Pak Yoyok Subronto memberikan Klarifikasi dan Bantahan Terhadap Polemik Tanah Seluas 125 Hektar



Situbondo,www.teropongtimur.co.id.


Jumat, 2 Juli 2021, pukul 15.00 WIB bertempat di kantor LPK Nasional jalan WR Supratman, Kelurahan Patokan Kabupaten Situbondo,

P. Yoyok Subronto kepada awak media teropong timur news Wahyudi Cs telah memberikan sumber informasi. Dalam informasi tersebut yang berkaitan dengan polemik tanah seluas 125 Hektar yang terletak di Desa Kotakan Kecamatan Situbondo. Yang mana dalam penjelasannya: terkait perihal perjanjian jual beli tanah hak milik Yoyok Broto kepada H. Harum dan KH. Muhammad Ma'sum pada tanggal 29 Januari 2013

Pasalnya: Dengan obyek tanah seluas -+125 Hektar milik Yoyok Broto yang terletak di Desa Kotakan Kecamatan Situbondo yang mau dijual Kepada H. Harun dan KH. Muhammad Ma'sum dengan harga yang disepakati oleh kedua belah pihak sebesar Rp 33,750 Miliar. Dalam perjanjian tersebut, dari pihak pembelli (H. Harun dan KH. Muhammad Ma'sum) meyerahkan uang tanda jadi kepada pemilik tanah (Yoyok Broto) sebesar Rp. 100.000.000. "Dalam isi perjanjian tersebut disebutkan, apabila pembayaran tidak terpenuhi dan melewati batas jangka waktu yang dijanjikan maka uang tanda jadi tersebut hangus, "kata yoyok

Sejalajutnya, kata Yoyok, oleh pihak KH. Muhammad Ma'sum pada tanggal 26 Desember 2019 membuat surat pernyataan untuk membatalkan jual beli tanah tersebut. oleh karena, kata KH. Muhammad Ma'sum uangnya dipakai beli kapal fery yang ada dipelabuhan ketapang, setelah dibuatkannya surat pembatalan oleh KH. Muhammad Ma'shum isi surat tersebut ditujukan kepada H. Harun,

Lanjut kata Yoyok, KH. muhammad Ma'sum mengutus Yoyok Broto untuk mengambil surat-surat tanah tersebut yang ditanda tangani KH. Muhammad Ma'shum, saat diserahkan, 2 (dua) surat tersebut yang isinya pembatalan pembelian dan surat-surat yang lain oleh H. Harun di sobek. untung saya sempat memfoto copynya, "kata Yoyok kepada awak media

Atas peristiwa tersebut Yoyok Subroto melaporkan H. Harun ke Polres Situbondo.

masih Yoyok, "semua surat-surat tanah saya saat ini ada di Polsek Ketapang, saya akan ikuti terus perkembangan laporan saya di Polres Situbondo maupun gugatan H. Harun kepada saya yang saat ini masuk tahap PS/Pemeriksaan Setempat sebagaimana terregister dengan Nomor perkara : 39/PDT.G/2020/PN.Sit"

Saat awak media teropong timur news Wahyu Cs klarifikasi dikantor LPK Nasional saat yang sama juga hadir pengacara senior dari Situbondo (Bapak Puji) bersama Direktor LPKN (Ustad ZainurRofiq). Saat Wahyu mempertanyakanan kerjasama dengan pihak penambang, (Hariyanto Marsuki). Di jelaskan oleh Yoyok. "Tanah saya 7 (tujuh) hektar yang saat ini ditambang diluar obyek yang sedang ada gugatan di Pengadilan Negeri Situbondo, "kata Yoyok kepada wahyu

"Selanjutnya Yoyok membantah, Saya tidak pernah memberikan kuasa kepada Marzuki untuk menjual kandungan tanah seluas 65,53 hektar yang kerjasamanya dengan imam solichin dan tidak pernah tanda tangan di surat perjanjian kerjasama, "bantah Yoyok kepada Marsuki saat klarifikasi titanya tim media teropong timur news

Pewarta : Wahyu

Share:

No comments:

Post a Comment

LSM TEROPONG

LSM TEROPONG
SEKRETARIAT : 082264680777

PENGUNJUNG

IKLAN / ADV / PROFILE

IKLAN / ADV / PROFILE
Hubungi Redaksi Teropong Timur WA / Telpon / SMS : 082264680777

Popular

Featured post

LSM, ORMAS DAN AWAK MEDIA BENTUK FORUM KOMUNIKASI

LSM DAN ORMAS Serta WARTAWAN YANG HADIR Bondowoso, www.teropongtimur.co.id Puluhan LSM dan Awak Media Bondowoso Jawa Timur mengapresi...

Blog Archive

Recent Posts