*Kisah Sokses Seorang Penimbang Rongsoan Besi Tua menjadi Peluang Bisnis*



Banyuwangi,www.teropongtimir.co.id.

Kisah seorang pemulung barang bekas / rongsokan hinga menjadi pengepul / penimbang yang sokses. SETIYO GUGUR, Alamat Dusun Krajan Klatak Desa/ Kecamatan Singojuru Kabupaten Banyuwangi menceritakan kisah hidupnya sebagai pemulung / pencari rongsokan demi untuk bisa membantu ekomomi kedua orang tuanya dan bisa mewujudkan impiannya menjadi seorang sokses 

SETIYO, disaat masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), tak segan bekerja membantu orang tuanya mencari barang rongsokan mulai dari jalan kaki hingga menggunakan sepeda ontel yang keliling dikampung kampung hingga kepelosok Desa. "Semua itu dilakukan tanpa ada rasa gengsi. Dari kecil SETIYO rajin membantu orang tuanya, tiap sepulang sekolah langsung bantu mencari barang bekas hingga menjualnya kepengepul

Dengan kehidupan kesehariannya, selain orang tuanya buruh harian lepas, SETIYO juga mengikuti orang tuanya mencari barang bekas /  rongsokan untuk bisa membantu mengangkat perekonomian keluarganya


SETIYO GUGUR memang sejak kecil sudah belajar mandiri dan pekerja keras, yang hidupnya dibawah atap genting, disebelah rumahnya terdapat tumpukan barang bekas / rongsokan. Itu bagi SETIYO sudah terbiasa

Awal tekad untuk maju membuat semangat SETIYO terus belajar untuk menjadi orang sokses hingga bisa melanjutkan sekolah-nya. Namun Ia memutuskan memilih untuk kerja sesuai keinginan yang diharapkan menjadi juragan penimbang rongskoan yang sokses,


Dengan apa yang dimilikinya saat ini, SETIYO mengaku sama sekali tak menyangka dan tidak pernah terpikir bisa jadi pengusaha muda. Bersyukur alhamdulillah hingga kini SETIYO menjadi seorang pengepul barang bakas dengan memiliki karyawan -+ 20 orang pegawai dan bisa menjadi jembatan rezeki untuk orang lain

Dikonfirmasi awak media teropong timur news, Buang Arifin, SETIYO  menceritakan proses awal dalam usahanya, pernah mengalami kendala terkait masalah modal, yang karena pada saat itu SETIYO hanya mengandalkan modal secukupnya, berkat kesabaran dan kepercayaan yang SETIYI miliki sehingga dari berjalan-nya waktu allah memberi jalan lain untuk membesarkan usahanya.

Dikatakan SETIYO, barang bekas /  rongsokan merupakan peluang bisnis yang bisa mendapatkan penghasilan yang cukup lumayan. Melalui usaha ini, SETIYO juga bisa membantu dan mempekerjakan tetangganya untuk mendapatkan penghasilan tambahan dan bisa membantu kegiatan sosial kemasyarakatan, "kata Setiyo


"Lebih lanjut dikatakan SETIYO terkait barang-barang bekas yang diterima dari pemulung /penjual, setiap barang rongsokan pastinya terdiri dari material yang berbeda-beda, contohnya. ada plastik, kerdus, logam, besi dan barang yang lain, barang tersebut pasti memiliki harga yang berbeda dari yang lain. Dikatakan dari proses
penyutiran, dapat dengan mudah, tinggal mempersiapkan barang-barang rongsokan yang sudah diproses oleh karyawan hingga dapat dengan mudah menawarkannya kepada pabrik,


"Juga dikatakan terkait persiapan alat kerja. "SETIYO mempersiapkan
alat seperti timbangan atau mesin pemotong plastik yang perlu sangat dibutuhkan karena dapat mempermudah pekerjaan. selain itu, juga memerlukan lebih dari 3 orang pekerja mulai dari nimbang nyotir dan mengantongi. Semakin banyak memiliki karyawan, semakin cepat untuk memproses barang rongsoan, "kata Setiyo

Berikut cerita semangat awal mula membuatnya SETIYO GUGUR berpikir untuk merubah nasib hidupnya. Dimulai dari meminjam modal usaha dari orang tuanya ( Sartono ) perlahan mulai membuka tempat untuk mengepulkan barang bekas yang ia beli dari pemulung. Merintis dari mulai menyewa lahan untuk menaruh barang bekas yang dibelinya, hingga lahan tersebut bisa SETIYO beli dengan bebas dengan jarga puluhan juta rupiah waktu itu, dengan berjalannya waktu SETIYO setiap seminggunya bisa mengumpulkan 300 kg kerdus, dan plastik, 200 kg logam dan 100 kg besi bekas, setelah itu dikirim menggunakan truk sewa ke pabrik. "Singkat cerita kata SETIYO, dengan modal 100 juta dalam satu kiriman, mendapat keuntungan total 50 juta perbulan setelah dipotong upah karyawan

foto Sartono ( ayah Setiyo Gintur )

SETIYO GIGUR mengaku, selama ini punya rasa empati yang tinggi terhadap kedua orang tuanya juga dengan para pemulung yang kerap setor rongsokan ketempatnya ia kerja. "Berawal melihat nasib para pekerjanya /karyawannya, SETIYO terketuk hatinya untuk mengadakan tabungan khusus karyawan, dengan tabungan itu, bisa dimanfa'atkan untuk menunjang kebutuhan yang lain.
 Terkadang banyak karyawan yang mengeluh karena keterbatasan gajinya, maka karyawan diberi luang untuk kerja lembur agar bisa untuk menabung, "kata Setyo


Dirilis: Editor pusat pt teropong post jaya, media cetak & online teropong timur news: Buang Arigin
/ yono
Share:

No comments:

Post a Comment

LSM TEROPONG

LSM TEROPONG
SEKRETARIAT : 082264680777

PENGUNJUNG

IKLAN / ADV / PROFILE

IKLAN / ADV / PROFILE
Hubungi Redaksi Teropong Timur WA / Telpon / SMS : 082264680777

Popular

Featured post

LSM, ORMAS DAN AWAK MEDIA BENTUK FORUM KOMUNIKASI

LSM DAN ORMAS Serta WARTAWAN YANG HADIR Bondowoso, www.teropongtimur.co.id Puluhan LSM dan Awak Media Bondowoso Jawa Timur mengapresi...

Blog Archive

Recent Posts