Fajar Aktifis Teropong Tindaklanjuti dugaan Ijazah ditahan perusahaan dengan Mediasi Secara Kekeluargaan.


Situbondo, www.teropongtimur.co.id

Zain (nama samaran) warga Panji, Kecamatan Panji, curhat pada seorang aktifis dari LSM Teropong yaitu Fajar, dirinya  mengadukan sudah 2 tahun ijazahnya ditahan oleh salah satu perusahaan di Situbondo.Dirinya mengeluhkan sulitnya mendapatkan ijazahnya kembali setelah keluar dari perusahaan yang merupakan tempat kerjanya dulu.


Selama bekerja dirinya bekerja aman-aman saja namun menginjak 6 bulan bekerja merasa ada kejanggalan yang tiba – tiba saja ada barang yang hilang dengan nilai 1.200.000,- sehingga dirinya di bebani harus mengganti barang yang hilang tersebut dengan cara potong gaji padahal dirinya merasa tak pernah melakukan kesalahan tersebut namun dirinya harus mengganti barang tersebut.sehingga gaji yang tak seberapa besar harus dipotong. Akhirnya zaini memutuskan untuk keluar dari perusahaan tersebut untuk mencari pekerjaan yang lebih baik guna menafkahi anak istrinya,” tutur Zain.

Sementara itu Fajar Anggota LSM Teropong berencana akan melanjutkan kasus ini dengan cara melporkan ke pihak Dinas Tenaga Kerja Situbondo harapannya agar pihak perusahaan dapat sadar terhadap hak asasi manusia (HAM). Agar  hal ini telah dapat disosialisasikan ke perusahaan-perusahaan, agar tidak lagi melakukan praktek penahanan ijazah. Ancamannya pun tidak tanggung-tanggung jika hal tersebut masih dilakukan oleh perusahaan, yakni operasi perusahaan tersebut  dapat ditutup jika diketahui, melakukan praktek penahanan ijazah terhadap karyawannya”. Ungkapnya Minggu (06/11) “Karena ini menyangkut hak-hak warga Negara. Dengan alasan apapun, perusahaan tidak diperbolehkan menahan ijazah pekerjanya. Meskipun ada perjanjian tertulis, namun perjanjiannya itu tetap salah”. Imbuhnya.


Dengan melakukan praktek penahanan ijazah, maka hak asasi yang dilanggar dalam UU HAM ini adalah pertama, hak untuk meningkatkan taraf hidup, yang diatur pada pasal 9 ayat (1). Wujud konkrit dari hak ini, dapat berupa memilih pekerjaan lain dengan upah yang lebih baik untuk meningkatkan kesejahteraan buruh itu sendiri. Dengan ijazah yang ditahan oleh pengusaha, maka akibatnya menghilangkan kesempatan bagi buruh untuk mengajukan lamaran bekerja pada perusahaan lain yang menurutnya lebih baik. Ungkap Fajar.


“Sebagaimana diketahui, bahwa salah satu syarat untuk mengajukan lamaran bekerja di perusahaan maupun untuk melanjutkan pendidikan adalah adanya ijazah asli. Sehingga, ketiga hak tersebut tidak lagi mungkin didapatkan oleh buruh sebagai manusia, akibat praktek penahanan ijazah oleh perusahaan merupakan kesalahan fatal,” bebernya.


Merasa hatinya tergugah akhirnya Fajar mendatangi Perusahaan tersebut untuk memediasi dengan cara kekeluargaan dulu akhirnya ijazah yang tertahan dapat keluar dengan nol biaya alias gratis.

 (dik)

Share:

No comments:

Post a Comment

LSM TEROPONG

LSM TEROPONG
SEKRETARIAT : 082264680777

PENGUNJUNG

IKLAN / ADV / PROFILE

IKLAN / ADV / PROFILE
Hubungi Redaksi Teropong Timur WA / Telpon / SMS : 082264680777

Popular

Featured post

LSM, ORMAS DAN AWAK MEDIA BENTUK FORUM KOMUNIKASI

LSM DAN ORMAS Serta WARTAWAN YANG HADIR Bondowoso, www.teropongtimur.co.id Puluhan LSM dan Awak Media Bondowoso Jawa Timur mengapresi...

Blog Archive

Recent Posts