Jelang Pilkades Desa Watu Gede “Memanas” Dipicu Issue Pembangunan Desa Diklaim Usaha Salah Satu Calon Kades



KEDIRI, www.teropongtimur.co.id

Sesuai pemberitan yang di langsir media Akuratmedianews.com  ,Menjelang Pemilihan kepala desa serentak di wilayah Kabupaten Kediri 7 Desember mendatang, desa Watu Gede Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri memanas dikarenakan issue salah satu calon kepala desa mengklaim bahwa sembilan titik bangunan dibangun oleh salah satu calon kepala desa Iwantoro. Selasa 29 Nopember 2022.

Sebagaimana biasa bahwa dalam setiap pemilihan suatu pimpinan akan terjadi manuver manuver politik yang bertujuan untuk menggaet masa, dimanapun tingkatannya baik di pusat daerah ataupun di desa.

Dalam pemilihan kepala desa di desa Watu Gede kecamatan Puncu inipun tidak luput dari berbagai cara untuk memikat hati pemilih agar memilihnya, sehingga bermacam cara dilakukan.

Beberapa hari ini muncul issue yang justru membuat masyarakat merasa kecewa dikarenakan adanya selebaran yang berisikan klaim sepihak yang dilakukan calon kepala desa terkait sembilan bangunan desa dibangun olehnya dan itu juga ditempel dirumah rumah warga desa. Namun sekarang banyak yang sudah di lepas.

Hal yang sangat mengherankan dalam selebaran itu secara jelas menguraikan point point bangunan yang di klaimnya. Diantaranya
1. Gapura Dusun Sawahan
2. Pagar makam
3. Cungkup atau Tempat Peralatan Kematian
4. Bok Selatan Makam
5. Gorong gorong depan Pak Telo
6. Bok lapangan ke barat
7. Gazebo Lapangan
8. Len voli lapangan dusun Watu Gede
9. Pelebaran prapatan dusun Watu Gede

Selebaran itupun juga ditanda tangani oleh kepala desa dan sebagai saksi beberapa orang dari lembaga desa.
Dengan adanya selebaran itu banyak warga merasa kecewa namun tidak berani memprotes dan menanyakan kepada yang bersangkutan.

Kepada awak media salah satu warga berinisial J mengatakan bahwa berbagai bangunan itu di akui oleh (i).

“Biaya semua bangunan itu diakui dana pribadi dan bukan uang APBDes mas. Itu uang APBDes yang berjumlah 1,780.000.000,- kalau tidak salah. Itu saja saya tanyakan LPJ yang dibangun itu aja dia belum bisa menunjukkan,” kata pria yang yang kritis terhadap kebijakan desa itu.

Kepala desa Watu Gede Joko saat ditemui media mengklarifikasi adanya surat pernyataan kades yang beredar membenarkan adanya surat itu, namun surat pernyataan yang beredar itu dinyatakan tidak resmi karena pihaknya menarik surat itu dikarenakan ada permasalahan disaksi. Kemudian dibuatlah surat pernyataan yang baru dengan saksi saksi baru dan disaksikan oleh kepolisian juga. Pihaknya juga sangat menyayangkan dengan beredarnya surat itu.

Terkait masalah sembilan bangunan yang tertera dalam surat itu benar adanya donatur dari Pak Iwan.

” Benar itu donatur dari Pak Iwan, saya berani (membuat surat keterangan) karena ada saksinya, kalau dari dana desa kan ada TPK yang melaksanakan dari TPK tapi hal ini Pak Iwan sendiri tidak menggunakan TPK,” kata Joko Winarno.

Issue yang berhembus di desa Watu Gede sendiri beredar bahwa dana pembangunan itu adalah sumbangan dari warga desa Joko Winarno mengatakan tidak tahu soal itu.

” Saya tidak tahu (sumbangan dari masyarakat), masalah itu coba tanya sendiri sama Pak Iwan, sebab di desa membangun sekecil apapun tidak pernah menarik desa (maksudnya warga desa), masalah tarikan dari warga saya tidak tahu, betul, tahu saya dari Pak Iwan,” pangkas Joko Winarno di balai desa Watu Gede.

Sementara itu awak media belum bisa minta konfirmasi ke Iwantoro karena saat awak media ke rumahnya tidak ada dirumah. ( Yadi )


Pawarta.  : Misyadi 

Sumber.   : Akuratmedianews.com  tanggal 30 Nopember 2022

Share:

No comments:

Post a Comment

LSM TEROPONG

LSM TEROPONG
SEKRETARIAT : 082264680777

PENGUNJUNG

IKLAN / ADV / PROFILE

IKLAN / ADV / PROFILE
Hubungi Redaksi Teropong Timur WA / Telpon / SMS : 082264680777

Popular

Featured post

LSM, ORMAS DAN AWAK MEDIA BENTUK FORUM KOMUNIKASI

LSM DAN ORMAS Serta WARTAWAN YANG HADIR Bondowoso, www.teropongtimur.co.id Puluhan LSM dan Awak Media Bondowoso Jawa Timur mengapresi...

Blog Archive

Recent Posts