"Ramainya pemberitaan perihal Penanganan kasus dugaan Pengancaman"

 


Situbondo, www.teropongtimur.co.id

Ramainya pemberitaan sebuah media yang mengatakan, bahwasanya Perangkat Desa dan Aparat Penegak Hukum Polsek Kota Dalam hal ini Kanit Reskrim Polsek kota yang di nilai lambat dalam menangani kasus pengancaman terhadap Djumanto alias P.Ucik di bantah tegas oleh Kanitreskrim Polsek Kota, Aipda Adam Sufaat, S.H.


Kepada awak media Kanit Reskrim Polsek Kota menjelaskan, bahwasanya dirinya memang pernah bicara kepada pelapor untuk berusaha dan upayakan mengajak mediasi permasalahan tersebut ke rumah pelapor, sesuai yang di inginkan pelapor.


Namun pada saat perjalanan kelihatan banyak orang di rumah pelapor, sehingga saya membatalkan/ menggagalkan upaya mediasi tersebut. itu demi menghindari adanya chaos ataupun pengeroyokan terhadap Terlapor.


"Demi keselamatan Terlapor, yang pada saat itu bersama saya untuk melakukan mediasi di rumah pelapor, sehingga saya putuskan untuk di gagalkan dan kembali ke Kantor Desa, dan malam itu tidak terjadi mediasi," Jelas Kanitreskrim Polsek kota


Mungkin, kerena gagalnya mediasi di rumah pelapor tersebut, yang mana si pelapor sudah terlanjur mengundang orang-orang untuk menyaksikan mediasi, sehingga hal itu yang mungkin membuat pelapor marah/emosi.

"Saya gagalkan mediasi itu karena melihat situasi dan kondisi mas, siapa yang bertanggung jawab kalau terjadi hal-hal yang tidak di inginkan, masa saya suruh bertanggung jawab?? Ya jangan lah mas," tutur Kanitreskrim 


Lebih lanjut Adam mengatakan, justru nama dirinya yang digunakan oleh salah satu oknum LSM inisial "A" untuk meminta-minta uang terhadap pelapor terkait permasalahan itu, cuma hal tersebut tidak di ungkapkan, dikarenakan tidak ada buktinya. Namun, pada saat itu juga pimpinan salah satu oknum LSM tersebut langsung memberhentikannya.


"Justru disini saya yang dirugikan oleh ulah oknum LSM inisial "A" tersebut mas,  karena nama saya yang di bawa- bawa untuk meminta uang kepada pelapor, hal itu yang membuat saya tidak terima mas, jelas ini fitnah dan hoax?? Sampean bisa bicara langsung sama terlapor biar jelas, jadi saya harap kalau mau membuat pemberian itu konfirmasi dulu terhadap saya, jangan asal menerbitkan berita," pungkas Kanit Reskrim Polsek Kota kepada awak media, Kamis (31/03/2022).


Sementara itu Terlapor inisial "M" Dusun Kotakan Selatan yang berprofesi sebagai petani saat di temui di ruangan Kanitreskrim Polsek Kota menyampaikan kepada awak media, bahwa kejadiaannya itu sekitar bulan Februari 2022, yang mana dirinya pada saat itu menegur pelapor untuk tidak mengambil foto waktu rumput milik terlapor.


"Saya hanya menegur terlapor waktu itu, kenapa dia mengambil foto.malah terlapor yang marah duluan terhadap saya, dan perihal katanya saya membawa sajam itu memang benar, tapi itu sajam untuk memotong rumput, bukan sajam untuk mencederai orang atau untuk berkelahi mas, Terlapor waktu itu juga membawa sajam dari dalam rumahnya, ada saksinya kok," tutupnya


Pewarta : Wahyu

Share:

No comments:

Post a Comment

LSM TEROPONG

LSM TEROPONG
SEKRETARIAT : 082264680777

PENGUNJUNG

IKLAN / ADV / PROFILE

IKLAN / ADV / PROFILE
Hubungi Redaksi Teropong Timur WA / Telpon / SMS : 082264680777

Popular

Featured post

LSM, ORMAS DAN AWAK MEDIA BENTUK FORUM KOMUNIKASI

LSM DAN ORMAS Serta WARTAWAN YANG HADIR Bondowoso, www.teropongtimur.co.id Puluhan LSM dan Awak Media Bondowoso Jawa Timur mengapresi...

Blog Archive

Recent Posts