"Keluarga Jumasin mempertanyakan proses penangkapan yang dilakukan oleh pihak Polres Bondowoso"




Bondowoso, www.teropongtimur.co.id

Keluarga Jumasin bersama Lembaga, awak media mendatangi Polres Bondowoso  (Senin, 25 Juli 2022) dengan maksud dan tujuan mempertanyakan proses penangkapan Jumasin pada hari Minggu, 24 Juli 2022.


Nurfatima sebagai anak kandung (Jumasin) didampingi dari Lembaga LSM Teropong, awak media Teropong Timur News, juga Huda dari Sukosari mendatangi Polres Bondowoso untuk menemui kanit Pidum, "saya hari ini beserta keluarga sengaja datang ke Polres Bondowoso untuk menanyakan keadaan bapak saya (Jumasin)  informasi yang saya dapat bapak saya ditembak kakinya, saya mau mempertanyakan kebenarannya dan mengkhawatirkan bapak saya (Jumasin) dan kata bapak saya kasus 2018 itu bapak saya hanya posisinya menjualkan HP yang diduga hasil kejahatan dan hanya terima komisi 50 ribu rupiah, tapi kenyataannya dituduh sebagai pelaku 363 KUHP itu yang jadi keberatan saya dan akan saya pertanyakan, kalau hari ini saya tidak puas akan meenmpuh jalur Dumas atau Pra peradilan atas sangkaan pasal yang diduga tidak benar dan proses penangkapan yang diduga tidak sesuai prosedur, polisi membawa linggis dari rumah bapak saya, saya minta dilakukan Visum terhadap bapak saya (Jumasin) jika ada luka-luka atau lebam biar jelas disebabkan oleh apa ??" jelasnya dengan mata berkaca-kaca.

Selanjutnya Wahyudi selaku kuasa pendamping dari Nurfatima bersama Huda, Sukosari menemui kanit Pidum Polres Bondowoso Arif Rahman Fianto. S.Pd. di ruang kerjanya, "maksud kedatangan saya ke unit Pidum mau minta informasi, klarifikasi terkait proses penangkapan Junasin di desa Curah tatal,apakah ada dugaan unsur pemukulan, penganiayaan, penembakkan kepada tersangka Jumasin ?? Apakah saat penangkapan berlangsung pihak APH menunjukkan surat Penangkapan kepada pihak keluarga Jumasin ? Apakah sebelum menetapkan tersangka 2 (dua) alat bukti primer/original saat kasus 2018 terjadi sudah terpenuhi ? Apakah Jumasin yang disangkakan melakukan perbuatan 363 KUHP dilakukan sendiri atau ada orang lain yang terlibat ? untuk selanjutnya saya kembalikan kepada pihak keluarga Jumasin mau melakukan upaya Hukum  atau upaya lain, saya disini hanya mendampingi" jelasnya kepada awak media.

Dalam tanggapannya Kanit Pidum Arif Rahman Fianto, S.Pd. kepada Wahyudi dan Huda menerangkan, "dalam proses penangkapan Jumasin tidak ada unsur penganiayaan, pemukulan, penembakan dari pihak APH, unsur alat buktinya sudah terpenuhi, Jumasin mneyebutkan nama dalam pengembangan artinya Jumasin tidak sendiri dalam melakukan perbuatan 363 KUHP" tutupnya.


Pewarta : Tim

Share:

No comments:

Post a Comment

LSM TEROPONG

LSM TEROPONG
SEKRETARIAT : 082264680777

PENGUNJUNG

IKLAN / ADV / PROFILE

IKLAN / ADV / PROFILE
Hubungi Redaksi Teropong Timur WA / Telpon / SMS : 082264680777

Popular

Featured post

LSM, ORMAS DAN AWAK MEDIA BENTUK FORUM KOMUNIKASI

LSM DAN ORMAS Serta WARTAWAN YANG HADIR Bondowoso, www.teropongtimur.co.id Puluhan LSM dan Awak Media Bondowoso Jawa Timur mengapresi...

Blog Archive

Recent Posts