*Dugaan Maraknya BBM Dan Gas LPG Ilegal Masuk Kepulauan Raas Patut Di Pertanyakan, Karena Diduga Terindikasi Ada Pembiaran*

 


Sumenep,www.teropongtimur.co.id


Desas-desus terkait adanya dugaan  perubahan trayek jadwal pemberangkatan kapal perahu dari pelabuhan dungkek kepelabuhan Raas menjadi sorotan aktivis Senior sekaligus masyarakat kepulauan Ra'as, Sucipto Abadi.


Karena menurut Sucipto Abadi, dugaan lolosnya BBM ilegal dari pelabuhan dungkek ke Raas terindikasi ada pembiaran dari Syahbandar dungkek, Karana barang tersebut di kirim dari pelabuhan dungkek, termasuk pengiriman tabung gas LPG 3 KG yang juga lolos begitu saja tanpa adanya   pengawasan dan pencegahan yang di lakukan oleh syhabandar dungkek.


"Ini sudah berlangsung selama kurang lebih 3 tahun berturut-turut pengiriman BBM yang di duga ilegal tersebut ke Ra'as mas, mangkanya harga BBM (solar) di kepulauan Raas mencapai Rp.8000, jadi kami masyarakat kepulauan Ra'as tidak pernah merasakan namanya BBM subsidi, karena harganya yang terlampau mahal," ujar Aktivis Senior ini dengan nada tegas.


Labih lanjut Sucipto Abadi menjelaskan bahwasanya pengiriman tabung gas LPG 3 Kg dari pelabuhan Dungkek yang di kirim ke kepulauan Ra'as itu di duga tidak mengantongi ijin.


"Kan itu jatah Desa Dungkek tabung gas LPG 3 Kg mas, tapi kenapa kok dikirim ke Pulau Ra'as, itu kan tidak boleh seharusnya mas, mangkanya gas LPG 3 disini mahal, bisa mencapai Rp.25.000 rupiah," pungkas Sucipto Abadi Kepada kepada awak Media Teropong Timur News, Selasa(11/01/2022).


Saya Meminta kepada pihak penegak hukum Polres Sumenep dan juga Polsek Dungkek untuk ikut mengawasi adanya dugaan pengiriman BBM ilegal tersebut, karena sudah 3 tahun lebih pengiriman BBM ilegal ini sepertinya lancar-lancar saja.


"Dengan maraknya dugaan BBM bersubsidi ilegal Dungkek yang masuk ke Ra'as tersebut, menyebabkan masyarakat kepulauan Ra'as tidak pernah menikmati BBM bersubsidi, karena harganya yang terlampau mahal," tuturnya.

Sementara saat dikonfirmasi awak media Teropong Timur News Kepala KSOP Kalianget, Supriyanto mengatakan, bahwasanya rute kapal perahu dari pelabuhan Dungkek ke Kepulauan Raas tidak ada yang berangkat malam hari, apalagi cuaca tidak memungkinkan, sangat bahaya tentunya.


"Demi keselamatan masyarakat yang melakukan penyebrangan, kami sudah menghimbau kepada Wilayah Kerja (Wilker) Dungkek untuk melakukan pengawasan mas, dan saya juga perintahkan Wilker Dungkek, kalau misalnya ada kapal yang berangkat tanpa ijin pemberangkatannya supaya ditindak tegas, apalagi sampek berangakat malam hari," ungkap KSOP Kalianget.


Hal senada juga disampaikan Wilker Syahbandar Dungkek Abu Yasit, bahwa tidak ada trayek malam, kecuali carteran yang memang betul-betul mendesak.


"Tidak ada trayek pemberangkatan malam mas, kalaupun ada itu diluar sepengetahuan saya, dan berangkatnya tanpa SPB, sekali lagi itu diluar sepengetahuan saya," tutupnya.


Pewarta : Wahyu

Share:

No comments:

Post a Comment

LSM TEROPONG

LSM TEROPONG
SEKRETARIAT : 082264680777

PENGUNJUNG

IKLAN / ADV / PROFILE

IKLAN / ADV / PROFILE
Hubungi Redaksi Teropong Timur WA / Telpon / SMS : 082264680777

Popular

Featured post

LSM, ORMAS DAN AWAK MEDIA BENTUK FORUM KOMUNIKASI

LSM DAN ORMAS Serta WARTAWAN YANG HADIR Bondowoso, www.teropongtimur.co.id Puluhan LSM dan Awak Media Bondowoso Jawa Timur mengapresi...

Blog Archive

Recent Posts