AMIR Syndicate Kembali Datangi Kejaksaan Situbondo Untuk Laporkan Dua Anggota Dewan Dan Satu ASN



Situbondo,www,teropongtimur,co,id


Sejumlah LSM yang tergabung di Aliansi Masyarakat Independen Dan Rasional (AMIR) Syndicate Situbondo Kembali mendatangi Kejaksaan Negeri Situbondo dan ditemu langsung Kasi Pidsus, Reza Aditya Wardana, adapun kedatangan dari AMIR Syndicate tersebut adalah untuk melaporkan Dua Anggota Dewan dan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Berinisial R, terkait dugaan Nepotisme.

Ketiga Pejabat Legislatif dan Eksekutif tersebut, diduga kuat mempunyai andik besar terhadap penguasa di Pemerintah Kabupaten Situbondo, sehingga peluang untuk mendapatkan jatah proyek dari dari penguasa itu sangat memungkinkan.

Padahal sudah jelas dalam aturan anggota Dewan dan ASN sebagai penyelenggara negara dilarang melakukan perbuatan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).


Menurut keterangan Deny Rico Wibowo, keterlibatan Dua Anggota Dewan Dan Seorang Pejabat ASN tersebut, selain punya CV atas nama istrinya, kegiatan proyek juga di kerjakan oleh ketiga istri Pejabat tersebut, hal ini bertujuan supaya pekerjaan yang dikerjakan oleh Tiga Pejabat tersebut tidak diketahui oleh publik.

"Kegiatan Proyek tersebut dikerjakan pada Tahun 2019 Dan 2020, masing-masing kisaran hampir Rp.2 Miliar Rupiah, yang mana pelaksananya adalah istri dari Pejabat Negara yang kami laporkan ke Kejaksaan Negeri Situbondo tersebut," ujar aktivis muda asal Situbondo ini kepada awak Media Teropong Timur News, Selasa (05/10/2021).


Lebih lanjut Deny Rico Menjelaskan bahwa sesuai Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 terkait penyelenggara yang baik, yaitu ada di pasal 5 point 4, yang mana setiap penyelenggara negara berkewajiban untuk tidak melakukan perbuatan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, jadi itu yang kita jadikan acuan sebagai pelaporan di Kejaksaan, karena dari Ketiga Pejabat tersebut ditengarai lebih mementingkan keuntungan pribadi dibandingkan kepentingan Masyarakat, dengan memanfaatkan jabatannya untuk mendapatkan jatah pekerjaan proyek, sehingga dengan kedekatan hubungannya dengan Penguasa, Kerabat dan Keluarga akan berpotensi besar untuk melakukan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

"Semua laporan dan bukti-bukti yang sudah saya berikan kepada Kejaksaan Negeri Situbondo saya kira sudah cukup mas, dan kami selaku pelapor, hanya tinggal menunggu keseriusan Dan tindak lanjut dari Kejaksaan, dan kami percaya dari Tiga Pejabat yang saya laporkan ini akan segera ditindaklanjuti dan akan segera di proses oleh Kejaksaan," kata Deny Rico

Sementara itu, Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Situbondo, Reza Aditya Wardana membenarkan adanya laporan dari AMIR Syndicate terkait dugaan Nepotisme yang dilakukan oleh Dua Anggota Dewan dan Satu ASN tersebut.

"Terima kasih buat rekan-rekan LSM yang tergabung di AMIR Syndicate, laporan akan Kita pelajari untuk melangkah dan untuk tindak lanjut penyeledikan., " Tutupnya


Pewarta: Benny H/Wahyudi
Editor pusat PT teropong post jaya , media citak & online teropong timur news: Buang A
Share:

No comments:

Post a Comment

LSM TEROPONG

LSM TEROPONG
SEKRETARIAT : 082264680777

PENGUNJUNG

IKLAN / ADV / PROFILE

IKLAN / ADV / PROFILE
Hubungi Redaksi Teropong Timur WA / Telpon / SMS : 082264680777

Popular

Featured post

LSM, ORMAS DAN AWAK MEDIA BENTUK FORUM KOMUNIKASI

LSM DAN ORMAS Serta WARTAWAN YANG HADIR Bondowoso, www.teropongtimur.co.id Puluhan LSM dan Awak Media Bondowoso Jawa Timur mengapresi...

Blog Archive

Recent Posts