Diduga penjualan BBM Bersubsidi dibekingi oleh oknum Lembaga


 TEROPONG TIMUR,Tuban, - SPBU 5462315 tepatnya di Pekuwon Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, belum lama ini diduga tidak dipasok oleh PT Pertamina (Persero) yaitu jenis BBM Solar Subsidi, dikarenakan menjual BBM jenis Solar Subsidi melampau batas kewajaran dan penjualan BBM tersebut memakai beberapa jirigen isi 35 liter bahkan ada yang lebih, dengan kendaraan mobil Pickup L 300 yang sudah di modif, dan diatasnya ada beberapa tong isi 200 liter, bahkan ada yang memakai Kendaraan Tosa, dan itu sudah pelanggaran,tidak sesuai aturan pemerintah yang berlaku,

Kini SPBU tersebut berulah lagi dengan menjual BBM jenis Pertalite Subsidi dengan banyak jerigen, kami dari media ini dilapangan sekira pukul 23,56 Wib (10/01/2023,mendapatkan /penemuan beberapa jerigen isi 35 liter dan ada yang lebih dari itu, dan itu jelas-melanggar hukum, dan petugas SPBU merasa tidak bersalah dalam menjual BBM jenis Pertalite Subsidi dengan beberapa jerigen tersebut, dan pembeli yang kami dapati tidak ada rekomendasi dari pemerintah setempat,tidak menutup kemungkinan penjualan memakai jerigen hampir setiap hari, dan yang lebih anehnya lagi pembelian BBM tersebut di backup/dibekingi oleh salah satu Lembaga GMBI yang ada di Kabupaten Tuban, berinisial JOKO, menurut keterangan petugas / Operator yang kami media interogasi, bahwa benar adanya ada Backup/Beking dengan nama tersebut diatas dan bahkan yang membeli dengan memakai motor yang diatasnya ada beberapa jerigen kita interogasi ke mereka dengan jawaban yang sama mengatakan ini punya mas Joko,"ungkapnya kepada media ini, Joko yang pada malam itu juga datang memakai sepeda motor, dengan serta Merta menyuruh mereka yang membeli BBM jenis Pertalite Subsidi untuk pulang dengan motornya diatasnya terdapat beberapa jerigen, yang sebelumnya tidak kami perbolehkan untuk membawa pulang, begitu Joko datang semua pembeli disuruh bawa pulang berikut Joko membawa 2 Jerigen balik pulang, dan ketika kami tegur dia (Joko) sangat arogan dan tidak menghiraukan teguran kami dan terus balik pulang dengan motornya membawa 2 jerigen Berarti benar adanya bahwa pengambilan/pembelian BBM jenis Pertalite Subsidi didalamnya ada Backup/Beking dari Lembaga yang berinisial JOKO, Kami dari lembaga dan temen kami dari media langsung menindak lanjuti penemuan tersebut ke pihak yang berwajib, ke Polsek Rengel , ditemui oleh SPKT supaya laporan penemuan kami untuk bisa ditindak lanjuti oleh Polsek Rengel, Seharusnya yang namanya Lembaga itu tahu mengenai undang- undang migas, bukan malah menjadi Backup/Beking, seakan akan menutup mata dan malah melanggar hukum yang berlaku,

Mengingat pengambilan BBM Pertalite Subsidi termasuk jenis bahan bakar minyak Khusus Penugasan (JBKP) dan PT PERTAMINA (Persero) resmi melarang pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis RON 90 dengan menggunakan jerigen. Hal tersebut menyusul dengan ditetapkannya bahan bakar ini sebagai Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan (JBKP)


Adapun mengacu kepada Kepmen ESDM No. 37/2022 tentang Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan, dimana ada perubahan status Pertalite menjadi bahan bakar penugasan. Sehingga  PT Pertamina ( Persero) telah memberlakukan aturan terbaru untuk pembelian Pertalite di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Dengan berubahnya Pertalite dari bahan bakar umum menjadi bahan bakar penugasan JBKP, dimana didalamnya terdapat unsur subsidi atau kompensasi harga dan alokasi kuota, maka Pertamina melarang SPBU untuk melayani pembelian Pertalite menggunakan jerigen atau drum untuk diperjualbelikan kembali di level pengecer,


Adapun aturan pelarangan untuk melayani pembelian JBKP Pertalite dengan jerigen ini telah sesuai juga dengan Surat Edaran Menteri ESDM No. 13/2017 mengenai Ketentuan Penyaluran Bahan Bakar Minyak melalui Penyalur.


Dalam SE tersebut, dijelaskan bahwa badan usaha penyalur dalam hal ini Pertamina hanya dapat menyalurkan bahan bakar kepada pengguna langsung. Terutama untuk sektor transportasi dan kebutuhan bahan bakar rumah tangga, bukan untuk dijual kembali.


Sudah menjadi bagian tanggung jawab perusahaan untuk menyalurkan JBKP Pertalite dengan tepat sasaran sehingga dapat dinikmati masyarakat yang berhak, bukan untuk ditandon dan diperjual belikan

Apabila masyarakat menemukan praktik yang terindikasi melanggar aturan, dia mempersilakan, melapor dan menginformasikan kepada aparat penegak hukum ataupun Pertamina melalui Pertamina call center 135. 

Pewarta ' Eko

Share:

No comments:

Post a Comment

LSM TEROPONG

LSM TEROPONG
SEKRETARIAT : 082264680777

PENGUNJUNG

IKLAN / ADV / PROFILE

IKLAN / ADV / PROFILE
Hubungi Redaksi Teropong Timur WA / Telpon / SMS : 082264680777

Popular

Featured post

LSM, ORMAS DAN AWAK MEDIA BENTUK FORUM KOMUNIKASI

LSM DAN ORMAS Serta WARTAWAN YANG HADIR Bondowoso, www.teropongtimur.co.id Puluhan LSM dan Awak Media Bondowoso Jawa Timur mengapresi...

Blog Archive

Recent Posts