Pelapor Kasus Dugaan Makar Memenuhi Panggilan Penyidik Polda Bali



Bali,www.teropongtimur.co.id.


Mencuatnya kasus dugaan makar oleh segelintir kelompok yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Papua Komite Kota Bali (AMP-KKB) yang mereka tersebut adalah oknum sedang berproses hukumya. Pihak pelapor( Gus Yadi ) Panglima Patriot Garusa Nusantara ( PGN ) Bali dan juga Kabiro salah satu media cetak dan online teropong timur news datang memenuhi panggilan direskrimum Polda Bali guna di periksa sebagai pelapor,  19 Agustus 2021.

Datang menghadap yang di dampingi direktur devisi hukum PGN Bali Rico Ardika Panjaitan SH sekaligus penasehat LSM teropong Bali dan beberapa anggota Depsus Patrot Garuda Nusantara ( PGN ) mengawal atas di periksanya Gus Yadi sebagai pelapor tersebut.

Dari keterangan pelapor seusai di periksa kepada awak media menjelaskan, saya ( Gus Yadi - red ) sebagai Pangkosilhan PGN Bali dan juga Kabiro ( pers) Teropong timur news Bali telah memberikan bukti bukti falid terhadap penyidik dan bukti- bukti tersebut tidak bisa di bantah adanya dugaan makar mesisahkan bumi cindrawasih dari NKRI .

Mereka Yefri Kosaai, Yoberthinus Gobay, Jeeno Sadrack Dogomo dan Natalis Bukoga adalah oknum yang mengatasnamakan AMP-KKB, padahal mereka bukan mahasiswa, justru mereka adalah propokator makar menyusup ke mahasiswa, "jelasnya Gus Yadi kepada media


Ada tiga kejadian Aksi di wilayah hukum Bali yang membahayakan keutuhan NKRI, aksi aksi tersebut berupa demo turun ke jalan dan deklarasi secara sembunyi sembunyi yang data datanya berupa vudio, dokumen pernyataan sikap semuanya sudah di tangan penyidik polda Bali terangnya.

Tiga kejadian tersebut terjadi pada tanggal 26 Novenber 2020 demo turun ke jalan membacakan petisi rakyat Papua. yang di bacakan oleh Jeeno Sadrack Dogomo di depan kantor YBLHI .

foto: saat bacakan petisi rakyat Papua

Selanjutnya aksi demo turun jejalan yang rencananya di depan polda Bali berhasil di gagalkan oleh PGN yang kami pimpin (Gus Yadi) anehnya demo tersebut malah di depan kantor LBH Bali jalan plawa dengan tema membacakan pernyataan sikap makar ,papua bukan merah putih, Papua adalah bintang kejora 31 Mei 2021 .

foto: bendera bintang gejora anti merah putih

Di tambah lagi kejadian deklarasi peringatan HUT Aliansi mahasiswa Papua ( AMP ) Nasional yang ke 26 dan Aliansi Mahasiswa Papua Komite Kota Bali ( AMP - KKB ) yang ke 5 dengan bendera bintang kejora anti merah putih dengan mengusung tema menjalin persatuan nasional untuk merebut kembali kemerdekaan Papua barat 1 Desember 1961, Papua anti imprialisme, anti kolinialisme dan anti terorisme 27 Juli 2021.


Dugaan kuat makar oknum yang di duga bukan mahasiswa Bali telah menyusup mengacaukan negara ingin merdeka dari NKRI yang di lakukan di wilayah Bali adalah tugas kita bersama sebagai anak bangsa untuk menjaga NKRI, para pahlawan kusuma bangsa gugur di laut Arafura komodor Yos Sudarso oleh mereka oknum AMP- KKB di jadikan dasar dan anggapan bahwa Indonesia telan merebut dan menjajah bumi cindrawasih yang di nyatakan 1 Desember 1961 adakah HARI KEMERDEKAAN PAPUA BARAT.

        Gus / biro Bali.
Share:

No comments:

Post a Comment

LSM TEROPONG

LSM TEROPONG
SEKRETARIAT : 082264680777

PENGUNJUNG

IKLAN / ADV / PROFILE

IKLAN / ADV / PROFILE
Hubungi Redaksi Teropong Timur WA / Telpon / SMS : 082264680777

Popular

Featured post

LSM, ORMAS DAN AWAK MEDIA BENTUK FORUM KOMUNIKASI

LSM DAN ORMAS Serta WARTAWAN YANG HADIR Bondowoso, www.teropongtimur.co.id Puluhan LSM dan Awak Media Bondowoso Jawa Timur mengapresi...

Blog Archive

Recent Posts