Kasus Covid-19 Di Kabupaten Situbondo Terus Melonjak, Bupati Situbondo Salahkan Warga. Lalu Bagaimana Dugaan Pelanggaran ProKes Pernikahan Anak Anggota DPRD Jatim?


Situbondo,www.teropongtimr.co.id.


Kita ketahui Penyebaran Virus Covid 19 yang diduga berawal dari Kota Wuhan Cina yang dikenal dengan sebutan Virus Corona ini begitu sangat mematikan, sudah puluhan juta jiwa hampir sedunia mengalami Pandemi Covid 19.

Lama sudah tidak terdengar kasus Covid19 di Kabupaten Situbondo, seakan hampir punah, saat ini provinsi Jawa Timur dikejutkan lagi dengan kasus - kasus terbaru dari Virus yang memakan banyak korban jiwa tersebut. Bahkan Kabupaten Situbondo menjadi juara pertama dari banyaknya orang-orang yang terinfeksi Virus Covid 19, bahkan banyak korban yang meninggal gara- gara virus Covid 19.

Hal tersebut membuat Geram Orang Nomer satu di Kabupaten Situbondo, Yakni Bupati Drs, H.Karna Suswandi, pasalnya: dikutip dari media Faktualnews.com padaRabu (16/6/2021) bahwasanya Bung Karna menyalahkan Warga terkait meningkatnya penyebaran Virus Covid 19 tersebut, pihaknya mengklaim bahwa masyarakat Situbondo tidak mematuhi protokol kesehatan Covid 19.

Hal tersebut jelas di pertanyakan oleh Ketua DPC LSM Teropong Timur Situbondo Moh. Feri Fadli dimana pihaknya merasa heran mengapa masyarakat kecil saja yang di salahkan."ungkapnya

"Selanjutnya. "Saya begitu heran kalau bapak Bupati hanya bisa menyalahkan masyarakat kecil saja, lalu bagaimana dengan pesta pernikahan anak Anggota DPRD Jatim yang diduga melanggar prokes Covid19 karena mengadakan acara pernikahan sehingga menimbulkan kerumunan bahkan jelas disebuah video tidak memakai masker, "Kata Moh. Feri Fadli seraya bertanya.

Pihaknya menuturkan seharusnya Bupati Situbondo tidak boleh menyalahkan Masyarakat, Pemerintah yang membuat aturan jadi seharusnya pemerintah terlebih dahulu memberikan contoh bagi masyarakat kecil. "Kalau sudah begini masyarakat kecil yang salah, lalu bagi para pejabat cukup minta maaf saja sepertinya sudah aman-aman saja, "Pungkasnya.

Tak hanya itu, dari pernyataan Bupati Situbondo, (Bung Karna) dimana menyalahkan masyarakat terkait meningkatnya penyebaran Virus Covid 19 di Kabupaten Situbondo, Ketua Komunitas Perkumpulan Jurnalis Aliansi Pewarta Situbondo (APSI Group) juga memberikan tanggapan.

" Saya harap Pemerintah Khususnya pemerintah kabupaten jangan lempar batu sembunyi tangan, setidaknya hari ini kita tidak saling menyalahkan tapi berbuat bagaimana caranya memutus mata rantai penyebaran Virus Covid 19 agar tidak meningkat, kalau bapak Bupati Situbondo menyalahkan masyarakat terkait meningkatnya penyebaran Virus Covid 19 beranikah bapak Bupati menyalahkan oknum anggota DPRD Jatim yang tidak lama kemarin mengadakan acara pernikahan anaknya yang diduga melanggar prokes Covid19 sehingga dilaporkan oleh salah satu LSM di Kabupaten Situbondo yakni mas Deny Rico, "Ujar Frengki dengan tegas.

Diketahui, Anggota DPRD Jatim, Zainiye, dilaporkan ke Polres Situbondo lantaran diduga melakukan pelanggaran protokol kesehatan terkait pesta pernikahan yang digelar selama tiga hari.

Laporan tersebut dilakukan Deny Rico Juang Putra (30) Warga Panarukan, Situbondo, Sabtu (29/5/2021). Usai laporan d Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres setempat, Deny mengaku sebenarnya dirinya tidak berniat mengadukan persoalan itu. Keinginan mengadu tersebut dilakukan setelah melihat adanya tebang pilih penerapan aturan berkaitan dengan gelaran yang memicu orang berkerumun.

"Contohnya ada masyarakat yang mengadu ke saya, saat menggelar hajatan tidak boleh ada hiburan karena melanggar aturan, katanya. Padahal, cuma orgen tunggal gitu mas. Lah ini ada hajatan tiga hari ada parade budayanya malah lolos dari aturan, "Ujar Deny Rico.

Informasi yang dihimpun, pengaduan itu disebutkan adanya dugaan pelanggaran, lantaran dinilai bertentangan dengan pasal 93 UU nomor 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Seperti diketahui, sejak pandemi Covid 19, secara nasional pemerintah memperketat aturan berkaitan dengan protokol kesehatan di masyarakat. Salah satu anjuran pemerintah, yaitu tidak diperbolehkan membuat kegiatan yang itu menimbulkan kerumunan di masyarakat. Seperti yang dikutip dari media online www.rmoljatim.id (29/5/2021).


Pewarta : Tim Media

Share:

No comments:

Post a Comment

LSM TEROPONG

LSM TEROPONG
SEKRETARIAT : 082264680777

PENGUNJUNG

IKLAN / ADV / PROFILE

IKLAN / ADV / PROFILE
Hubungi Redaksi Teropong Timur WA / Telpon / SMS : 082264680777

Popular

Featured post

LSM, ORMAS DAN AWAK MEDIA BENTUK FORUM KOMUNIKASI

LSM DAN ORMAS Serta WARTAWAN YANG HADIR Bondowoso, www.teropongtimur.co.id Puluhan LSM dan Awak Media Bondowoso Jawa Timur mengapresi...

Blog Archive

Recent Posts