Sikap Tegas PGN Bali Dan Beberapa Insan Pers Menolak Aksi Demo 24 Juli Di Wilayah Bali




Bali,www.teropongtimur.co.id.


Kabar yang beredar di dunia maya yang begitu liar terkait Pemberlakuan Pembatasan Kerja Masyarakat (PPKM)  Darurat akan di perpanjang menjadikan teror yang menakutkan khususnya diwilayah pulau jawa dan Bali dimana PPKM Darurat tersebut di perlakukan saat ini. Selebaran untuk mengajak melakukan aksi demo dari berbagai Daerah, sontak membuat Ormas Kebangsaan Patriot Garuda Nusantara (PGN) mengambil langkah langkah untuk memutuskan sikap .

Di kantor makowil PGN Bali jalan kerta dalem Sidakarya Denpasar, jajaran pengurus mengundang hadirkan dari beberapa insan pers baik dari media cetak dan onlain untuk mengadakan rapat bersama seluruh jajaran pengurus pada 16 juli 2021.

Hadir dalam acara rapat tersebut, Panglima PGN Bali, Gus Yadi, Ketua H.Daniar SH.MHum, Wakil Ketua, Putu Hari SH. Ketua Devisi Hukum, Rico Ardika Panjaitan SH, dan segenap jajaran pengurus lainya. Dari hasil rapat tersebut dihasilkan keputusan bulat yang menyatakan menolak adanya aksi demo tanggal 24 Juli 2021 diwilayah Bali. Kawatirnya akan terjadi penyebaran dan penularan virus dengan klaster yang tinggi akibat terjadinya kerumunan bersekala besar dan merugikan Bali sendiri.


Kekawatiran tersebut di katakan oleh panglima PGN Bali ( Gus Yadi ) Kepada seluruh Mayarakat Bali jangan sampai terpropokasi ajakan aksi demo di tanggal 24 Juli, Masyarakat Bali harus cerdas, aksi demo akan menimbulkan kerumunan bersekala besar yang akan menciptakan tingginya klaster penularan virus, yang hingga kini masih banyak korban meninggal akibat penularan virus, "kata Gus Yadi

"Selanjutnya, "Kita tau adanya PPKM Darurat banyak masyarakat mengeluh dan menjerit akibat susahnya pendapatan yang selama ini terbatasi, tapi untuk mengatasinya bukan dengan cara berdemo, bila terjadi klaster penularan virus yang rugi juga kita sendiri, "jelas Gus Yadi 

"Masih dikatakan Gus Yadi, PGN Bali selalu memberikan pemikiran positif, selalu berkoordinasi dengan pihak terkait khususnya Polda Bali dan Kodam sembilan Udayana untuk mengajak seluruh elemen masyarakat serta tokoh untuk bersama sama memutus mata rantai penularan virus delta dengan tidak harus melakukan aksi demo,...

"Terkait pencegahan, Gus Yadi mengatakan. Intinya PGN Bali mencegah turunnya masyarakat di jalan khususnya di Bali dan jawa, PGN bersihkeras memohon kepada pemerintah Daerah Provinsi Bali sampai ke Bapak Presiden Jokowi untuk pemberlakuan daripada PPKM ini tidak diperpanjang. "Tegas Gus Yadi
PGN dan Padepokan Mas Bali beserta seluruh Ormas yang ada di Palau Jawa-Bali berharap PPKM ini selsai sampai di tanggal 20 Juli 2021 saja. "Pungkas Gus Yadi   

Wakil Ketua PGN Bali ( Putu Hari SH ) mengamini stetmen panglima PGN (Gus Yadi) di hal yang sama Putu Hari, SH. juga memohon Kepada Pemerintah Daerah Provinsi Bali PPKM darurat jangan di perpanjang, isu perpanjangan sudah menjadi teror dan ketakutan masyarakat, sekarang masyarakat kecil menjerit, "Kata Putu Hari SH. yang berprofesi sebagai pengacara tersebut.

Dengan beredarnya seruan dan ajakan demo di tanggal 24 Juli sudah barang tentu menjadi teror kekawatiran dengan munculnya klaster penularan yang memperparah keadaan di daerah Bali. Dengan Sikap tegas PGN Bali optimis masyarakat Bali dengan kearifan lokalnya akan menyadari dampaknya, untuk Bali PGN tolak demo, PGN bersama pemerintah Provinsi Bali bersama-sama memutus mata rantai penularan virus delta, " imbuh 

redaksi.
Share:

No comments:

Post a Comment

LSM TEROPONG

LSM TEROPONG
SEKRETARIAT : 082264680777

PENGUNJUNG

IKLAN / ADV / PROFILE

IKLAN / ADV / PROFILE
Hubungi Redaksi Teropong Timur WA / Telpon / SMS : 082264680777

Popular

Featured post

LSM, ORMAS DAN AWAK MEDIA BENTUK FORUM KOMUNIKASI

LSM DAN ORMAS Serta WARTAWAN YANG HADIR Bondowoso, www.teropongtimur.co.id Puluhan LSM dan Awak Media Bondowoso Jawa Timur mengapresi...

Blog Archive

Recent Posts