Kakon Teluk Brak Suyono diduga Ancam Tak mau Tanda Tangan Seripikat PTSL bila Tidak sesuai permintaanya,,,


 Tanggamus-- www.teropongtimur.co.id

Suyono Kepala Pekon /Desa Tluk Brak Kecamatan Pematang sawah Kabupaten Tanggamus  beri ancaman kepada Kelompok Masyarakat (Pokmas)  bahwa dirinya tidak mau menandatangani Sertipikat Program Pemerintah Pusat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap ( PTSL)  Tahun 2021  bila dirinya tidak mendapatkan bagian yang sesuai dengan yang dia minta, yakni Rp 50.000,00/ Sertipikat. Rabu 17/11/2022.



Menurut Keterangan Ketua Pokmas (Irwan) bahwa dirinya dan anggota Pokmas lainnya serta para mantan Kepala Dusun (Kadus) merasa sangat kecewa atas sikap dan keputusan yang diambil oleh Kepala Pekon (desa) Teluk Brak Suyono yang bersikeras meminta bagian dari Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap / PTSL Tahun 2021    dengan nominal yang cukup besar dan mengancam tidak mau menandatangani bila mana keinginannya tidak dipenuhi.


"Kami Sangat kecewa adanya Kepala Pekon memintai dengan nilai Rp. 50.000 rupiah Per satu sertipikat jika permintaan nya tidak di indahkan maka dia tidak mau menandatangani sertipikat tersebut," terangnya.


Masih Ketua Pokmas menambahkan bahwa di Pekon Teluk Brak sendiri pada saat itu program PTSL di Pekon Teluk Brak mendapatkan Kuota awal sebanyak 283 buah sertifikat. Namun dikemudian hari mereka dapat tambahan kuota sekitar 40 buah sertifikat. Dari total jumlah sertifikat yang ada kemudian kepala Pekon meminta jatah Lima puluh ribu rupiah per sertifikat, Namun pada saat itu memang masyarakat belum seratus persen membayar lunas dari biaya sebesar Rp 300.000,00(tiga ratus ribu rupiah)/sertifikat. 


"Pedehal kuota kami di Tluk Brak ini cuma se banyak 283 kuota dan ditambah lagi kuotanya 40 buah, jadi sekitar 323 buah lebih kurangnya. kami ber harap Agar saling merasakan jika ada kelebihan untuk mantan kepala Pekon 10.000 dan untuk Kepala Pekon yang sekarang 40.000 Namun Sayangnya bapak suyono Kepala pekon yang baru  masih Kekeh  Agar punya dia di haruskan Rp. 50.000 Rupiah, Sementara masyarakat sendiri pada waktu itu belum seratus persen bayarnya." Tambah Irwan.


Diakhir pembicaraan saat dikonfirmasi via telepon Ketua Pokmas mengarahkan kepada media ini untuk menanyakan kebenaran pernyataan dirinya kepada para Kadus dan mempersilahkan kepada awak media untuk menaikkan pemberitaan terkait PTSL tersebut. " Ya silahkan kalau mau diberitakan, boleh tanya sama mantan -mantan Kadus seperti Kadus Sunardi,Gio  itu karena mereka yang berhadapan langsung dengan masyarakat serta Dana itu mereka lah yang mengumpulkan ,kalo perlu transport dan keperluan lain,ya saya tinggal minta sama mereka ," tutupnya.



Sementara Operator Pokmas (wan) membenarkan apa yang disampaikan oleh Ketua Pokmas Teluk Brak tersebut bahwa dirinya saat itu sebagai tukang input data yang disetor oleh masing-masing Kadus dan dari kesepakatan seluruh panitia dan Pokmas akan berbagi rasa, "masing-masing untuk kepala Pekon Suyono Rp 40 ribu dan untuk Mantan 10ribu per sertifikat." Beber iwan.


Atas dasar keterangan masing-masing Nara sumber tersebut maka awak media meminta Konfirmasi kepada Suyono (Kakon Teluk Brak)  guna untuk keberimbangan berita terkait. Dan Konfirmasi via telepon tersebut belum mendapat respon sudah dua hari yang lalu. Sampai saat tayangkannya berita ini pun belum ada jawaban Konfirmasi.


(Hery)

Share:

No comments:

Post a Comment

LSM TEROPONG

LSM TEROPONG
SEKRETARIAT : 082264680777

PENGUNJUNG

IKLAN / ADV / PROFILE

IKLAN / ADV / PROFILE
Hubungi Redaksi Teropong Timur WA / Telpon / SMS : 082264680777

Popular

Featured post

LSM, ORMAS DAN AWAK MEDIA BENTUK FORUM KOMUNIKASI

LSM DAN ORMAS Serta WARTAWAN YANG HADIR Bondowoso, www.teropongtimur.co.id Puluhan LSM dan Awak Media Bondowoso Jawa Timur mengapresi...

Blog Archive

Recent Posts