Kepala Syahbandar Sapudi "Kita Harus Menghewankan Sapi- sapi Dengan Fasilitas Yang Layak"

 


Sumenep,www, teropongtimur,co,id - Setelah banyak mendapat banyak sorotan tentang perahu Angkut hewan sapi yang melalui pelabuhan Unit penyelenggara Pelabuhan ( UPP) ke syahbandaran Sapudi di Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep, yang sementara ini penanganannya dalam Angkutan laut kurang memperhatikan keselamatan hewan Sapi yang terkesan Sapi sapi itu tersiksa. 


Dimana cara angkutnya yang masih dikatakan tradisional, sapi-sapi tersebut sebelum naik perahu Angkut menuju ke pelabuhan kalbut, Kabupaten Situbondo harus dicebur menuju perahu kecil sebagai sarana menuju perahu besar yang mengangkut sapi sapi itu menuju Kota santri tersebut



Hal ini mendapat perhatian khusus dari kepala Sahbandar Sapudi Rudy Susanto, S.H.,M.H. Mengingat permasalahan ini terus terusan menjadi sorotan publik.


" Mulai besok pasaran sapi Minggu depan saya wajibkan perahu Angkut itu harus Ada tangga yang menjadi jembatan penghubung naiknya sapi, jadi saya tidak mau melihat lagi ada sapi yang dicebur atau disuruh renang untuk naik ke perahu Angkut. Kasihan sapi sapi itu" tegas Rudy Kamis (16/9/2021).


" Faktor keselamatan hewan itu harus kita pikirkan, kita harus menghewankan sapi- sapi itu. Dan dengan fasilitas tangga naik ke perahu saya yakin sapi-sapi itu tidak stres dan keamanan serta keselamatannya lebih terjaga. Fakta positifnya tidak ada dagang sapi yang rugi karena sapinya Patah tulang " katanya


Lanjut Rudy," Kami berharap langkah ini bisa membantu mengurangi faktor Resiko, bagi kondisi Perahu Angkut yang tidak bisa menepi atau sandar langsung dijembatan. Dan untuk perahu yang bisa Sandar utamanya ukuran GT kecil tanpa kecuali tetap pakai tangga biar sapi turun dari jembatan aman dan nyaman, tidak pakai tali atau digerek gerek lagi" tutur Rudy


Kedepannya Rudy Susanto, S.H.,M.H.atas Nama Masyarakat Sapudi, ada perhatian dari pemerintah dari tingkat Kabupaten, Provinsi dan Pusat bagaimana Pelabuhan UPP Sapudi ada pelabuhan khusus hewan Sapi. 

" Saya berharap ada perhatian khusus bagi Pulau Sapudi Sebagai pulau Sapi, Satu satunya pulau kecil  di Indonesia yang punya populasi Sapi yang luar biasa, setiap minggunya sekitar 100 ekor sapi yang diangkut keluar Sapudi. Tapi Anehnya Sapi itu tidak habis/punah malahan terus bertambah" ujar Rudy keheranan.


Harapan Rudi Susanto selaku kepala Syahbandar direspon Positif tokoh Aktivis kepulauan Misbahul Munir dari Jaringan Pengawas Kebijakan Pemerintah ( JPKP Sumenep).


" Kami Sangat mendukung langkah pak Rudy ini, Utamanya Pelabuhan khusus Hewan Sapi, karena Selama ini dengan kondisi pelabuhan yang ada kita kesulitan dalam angkutan laut bagi sapi sapi itu, ada yang dicebur kelaut, ada yang gerek pakek tali bahkan sapi-sapi kecil itu seperti dilempar cara masukkan kedalam perahu" ujar Misbah.


" Semoga dengan informasi media ini ada respon baik dari pemerintah utamanya di Provinsi dan pusat, untuk Memperhatikan Keluhan kami masyarakat Kepulauan. dan lewat Lembaga JPKP dari tingkat kabupaten sampai pusat saya harap bisa mengawal dan memperjuangkan pembangunan pelabuhan khusus hewan Sapi ini"tutupnya


Pewarta

Benny H


 PT Teropong Post Jaya, media cetak & online Teropong Timur News
Share:

No comments:

Post a Comment

LSM TEROPONG

LSM TEROPONG
SEKRETARIAT : 082264680777

PENGUNJUNG

IKLAN / ADV / PROFILE

IKLAN / ADV / PROFILE
Hubungi Redaksi Teropong Timur WA / Telpon / SMS : 082264680777

Popular

Featured post

LSM, ORMAS DAN AWAK MEDIA BENTUK FORUM KOMUNIKASI

LSM DAN ORMAS Serta WARTAWAN YANG HADIR Bondowoso, www.teropongtimur.co.id Puluhan LSM dan Awak Media Bondowoso Jawa Timur mengapresi...

Blog Archive

Recent Posts