Mahasiswa KKN 15 UNEJ Kenalkan Kembali Prokes Pada Anak Dan Manfaat Aplikasi PeduliLindungi Dimasa Pandemi Covid-19



Bondowoso,www.teropongtimur.co.id.


Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah salah satu mata kuliah dengan tujuan utama untuk
memberikan pengabdian dan pemberdayaan kepada masyarakat. Pelaksanaan program KKN Universitas Jember ( UNEJ) gelombang ke-3 Tahun 2021 yang dilakukan kali ini sama dengan tahun
sebelumnya yaitu KKN Back To Village atau KKN balik kampung. Dengan adanya Kegiatan KKN Back To Village ini diharapkan dapat mencegah, mengurangi dan memutus rantai penyebaran Covid-19 yang ada di Indonesia. 

Zaenab Hasyimia putri dari bapak bagir alhabsyi
dan ibu sukaenah Assegaf melakukan kegiatan KKN di Kelurahan Kademangan yang
merupakan salah satu kelurahan dari 11 kelurahan di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur mengatakan. "Penyebaran Covid-19 di Kademangan masih mengalami ketidakstabilan meskipun program vaksinasi telah banyak dan masih terus dilakukan. Data dari Dinas Kesehatan Bondowoso pada tanggal 19 Agustus 2021 menyebutkan di daerah Kademangan terdapat kasus
Covid-19 dengan jumlah 464+3, sembuh 372, dirawat 40 dan meninggal 52. Telah banyak himbauan ataupun penyuluhan yang dilakukan untuk mengurangi penyebaran Covid-19 ini,
akan tetapi tak sedikit juga masyarakat yang percaya dengan adanya berita hoaks sehingga hal tersebut juga berakibat kepada pemahaman anak-anak mengenai Covid-19 maupun mengenai protokol Kesehatan. 

"Salah satu pemahaman anak yang salah adalah terkait penggunaan masker
dan mencuci tangan. Banyak anak-anak menganggap penggunaan masker dan mencuci tangan dengan benar adalah bentuk dari kewajiban untuk datang ke sekolah, sehingga ketika anakanak tidak datang ke sekolah atau ketika bermain mereka tidak menggunakan masker dan
menaati protokol kesehatan.

Mahasiswa dengan bimbingan dari bapak Sundahri selaku dosen pembimbing
melakukan wawancara kepada masyarakat wilayah Kademangan mengenai informasi apa saja
yang mereka butuhkan saat pandemi Covid-19, dan salah satu diantaranya mengatakan bahwa mereka kesulitan untuk menggunakan aplikasi PeduliLindungi, baik yang digunakan setelah melakukan vaksinasi ataupun yang akan digunakan untuk mendaftar vaksinasi. Selain itu masih
banyak masyarakat yang takut untuk melakukan vaksinasi dikarenakan banyaknya berita yang tidak benar seperti salah satu masyarakat mengatakan tidak berani melakukan vaksinasi karena takut dapat meninggal, Sehingga banyak masyarakat yang tidak jadi untuk melakukan vaksinasi, selain itu mereka juga kesulitan menjelaskan kepada anak-anak mengapa harus
menggunakan masker serta mentaati Protokol Kesehatan. 

Bahkan mereka juga mengatakan anak-anak tidak suka menggunakan masker ketika keluar rumah ataupun pergi bermain, dikarenakan teman-temannya selalu mengejeknya dan merasa aneh apabila memakai masker.
Selain itu, anak-anak mengatakan tidak betah untuk memakai masker dikarenakan pengap dan mereka juga malas untuk mencuci tangan menggunakan sabun.

Gambar 1
Dari permasalahan tersebut Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Jember ini yang
merupakan mahasiswa KKN di Kelurahan Kademangan membuat program kerja bimbingan mengenai Protokol Kesehatan, vaksinasi dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi. Untuk
bimbingan mengenai Protokol Kesehatan dikhususkan untuk anak-anak; sedangkan untuk
bimbingan mengenai penggunaan aplikasi PeduliLindungi ditujukan untuk para orang tua dan
remaja. Salah satu program yang ingin dicapai adalah meluruskan pemahaman anak-anak mengenai Covid-19, cara mencuci tangan yang benar, pentingnya untuk menjaga kebersihan
diri, etika saat bersin dan batuk, serta hal lain yang berkaitan dengan Protokol Kesehatan. 

Cara yang akan digunakan untuk mewujudkan pemahaman anak-anak tentang Protokol Kesehatan
adalah dengan menggunakan metode permainan, serta pemberian hadiah sehingga anak-anak akan lebih antusias dan tidak merasa bosan. Untuk program vaksinasi dan penggunaan aplikasi
salah satu yang ingin dicapai adalah masyarakat mendowload dan mendaftar menggunakan email yang dimiliki, dapat mendaftar vaksinasi, mendapatkan sertifikat bagi yang telah melakukan vaksinasi, melihat kondisi daerahnya serta daerah yang dikunjugi terkait Covid-19 dengan cara menujukkan video tutorial dan mempraktikkan langsung bersama-sama.

pelaksanaan dan pendampingan mengenai KKN Back To Village III yang berlangsung selama 30 hari ini yaitu pada minggu pertama dilakukannya observasi mengenai masalah masalah apa yang dialami oleh masyarakat. setelah mengetahui masalah yang dialami, maka pada minggu kedua penulis melakukan penjelasan ataupun pengenalan terkait Protokol
Kesehatan kepada anak-anak. Selanjutnya pada minggu ketiga dilakukan penjelasan dan pelatihan mengenai penggunaan aplikasi PeduliLindungi. "Kemudian diminggu terakhir akan
melakukan evaluasi dan penyusunan laporan akhir KKN mengenai kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan. 

Dengan adanya kegiatan KKN ini diharapkan mampu memberikan hasil yang maksimal dan berdampak baik pada anak-anak dan masyarakat. ,"Harapannya masyarakat dapat menggunakan fasilitas seperti aplikasi PeduliLindungi untuk membantu dalam mengurangi angka penyebaran Covid-19, serta tetap terus menjaga kebersihan dan kesehatan diri dengan protokol Kesehatan.


Pewarta: Yudha
Editor: Buang A
Share:

No comments:

Post a Comment

LSM TEROPONG

LSM TEROPONG
SEKRETARIAT : 082264680777

PENGUNJUNG

IKLAN / ADV / PROFILE

IKLAN / ADV / PROFILE
Hubungi Redaksi Teropong Timur WA / Telpon / SMS : 082264680777

Popular

Featured post

LSM, ORMAS DAN AWAK MEDIA BENTUK FORUM KOMUNIKASI

LSM DAN ORMAS Serta WARTAWAN YANG HADIR Bondowoso, www.teropongtimur.co.id Puluhan LSM dan Awak Media Bondowoso Jawa Timur mengapresi...

Blog Archive

Recent Posts