Kodim 1609/Buleleng Laksanakan Kegiatan Rapid Antigen Terhadap Warga Desa Sidetapa, Diwarnai Keributan Oleh Dua Anak Muda Pengendara Motor



Buleleng,www.teropongtimir.co.id.


Pada hari Senin tanggal 23 Agustus 2021 pukul 08.00 Wita bertempat di Wantilan Pura Bale Agung Desa Sidetapa Kecamatab Banjar Kabupaten Buleleng telah dilaksanakan kegiatan Rapid Antigen terhadap warga masyarakat Desa Sidetapa. Kegiatan tersebut atas permintaan dari para aparat Desa dan para tokoh masyarakat Desa Sidetapa, yang diselenggarakan oleh Kodim 1609/Buleleng dan bekerjasama dengan Puskesmas Banjar I,

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Dandim 1609/Buleleng, Letkol Inf Muhamad Windra Lisrianto, SE.,M.I.K.

Hadir dalam kegiatan Ravid Antigen. Dandim 1609/Buleleng, Letkol Inf Muhamad Windra Lisrianto, SE.,M.I.K., Tenaga Kesehatan Puskesmas Banjar I., Danramil 1609-06/Banjar beserta anggota., Kapolsek Banjar, Kompol Made Agus Dwi Wirawan, SH.,MH., Tim Cakra Nanggala., Perbekel Desa Sidetapa, Ketut Budiasa, S.Pd., Tokoh masyarakat Desa Sidetapa., Warga masyarakat Desa Sidetapa.

Kegiatan dilaksanakan mulai Pukul 08.00 Wita yang di ikuti dari aggota tim Swaber beserta tenaga Kesehatan dari Puskesmas Banjar I, tiba di Wantilan Pura Bale Agung, desa Sidetapa, dilanjutkan dengan kegiatan Swab kepada warga masyarakat Desa Sidetape secara acak.


Saat pelaksanaan tes Swab berjalan, tepat pukul 09.45 Wita, Dua (2) orang anak muda berboncengan dengan menggunakan Sepeda Motor Scoopy warna Silver dengan tidak memakai masker, kemudian dihentikan oleh anggota Tim Nanggala, namun ke dua (2) orang tersebut tidak mau berhenti malah menabrak salah satu anggota Kodim 1609/Buleleng yang tergabung di Tim Nanggala ( Kopda Made Sastrawan ),

Atas kejadian tersebut dilihat oleh anggota BKO dari Raider 900/SBW, ( Pratu Gagas Ribut Suprianto, NRP 31170543240197, jabatan Pok Ko Mori Ton 2, Kompi B, Yonif Raider 900/SBW,) lalu dilaksanakan pengejaran oleh Ybs. namun tidak berhasil dikejar, berselang waktu 5 menit kedua pemuda tersebut balik menuju ke anggota BKO dan menanyakan dengan nada menantang dan Suara Kencang, "Kenapa-Kenapa kamu memanggil saya" dan di jawab oleh anggota BKO "Kenapa kamu menabrak anggota", lalu anggota BKO membawa kedua pemuda tersebut ke Komandan Kodim 1609/Buleleng untuk dilaksanakan tes Swab.

"Secara tiba-tiba keluarga dari kedua pemuda tersebut datang dengan jumlah -+ 5 orang dan langsung menarik kedua pemuda dengan tujuan agar tidak dilaksanakan tes Swab kepada kedua orang tersebut, lalu Dandim menyampaikan kepada anggota BKO untuk menahan kedua pemuda tersebut agar bisa melaksanakan tes Swab.
Berselang beberapa saat, secara tiba-tiba Dandim 1609/Buleleng mendapat pukulan di kepala bagian belakang sebelah kanan oleh orang yang tidak dikenal,


"Melihat kejadian tersebut maka anggota BKO Raider berusaha mengamankan pelaku, karna pelaku melawan maka secara tidak sengaja/spontan terjadilah baku pukul, dengan kejadian tersebut keluarga pelaku lalu membawa pelaku pulang kerumah yang didampingi langsung oleh Dandim 1609/Buleleng untuk melaksanakan mediasi guna menyelesaikan permasalahan tersebut.

Tepat Pukul 11.00 Wita Dandim 1609/Buleleng kembali ke Wantilan Pura Bale Agung, karna melihat warga Desa Sidetapa sudah berkumpul, untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan kemudian mediasi kembali dilanjutkan dengan keluarga pelaku, Perbekel Sidetapa dan tokoh masyarakat Desa Sidetapa agar permasalahan ini bisa selesai ditempat dan diselesaikan secara kekeluargaan, dari mediasi tersebut belum menemukan titik temu karna dari pihak masyarakat yang merasa menjadi korban pemukulan meminta waktu untuk melaksanakan musyawarah dengan keluarga besar.

Pukul 12.30 Wita kegiatan mediasi selesai dilaksanakan dan kegiatan Swab dihentikan oleh Dandim 1609/Buleleng karna masyarakat Desa Sidetapa menolak untuk dilanjutkan kegiatan tersebut.

Atas peristiwa tersebut, salah satu warga menjadi korban pemukulan adalah, Kadek Dikik Okta Andrean, Sidetapa 28 September 2001, Mahasiswa, Hindu, alamat Desa Sidetapa, Kecamatan Banjar.

Warga diamankan oleh anggota BKO, diantaranya Gagas Ribut Suprianto. Pangkat : Pratu.
NRP : 3117543240197.
Jabatan : Taban/Tamunisi Pok Ko Ton 2 Kipan B.
Satuan : Yonif Raider 900/SBW.
bersama, Arif Munandar.
Pangkat : Prada.
NRP : 31180182030597.
Jabatan : Tambak Pan 1 Poko 1 Regu 2 Ton 3 Kipan B.
Satuan : Yonif Raider 900/SBW.

Akibat kejadian tersebut personel Dandim 1609/Buleleng mengalami benjol pada kepala bagian belakang sebelah kanan dan kondisi sadar, diantaranya Kopral Made Satrawan, mengalami lecet pada tangan bagian kanan. Dan Pratu Gagas Ribut Suprianto mengalami luka pada pipi sebelah kanan dan kepala sebelah kanan diatas telinga memar.

Setelah diketahui aktivis Lsm teropong Bali ( Mamat ) membenarkan bahwa atas kejadian tersebut berawal dari diadakannya kegiatan Tes Rapid Antigen diWantilan Pura Bale Agung Desa Sidetapa Kecamatan Banjar, tiba-tiba ada dua orang anak yang berboncengan dengan menggunakan sepeda motor Scoopy warna silver dengan tidak menggunakan masker yang dihentikan oleh anggota tim Manggala, namun tidak berhenti, justru menaprak salah satu anggota Kodim  1609/ Buleleng yang tergabung di tim Manggala


Ditulis: Redaksi/ biro Bali 
Share:

No comments:

Post a Comment

LSM TEROPONG

LSM TEROPONG
SEKRETARIAT : 082264680777

PENGUNJUNG

IKLAN / ADV / PROFILE

IKLAN / ADV / PROFILE
Hubungi Redaksi Teropong Timur WA / Telpon / SMS : 082264680777

Popular

Featured post

LSM, ORMAS DAN AWAK MEDIA BENTUK FORUM KOMUNIKASI

LSM DAN ORMAS Serta WARTAWAN YANG HADIR Bondowoso, www.teropongtimur.co.id Puluhan LSM dan Awak Media Bondowoso Jawa Timur mengapresi...

Blog Archive

Recent Posts