Aktifitas Galian C Illegal / Tidak Mengantongi Izin Tambang Diwilayah Perbatasan Kab. Blitar - Kediri Kebal Hukum



Kediri,www.teropongtimur.co.id.


Kegiatan tambang galian C jenis sertu , Paser batu Bodong Alias tak berizin Marak di wilayah Hukum Polres Blitar Jawa' Timur.

Akibat dari pertambangan Liar tersebut sangat berdampak buruk dan menimbulkan rusaknya puluhan hektar lahan yang ada diwilayah perbatasan dua Kabupaten ini

Hasil Investigasi dilokasi pada 21 Oktober 2021 ditemukan adanya aktivitas tambang galian C Ilegal yang dibagi dua kelompok diantaranya milik Eko Rahman, asal mojokerto dan milik Agus Jawara asal Blitar. yang kini tengah beroperasi di-Desa Sumber Asri dusun Sumbersari  Kecamatan Nglegok Blitar yang berbatasan dengan Desa Sempu Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri.

Dalam melakukan Aktivitasnya, pihak Eko Rahman ( penambang ) menggunakan dua ( 2 ) Unit alat berat  (Excavator). Sedangkan kelompok tambang Agus jawara juga menggunakan dua (2 ) unit alat berat ( Excavator ) serta puluhan mobil Dam trak yang sedang mengantri untuk mengangkut daripada hasil tambang yang  tak berijin tersebut.

Dari beberapa warga Desa Sumber Asri berinisial HR, Cs  mengatakan pada media, seharusnya untuk melakukan kegiatan usaha pertambangan dan penjualan komoditas tambang berupa pasir dan tanah batu Seharusnya memiliki dokumen. “Seperti Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP), Izin Usaha Pertambangan (IUP) Eksplorasi, dan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi, namun pengusaha tambang yang diketahui bernama Eko Rahman,  dan Agus jawara tersebut tidak mengantongi ijin sama sekali sebagai kelengkapan usaha tambang mereka. "Berharap Agar pihak penegak Hukum di Kabupaten Blitar dan pihak terkai diwilayah hukumnya bisa melakukan penegakan hukum, sebab ini sudah keterlaluan. " Ungkap warga

Lanjut para warga, pengusaha tambang Ilegal ini telah merusak alam di desa kami dengan membuat lubang disana sini tanpa ada surat ijin yang menyertai kegiatan tambangnya, mungkin alasan pelaku penambang kepada kami itu benar ya,, katanya sudah membayar * Atensi ** atau Upeti mahal ke penegak hukum mulai tingkat Kabupaten hingga Polda.” tuturnya

Secara terpisah Kepala Desa Sumber Asri, SENIADI saat di temui media mengatakan, bahwa Lokasi tambang yang di gali secara Ilegal oleh Eko Rahman dan Agus jawara memang berada di perbatasan desanya dengan Kabupaten Kediri.

“Selama ini pihak pengusaha tambang tersebut tidak pernah ada pemberitahuan kegiatan tambang ke pihak desanya sama sekali, ”jelasnya.

Pidsus Polres Blitar, Titis saat di konfirmasi media ini , melalui pesan whassap nya menjawab dengan singkat. “Akan segera saya tindak lanjuti ” jawab Titis Pidsus Polres Blitar.

Dirreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Farman saat di konfirmasikan media ini melalui pesan whasap nya menjawab, " Baik pak, kami tindak lanjuti"

Namun sangat di sayangkan hingga berita ini di turunkan, kegiatan tambang galian C Ilegal milik Eko Rahman serta Agus jawara di wilayah perbatasan Kabupaten Kediri - Blitar masih Tetap beraktivitas dengan lancar, aman, terkendali.

Hal ini banyak menimbulkan pertanyaan dikalangan masyarakat, bahwa dugaan - dugaan Aparat Penegak Hukum Kabupaten Blitar dan Propinsi Jawa Timur sudah mendapatkan Atensi, upeti dari Pengusaha tambang Liar tersebut.


Pewarta: Tim/ misyadi
Editor pusat PT teropong post jaya, media citak & online teropong timur news. Buang A
Share:

No comments:

Post a Comment

LSM TEROPONG

LSM TEROPONG
SEKRETARIAT : 082264680777

PENGUNJUNG

IKLAN / ADV / PROFILE

IKLAN / ADV / PROFILE
Hubungi Redaksi Teropong Timur WA / Telpon / SMS : 082264680777

Popular

Featured post

LSM, ORMAS DAN AWAK MEDIA BENTUK FORUM KOMUNIKASI

LSM DAN ORMAS Serta WARTAWAN YANG HADIR Bondowoso, www.teropongtimur.co.id Puluhan LSM dan Awak Media Bondowoso Jawa Timur mengapresi...

Blog Archive

Recent Posts