), belum terlihat kejelasannya setelah lebih 2,5 tahun menjabat. Sampai kapan masyarakat harus "SABAR", menanti seluruh janji yang terucap terealisasi?

Jargon Bondowoso MELESAT menjadi andalan yang paling jelas diumbar oleh KH. Salwa Arifin saat masih berkampanye dengan H. Irwan Bachtiar dengan motto tanpa korupsi, pungli dan jual beli jabatan. Awalnya masyarakat berharap semua janji kampanye itu dapat diwujudkan, tetapi yang terjadi hanyalah kegaduhan demi kegaduhan terjadi, terlalu banyak permasalahan yang tidak dapat ditangani oleh pemerintah.

Bagaimana Bondowoso akan MELESAT, jika permasalahan kecil seperti mengisi pejabat definitif OPD saja belum selesai, Sekretaris Daerah dijabat oleh Pj Sekda, belum lagi masalah sosial ekonomi seperti carut marut distribusi pupuk bersubsidi, kelangkaan Gas Melon 3 Kg, ditambah lagi LKPJ Bupati yang dikembalikan oleh DPRD karena dianggap melanggar aturan. 

Saya, sebagai ketua relawan kampanye, tidak terlalu banyak berharap kepada kepemimpinan KH. Salwa Arifin - H. Irwan Bachtiar yang tinggal 2 tahun lagi menjabat. Hampir seluruh janji kampanye, tidak dapat direalisasikan. Berikut pemaparan saya, terkait visi misi pemerintah serta pelaksanaannya. 

Visi & Misi Latar Belakang Bondowoso

  1. IPM No 7 terendah di Jatim (64,52) dan jauh dari rata-rata Provinsi (69,74)
  2. Angka Harapan Hidup terendah di Jatim (65,89) jauh dari rata-rata Provinsi (70,78)
  3. Persentase penduduk miskin terbesar ke-8 di Jawa Timur (15 %)
  4. Membangun Kemandirian Ekonomi Bondowoso dengan memperkuat sektor perkebunan dan pertanian, menggerakkan ekonomi rakyat, serta menciptakan lapangan kerja

Realisasi Visi & Misi Latar Belakang Bondowoso

  1. Kabupaten Bondowoso menduduki urutan ke 33 dari 38 kab/kota Se-Provinsi Jawa Timur. IPM Kabupaten Bondowoso tahun 2019 sebesar 66,09; sedangkan IPM Jatim sebesar 71,50. Semakin jauh tertinggal dari rata-rata Provinsi.
  2. Angka Harapan hidup Kabupaten Bondowoso sebesar 66,09; sedangkan Jawa Timur sebesar 71,18. Semakin jauh tertinggal dari rata-rata Provinsi
  3. Jumlah penduduk miskin Kab. Bondowoso pada bulan Maret 2020 mencapai 110,24 ribu jiwa atau 14,17 persen. Jumlah ini bertambah sebesar 6,91 ribu jiwa, bila dibandingkan dengan kondisi Maret 2019 yang sebesar 103,33 ribu jiwa, lebih tinggi dibandingkan persentase penduduk miskin di Provinsi Jawa Timur (11,09 persen).
  4. Pada APBD 2020, ketergantungan Pemda Bondowoso terhadap Transfer Ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) sangat tinggi yaitu sebesar 88,8 persen, sementara kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) hanya sebesar Rp208,9 milyar atau 10,04 persen dari kebutuhan belanja daerah.

Janji untuk menghadirkan kepemimpinan yang bersih, terbuka, adil, partisipatif dan inovatif dengan menggerakkan birokrasi yang efektif, efisien dan melayani. kenyataannya, masyarakat belum dapat merasakan, pada pemeintahan saat ini lebih banyak kontroversi kebijakan yang terjadi, banyak ketimpangan kebijakan dan penyajian data. Seperti Wakil Bupati yang menjawab kelangkaan Gas Melon 3 Kg, dengan akan mendatangkan 5 juta tabung gas dari Pertamina. Jumlah penduduk tidak sampai 800 ribu jiwa, artinya setiap penduduk mulai balita sampai lansia mendapat jatah lebih dari 6 tabung gas melon 3 kg.  

Janji untuk percepatan reformasi birokrasi yang berbasis pada keterbukaan informasi publik dan partisipasi.  faktanya, Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) merilis data dalam rangka “KEBIJAKAN NASIONAL TERBARU DALAM PENGISIAN JPT DI MASA PANDEMI COVID-19 DAN PILKADA SERENTAK”, tahun 2019 dan 2020, Kabupaten Bondowoso satu-satunya Pemda yang memiliki raport merah se Jawa Timur, dalam hal Pengisian JPT masih ada yang tidak sesuai ketentuan perundang-undangan dan ditemukan adanya pelanggaran (adanya pengaduan masyarakat/pemberhentian/tidak ada rekomendasi KASN, dll).

Percepatan investasi daerah dan perkebunan serta optimalisasi peran UMKM sebagai penopang ekonomi rakyat. Faktanya, kebijakan terjadi kontrovesi terhadap Perda No 5 Tahun 2020 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Rakyat, Toko Swalayan dan Pusat Perbelanjaan. Mempermudah dan memperpendek jarak toko modern dengan pasar tradisional dan kebijakan menarik pajak pada investasi Tambang Ilegal

Janji Ambulan gratis untuk desa, sampai 2,5 tahun menjabat sepertinya belum ada tanda-tanda perencanaan atau realisasi sampai dengan APBD Tahun Anggaran 2021

Janji pemerintah untuk menerapkan Sistem Merit pada seluruh formasi birokrasi dengan konsisten dan transparan. Faktanya, penerapan sistem merit dalam manajemen ASN belum secara lebih komprehensif dan konsisten untuk mengurangi peluang terjadinya pengangkatan dalam jabatan berdasarkan patronase politik.

Janji mengedepan transparansi dan akuntabilitas pada pemanfaatan APBD di seluruh jajaran SKPD agar amanah rakyat dapat dilaksanakan dengan baik. Faktanya, Bupati Bondowoso, KH. Salwa Arifin mengakui bahwa, BPK Perwakilan Jawa Timur banyak temuan dalam pelaksanaan audit APBD Tahun Anggaran 2020. Ada peningkatan dugaan penyalahgunaan anggaran. Dan LKPJ Bupati dikembalikan oleh DPRD, karena dianggap cacat hukum dalam penyusunan dan penyajian datanya. 

Satu-satunya janji yang sudah direalisasikan adalah pemberian penghargaan kepada guru TPA sebagai ujung tombak pendidikan karakter, yang sudah dilaksanakan dan menepati janji kampanye, pelaksanaan mulai pada 19 Oktober 2019.

Janji untuk melakukan evaluasi berkala untuk mengukur keberhasilan dan capaian setiap program.
قَالَ سَنَـنۡظُرُ اَصَدَقۡتَ اَمۡ كُنۡتَ مِنَ الۡكٰذِبِيۡنَ
Qoola sananzuru asadaqta am kunta minal kaazibiin
Berkata Sulaiman : "Akan kami lihat, apa kamu benar, atau termasuk yang berdusta. (QS. An-Naml : 27)

Sebagai Ketua Tim Relawan, saya berpendapat, "Kesanggupan seorang pemimpin amanah terus direalisasikan dengan tanggung jawab saat menjalankan kepemimpinannya. Tanggung jawab dalam arti mampu melaksanakan tugas dengan baik, sehingga di bawah kepemimpinannya lingkungan menjadi lebih sejuk, mastarakat merasa dilindungi, dan daerah menjadi lebih maju.

Selanjutnya pemimpin amanah dapat dipercaya saat menjalankan kepemimpinannya. Pemimpin yang layak dipercaya apabila jujur, adil, dan selaras antara kata yang diucapkan dengan tindakan yang dilakukan. 

Penulis : H. Nawiryanto Winarno, SE.

Share:

No comments:

Post a Comment

LSM TEROPONG

LSM TEROPONG
SEKRETARIAT : 082264680777

PENGUNJUNG

IKLAN / ADV / PROFILE

IKLAN / ADV / PROFILE
Hubungi Redaksi Teropong Timur WA / Telpon / SMS : 082264680777

Popular

Featured post

LSM, ORMAS DAN AWAK MEDIA BENTUK FORUM KOMUNIKASI

LSM DAN ORMAS Serta WARTAWAN YANG HADIR Bondowoso, www.teropongtimur.co.id Puluhan LSM dan Awak Media Bondowoso Jawa Timur mengapresi...

Blog Archive

Recent Posts