*Proyek Irigasi Diwilayah Dusun Andong Singolatren Menggunakan Lahan/Hak Milik Orang Lain Tanpa Ijin. Pemilik Lahan Tidak Menerimakan*



Banyuwangi,www.teropongtimur.co.id.

Minimnya informasi keterbukaan publik yang dilakukan oleh oknum pengerjaan proyek pembangunan saluran irigasi yang tanpa dipasang papan nama dapat memicu terjadinya perbincangan publik. Ini terbukti dengan banyaknya proyek pembangunan saluran irigasi yang ada diwilayah Banyuwangi. 

Menurut aturan, papan nama proyek wajib dipasang oleh pihak proyek, karena penting untuk memberikan informasi kepada masyarakat

Banyak diketahui pengerjaan proyek pembangunan saluran irigasi yang di
perkirakan sudah hampir mencapai 80% dan juga bisa dikatakan sudah hampir finalisasi, kebanyakan tidak dipasang papan nama proyek guna untuk mengetahui seberapa besar anggarannya maupun volume yang dikerjakan


Ini terjadi diwilayah selatan Dusun Andong Singolatren Desa Singolatren Kecamatan Singojuruh, pembangunan saluran irigasi yang berada dilokasi blok sawah panggang, disamping tidak dipasang papan nama. Yang lebih parahnya lagi, pembangunan saluran irigasi tersebut dikerjakan tidak tepat sasaran. Pasalnya: pembangunan saluran irigasi yang dibangun diatas tanah/hak milik orang lain yang bukan merupakan tempat saluran irigasi, hal ini membuat pemilik lahan ( Ibu Rosidah) tersinggung dan tidak menerimakan, oleh karena lahan miliknya dirusak/dibangun pondasi saluran irigasi tanpa seijin pemilik lahan

lahan


Pemilik lahan ( Ibu Rosidah ) melalui suaminya ( Riki ) mengatakan kepada wartawan teropong timur news, awalnya diberi tau seseorang melalui sambungan whatsAAp nya bahwa lahan sawahnya di bangun pondasi oleh pihak proyek irigasi, sehingga beliau( Riki ) mendatangi kelokasi disaat itu, lalu menanyakan kepada pemborong kerjaya, katanya disuruh pelaksana proyek, sehinggan Riki menghubungi pihak pelaksana bernama candra, namun yang datang kerumahnya Riki justru anak buahnya. Namun hingga sampai saat ini oleh pihak proyek ( candra ) sendiri tidak ada penyelesaian dan tanggung jawab, "kata Riki

"Selanjutnya dikatakan Riki, yang pastinya dengan perbuatan yang dilakukan oleh pihak proyek pembangunan irigasi itu dengan cara merusak lahan orang lain dengan dipasangnya pondasi tanpa seijin pemiliknya adalah perbuatan melanggar, dan saya tidak terima akan melaporkan ke jalur hukum bila tidak bertanggungjawab, karena lahan saya sudah dirusak, "pungkas Riki kepada Wartawan teropong

Share:

No comments:

Post a Comment

LSM TEROPONG

LSM TEROPONG
SEKRETARIAT : 082264680777

PENGUNJUNG

IKLAN / ADV / PROFILE

IKLAN / ADV / PROFILE
Hubungi Redaksi Teropong Timur WA / Telpon / SMS : 082264680777

Popular

Featured post

LSM, ORMAS DAN AWAK MEDIA BENTUK FORUM KOMUNIKASI

LSM DAN ORMAS Serta WARTAWAN YANG HADIR Bondowoso, www.teropongtimur.co.id Puluhan LSM dan Awak Media Bondowoso Jawa Timur mengapresi...

Blog Archive

Recent Posts