Apa Semua Proyek Harus Menggunakan Papan Nama, Ungkap Anggota Dewan Dari Fraksi Partai PPP

 

Situbondo, www.teropongtimur.co.id

Adanya Pelaksanaan Proyek Pembangunan sebuah Kantor Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM)di Desa Sopet, Kecamatan Jangkar, Kabupeten Situbondo, Jawa Timur  yang di bangun di salah satu lahan milik seorang  anggota Dewan sedang berlangsung, dan di duga tidak transparan, hal itu sangat disayangkan dalam pelaksanaan Pembangunan proyek tersebut tidak diketahui  berapa anggaran dan sumber dananya dari mana??? Karena didalam proyek ini tidak ada papan nama mengenai pembangunan tersebut.


Hal itu disampaikan Wahyudi selaku Sekjen PT Teropong Post Jaya saat di temui di lokasi.

" Padahal jelas sesuai Dengan undang-undang Republik Indonesia Nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, bahwasanya papan informasi ( Papan Nama Proyek) harus terpasang, supaya publik mengetahuinya," ujar Wahyudi, Rabu (04/08/2021)


"Seharusnya Kegiatan Proyek Pembangunan yang dikerjakan tanpa menggunakan papan nama, terindikasi sebagai upaya untuk menutupi dan membohongi Masyarakat agar tidak terpantau berapa besar Anggaran dan sumber anggarannya," ungkapnya


Dan bila kita kembali mengacu kepada Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik(KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012,yang mana tercantum dan berbunyi bahwa: setiap pekerjaan bangunan fisik yang di biayai negara wajib memasang  papan nama proyek, dimana memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek, nilai kontrak serta jangka waktu atau lamanya pekerjaan tersebut.

Sementara saat di konfirmasi Via WhatsApp anggota dewan tersebut mengatakan bahwa proyek tersebut akan di bangun sebuah Kantor PKBM.


"Iya ini akan di bangun Kantor PKBM, terus apa semua Program APBD Kabupaten, APBD Provinsi atau APBN harus di beritakan satu persatu, terus papan nama itu untuk apa? Apakah dana hibah ke Lembaga, Pesantren, Masjid ataupun Mushalla harus ada papan nama," katanya


Menanggapi Statemen anggota dewan tersebut Wahyudi menegaskan dimana kalau proyek itu menggunakan dana APBN baik itu dari Pemda Atau dari Dinas Terkait ya harus jelas papan namanya," saya heran dengan anggota dewan tersebut,kami turun investigasi ke lapangan hanya ingin memastikan ini proyek menggunakan anggaran  pemerintah apa bukan,kalau memang menggunakan anggaran pemerintah yang harus jelas sumber dananya dari mana, dan anggarannya berapa,kalau tidak pasang papan nama kan proyek Siluman namanya, kecuali anggota dewan tersebut menggunakan dana pribadinya," tutup Wahyudi aktivis asal Situbondo ini.


Sementara pelaksana proyek yang juga suami dari anggota dewan tersebut sampai berita ini di turunkan belum dapat di konfirmasi. 


Pewarta :

Benny H/ Indiono

Share:

No comments:

Post a Comment

LSM TEROPONG

LSM TEROPONG
SEKRETARIAT : 082264680777

PENGUNJUNG

IKLAN / ADV / PROFILE

IKLAN / ADV / PROFILE
Hubungi Redaksi Teropong Timur WA / Telpon / SMS : 082264680777

Popular

Featured post

LSM, ORMAS DAN AWAK MEDIA BENTUK FORUM KOMUNIKASI

LSM DAN ORMAS Serta WARTAWAN YANG HADIR Bondowoso, www.teropongtimur.co.id Puluhan LSM dan Awak Media Bondowoso Jawa Timur mengapresi...

Blog Archive

Recent Posts